GEOGRAFI & IKLIM
Geografi
Kota samarinda dari segi geografis terletak di daerah katulistiwa yaitu 0021’81”-1009’16” LS dan 1160 15’16” - 1170 24’16” BT. Datar dan berbukit, antara 10-200 meter diatas permukaan laut. Luas wilayah kota Samarinda adalah 718 km2. Hal tersebut didasarkan pada PP No.21 tahun 1987. Kota Samarinda berbatasan dengan kabupaten Kutai Kartanegara disebelah barat, timur, selatan dan utara yang berarti semua wilayah kota Samarinda berbatasan dengan kabupaten Kutai Kartanegara.
Iklim
Kota Samarinda beriklim tropis basah, hujan sepanjang tahun. Temperatur udara antara 20 C-34 C, dengan curah hujan rata-rata pertahun 1980 mm, sedangkan kelembaban udara rata-rata 85 %.
PEMERINTAHAN
Setelah PP No.38 tahun 1996 terbit wilayah adsministrasi Kotamadya Daerah Tingkat II Samarinda mengalami pemekaran yang semula terdiri dari 4 kecamatan berubah menjadi 6 kecamatan dan pada tahun 2006 dilakukan lagi pemekaran pada kelurahan-kelurahan yang sebelumnya berjumlah 42 menjadi 53 kelurahan dalam wilayah kota Samarinda yaitu :
| Kecamatan Samarinda Ilir |
13 Kelurahan |
| Kecamatan Samarinda Utara |
11 Kelurahan |
| Kecamatan Samarinda Ulu |
9 Kelurahan |
| Kecamatan Samarinda Seberang |
8 Kelurahan |
| Kecamatan Sungai Kunjang |
7 Kelurahan |
| Kecamatan Palaran |
5 Kelurahan |
AGAMA DAN BUDAYA
Penduduk kota Samarinda hingga akhir Mei tahun 2007 tercatat 593.853 jiwa, terdiri dari :
Kecamatan |
Jumlah Penduduk |
| Kecamatan Samarinda Ilir |
109.678 jiwa |
| Kecamatan Samarinda Utara |
166.693 jiwa |
| Kecamatan Samarinda Ulu |
105.357 jiwa |
| Kecamatan Samarinda Seberang |
82.684 jiwa |
| Kecamatan Sungai Kunjang |
88.519 jiwa |
| Kecamatan Palaran |
40.922 jiwa |
Jumlah |
593.853 jiwa |
Laju pertumbuhan penduduk antara 5-7 % pertahun
Warga kota Samarinda terdiri dari berbagai suku bangsa yaitu Bugis, Banjar, Madura, Jawa, Kutai dan Cina keturunan. Pemeluk agama terbesar Islam disamping Kristen,Hindu,Budha dan Konghucu. Dibidang kesenian dari seni tari misalnya Jepen, seni musik dan lagu dari tradisional sampai modern seperti Sungai Mahakam, Samarinda Kota tepian,dll
RUMAH IBADAH
Kecamatan |
Masjid |
Langgar |
Gereja |
Pura |
Vihara |
Klenteng |
| Kecamatan Samarinda Ilir |
30 |
111 |
10 |
|
4 |
1 |
| Kecamatan Samarinda Utara |
87 |
32 |
21 |
1 |
2 |
|
| Kecamatan Samarinda Ulu |
50 |
65 |
6 |
|
|
|
| Kecamatan Samarinda Seberang |
30 |
53 |
16 |
|
|
|
| Kecamatan Sungai Kunjang |
39 |
78 |
4 |
|
|
|
| Kecamatan Palaran |
25 |
66 |
14 |
2 |
|
|
PEREKONOMIAN
Kota Samarinda terus berkembang sebagai pusat perindustrian dan perdagangan.Selain pabrik-pabrik ada juga industri kecil atau industri rumah tangga seperti industri amplang,roti,gabin,industri batu bara,genteng, dll. Untuk memenuhi kebutuhan sandang dan pangan untuk masyarakat kota Samarinda disediakan pula pasar-pasar dan tempat perbelanjaan. Salah satu pusat perbelanjaan yang pernah menjadi kebanggaan kota Samarinda adalah Citra Niaga. Pusat perbelanjaan tersebut dibangun tahun 1986. Keistimewaan dari pusat perbelanjaan ini adalah penggabungan antara para pedagang ekonomi lemah / kecil, menengah dan kuat. Selain itu pernah mendapatkan Aga Khan Award dan penghargaan lainnya. Perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda mengalami perkembangan cukup signifikan terlebih sejak berlakunya Undang-Undang Otonomi Daerah.
Perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda
Tahun |
(Rupiah) |
2001 |
33,2 Milyar |
2002 |
39,7 Milyar |
2003 |
54,1 Milyar |
2004 |
68,0 Milyar |
2005 |
72 Milyar |
2006 |
81 Milyar |
2007 |
|
Perkembangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah
Tahun |
Rupiah |
2003 |
754 Milyar |
2004 |
773 Milyar |
2005 |
709.milyar |
2006 |
1,089 Trilyun |
2007 |
|
|