Tidak Ada Lobi lobi, Ikuti Sesuai Aturan

10 Juli 2018   81 Kali
-

Jaang Ingatkan Seleksi Penjaringan Direksi PDAM
SAMARINDA.KOMINFO. Tertutup peluang bagi siapa saja yang ingin menggolkan dirinya atau calon unggulannya sebagai direksi PDAM Tirta Kencana Samarinda dengan melobi walikota Samarinda Syaharie Jaang.

“Walikota tidak ada intervensi. Proses sesuai ketentuan yang telah disusun tim penjaringan. Walikota hanya mempertimbangkan sesuai hasil tes terakhir,” tegas Syaharie Jaang di Balaikota, Senin (9/7) kemarin.


Oleh sebab itu, sebutnya, bagi semua yang berminat untuk menjadi direksi, baik itu direktur utama, direktur teknik dan direktur umum dan keuangan, supaya mengikuti proses dan ketentuannya.
“Tidak perlu datang ke walikota. Tidak ada pakai tim sukses, ataupun lainnya. Ikuti seleksi dengan maksimal. Hasil terbaik, itu yang menjadi direksi karena yang terbaik untuk kebaikan Samarinda. Aturan sudah jelas,” imbuh Jaang lagi.


Menurutnya, apa yang telah dilakukan direksi saat ini, termasuk Alimuddin (Dirut) yang sudah purna tugas dan segera disusul Yusriansyah (Dirum dan keuangan) bulan September dan Said Abdul Hamid (Dirtek) bulan Oktober. “Terima kasih pak Alimuddin dan direksi, karena telah melaksanakan tugas dengan baik dan dedikasinya,” tandasnya.


Jaang sudah memanggil ketua tim penjaringan Sugeng Chairuddin dan sekretaris tim Maria, agar melaksanakan sesuai ketentuan tanpa ada intervensi dari siapapun, termasuk dirinya sendiri walikota Samarinda.


“Saya minta juga supaya setiap tahapan diekspos. Termasuk nama-nama yang ikut seleksi penjaringan juga diekspos. Supaya masyarakat bisa menilai juga calon direksi sekaligus mengawasi,” tekannya lagi.
Oleh karena itu ia menyampaikan supaya peserta seleksi mengikuti tahapan dengan baik. “Walikota memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siapa yang berminat menjadi direksi dan sesuai ketentuan yang ada,” tandasnya.


Menurutnya, tidak ada istilah kerabat, teman baik bahkan tim sukses sekalipun sehingga berpeluang besar menjadi direksi. “Ikuti seleksi dengan baik, dan yang terbaiklah yang berhak. Jadi, jangan juga langsung minder atau merasa habis peluang karena ada peserta yang dekat dengan saya. Saya fair saja, siapapun dia yang sesuai aturan dan hasil tesnya terbaik, dia yang menjadi direksi. Karena ini untuk kebaikan masyarakat, dalam hal ini pelayanan air bersih terbaik untuk warga,” tegasnya.
Jaang mengingatkan pula, supaya peserta tidak terpancing dengan oknum yang akan menjadi perantara menggolkan sebagai direksi dengan meminta imbalan sejumlah uang. “Momentum ini juga rentan dimanfaatkan oknum. Bisa saja mengaku tim sukses dan menjanjikan menjadi direksi dengan imbalan uang. Jangan percaya itu, ikuti seleksi sesuai aturan. Jadi para peserta jangan ragu ikut seleksi,” pungkas Jaang.(kmf2)

KIRIM PESAN

Silahkan Kirim Pertanyaan, Kritik maupun Saran untuk kami melalui formulir berikut.