Neneng Chamelia Shanti Jelaskan Gaya Kepemimpinan Andi Harun dalam Penelitian Tesis Mahasiswa Unmul

Neneng Chamelia Shanti Jelaskan Gaya Kepemimpinan Andi Harun dalam Penelitian Tesis Mahasiswa Unmul

Kabar PemerintahanSelasa, 9 Juni 2026Administrator PPID
Neneng Chamelia Shanti Jelaskan Gaya Kepemimpinan Andi Harun dalam Penelitian Tesis Mahasiswa Unmul

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, S.T., M.Si., menerima audiensi dan permohonan wawancara dari mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mulawarman (Unmul) terkait penelitian tesis berjudul “Gaya Kepemimpinan Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun dalam Pembangunan Kota Samarinda Periode 2021–2024”. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Sekda Lantai II Gedung Balai Kota Samarinda, Senin (8/6/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, Sekda didampingi Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), H. Syaparuddin, S.Sos., serta Amir Hussein, S.Pd., M.M. Wawancara dilakukan sebagai bagian dari pengumpulan data akademik mengenai karakter kepemimpinan, pola pengambilan keputusan, serta implementasi kebijakan pembangunan Kota Samarinda di bawah kepemimpinan Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun.

Menjawab sejumlah pertanyaan mahasiswa, Neneng menjelaskan bahwa salah satu karakter yang menonjol dari kepemimpinan Andi Harun adalah kemampuan berpikir jauh ke depan dengan visi yang sering kali melampaui perspektif umum. Menurutnya, berbagai gagasan pembangunan yang diinisiasi Wali Kota selalu didasarkan pada pertimbangan jangka panjang, inovasi, serta kebermanfaatan bagi masyarakat.

Ia juga menilai Andi Harun sebagai pemimpin yang sangat detail dalam bekerja. Setiap program maupun proyek pembangunan selalu ditelaah secara mendalam, mulai dari aspek perencanaan, teknis, hingga perhitungan anggaran. Bahkan, dalam berbagai forum presentasi, Wali Kota kerap mengajukan pertanyaan yang sangat rinci untuk memastikan seluruh proses berjalan tepat dan akuntabel.

Selain itu, Neneng mengungkapkan bahwa Wali Kota memiliki daya ingat yang kuat terhadap target-target pembangunan serta menanamkan budaya tertib administrasi dan pengarsipan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang baik menjadi salah satu perhatian utama dalam mendukung efektivitas pembangunan daerah.

Dalam aspek komunikasi dan pengambilan kebijakan, Sekda menyebut Andi Harun sangat terbuka terhadap masukan. Berbagai informasi yang berasal dari masyarakat dipandang sebagai data penting yang dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan. Karena itu, setiap usulan program maupun kebutuhan anggaran harus didukung data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terkait integritas, Neneng menegaskan bahwa komitmen Wali Kota dalam menjalankan pemerintahan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil selalu mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.

Ia juga menyampaikan bahwa budaya diskusi tetap terbuka di lingkungan Pemkot Samarinda. Aparatur diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat, kritik, maupun saran sepanjang didukung argumentasi dan data yang kuat. Menurutnya, pendekatan tersebut mendorong lahirnya kebijakan yang lebih matang dan terukur.

Mengenai visi pembangunan daerah, Neneng menilai arah pembangunan yang ditetapkan Wali Kota mudah dipahami oleh perangkat daerah karena disampaikan secara lugas dan terukur. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki target yang jelas serta indikator kinerja yang terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Di sisi lain, kemampuan beradaptasi terhadap dinamika ekonomi dan kebijakan nasional juga menjadi salah satu kekuatan kepemimpinan yang dimiliki.

Sementara itu, Ketua TWAP Kota Samarinda, Syaparuddin, menambahkan bahwa salah satu instruksi yang paling sering diberikan Wali Kota adalah percepatan penanganan persoalan yang langsung dirasakan masyarakat, khususnya terkait jalan berlubang. Menurutnya, meskipun terdapat pembagian kewenangan jalan antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat, Wali Kota tetap mendorong koordinasi yang cepat agar persoalan tersebut segera tertangani demi keselamatan masyarakat.

Apabila instansi yang berwenang belum dapat melakukan penanganan karena keterbatasan anggaran, Pemerintah Kota Samarinda akan mencari langkah terbaik agar kerusakan tidak berlarut-larut dan membahayakan pengguna jalan.

Di akhir wawancara, Neneng menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinan Andi Harun merupakan perpaduan berbagai pendekatan kepemimpinan yang diterapkan secara adaptif sesuai situasi dan kebutuhan. Menurutnya, kemampuan mengombinasikan ketegasan, keterbukaan, partisipasi, serta orientasi pada hasil menjadi faktor yang mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kinerja birokrasi di Kota Samarinda. (MAF/ASYA/KMF-SMR | FOTO: JR/DOKPIM)

Sumber Informasi
ppid.samarindakota.go.id
Buka Sumber Asli
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda

Kontak

© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)
Beranda
Layanan