Jum’at, 27 Januari 2017

 

Tahun Ajaran Baru, Semua Sekolah di Samarinda Wajib Full Day School

 

SAMARINDA. Pemkot Samarinda menyambut baik kebijakan pemerintah pusat di bidang pendidikan terkait full day school. Bahkan di Kota Tepian sendiri kini sudah mulai diberlakukan di beberapa sekolah. Termasuk di SDN 009 Samarinda Ulu yang secara resmi melaksanakan launching full day school sekaligus peresmian Kantor Sehat dan Peletakan Batu Pertama Pendirian Mushola Ar Rahim, Jumat (27/1) lalu.

 

Wakil Walikota (Wawali) Samarinda, Nusyirwan Ismail di sela-sela kegiatan tersebut menjelaskan, gull Fay school dimaksudkan untuk membangun generasi berkarakter. Sehingga Kepala Sekolah, guru serta Dinas Pendidikan diharapkan bisa berinovasi menyambut full day school yang mulai tahun ajaran baru Juli mendatang dilaksanakan serentak di semua sekolah.  

 

“Pemerintah mentarget minimal 30 persen sekolah di seluruh tanah air menyelenggarakan full day school. Untuk di Samarinda, kita juga bergerak ke arah itu namun kita bergerak juga harus seksama serta sistematis. Jadi tidak boleh full day school itu dipaksakan. Harus dikomunikasikan pada semua stake holder serta persiapannya harus lengkap. Kali ini SDN 009 Samarinda Ulu meresmikan Kantin Sehat, pendirian Mushola serta pencanangan full day school nanti yang secara formal akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru. Jadi launching ini sebagai persiapan untuk pembelajaran menyesuaikan dengan berbagai ketentuan kriteria dan lain sebagainya. Harapan Pemkota Samarinda, SDN 009 ini bisa sebagai percontohan full day school di Kota Samarinda.

 

Saat ini sudah ada 10 SD yang akan merencanakan full day school. Salah satunya SD swasta. Sementara SMP ada 16, dan yang sudah terealisasi ada 9,” terang Nusyirwan.

 

Untuk pembangunan Kantin Sehat didukung Dinas Kesehatan, karena tujuannya supaya siswa-siswi bisa mengkonsumsi makanan atau minuman sehat. Karena sudah banyak contoh kejadian buruk yang tidak diinginkan bersama akibat siswa-siswi jajan makanan sembarangan. Sedangkan Mushola sendiri merupakan bantuan orang tua siswa yang secara suka rela menyumbang, serta program Corporate Social Responsibility (CSR) dari beberapa perusahaan. “Jadi CSR bagi perusahaan untuk kepentingan sekolah jangan sampai ragu karena bisa jadi amal jariyah, amal yang berkepanjangan yang akan bisa dinikmati generasi penerus yang menjadi kewajiban kita bersama,” tambah orang nomor dua di Kota Samarinda ini.

 

"Pendirian Kantin Sehat dan Mushola ini bukan program pribadi karena untuk kepentingan bersama. Dan perlu diketahui, meski lokasinya di tengah kota namun fasilitas penunjang SDN 009 dirasa masih kurang seperti Kantin Sehat dan Mushola. Apalagi halaman sekolah yang terlihat masih berupa tanah liat. Bila hujan, pasti akan tergenang lumpur. Karena itu kami berharap Pemkota bisa memperhatikan ini demi kelancaran proses belajar mengajar,” tambah Kepala SDN 009, Asparudin.  (kmf6/kmf5/kmf3)