Gunung Welirang
| Gunung Welirang | |
|---|---|
Gunung Arjuno (kiri) dan Welirang (kanan) dilihat dari Gunung Penanggungan. | |
| Titik tertinggi | |
| Ketinggian | 3.156 m (10.354 ft) |
| Koordinat | 7°44′03″S 112°34′30″E / 7.73426°S 112.57499°E |
| Geografi | |
![]() | |
| Letak | Kota Batu, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia |
| Geologi | |
| Jenis gunung | Stratovolcano |
| Letusan terakhir | 1950 |
| Pendakian | |
| Rute termudah | Tretes, Prigen |
Gunung Welirang (bahasa Jawa: ꦒꦸꦤꦸꦁꦮꦼꦭꦶꦫꦁ, "gunung belerang") adalah sebuah gunung berapi aktif tipe stratovolcano dengan ketinggian 3.156 mdpl. Secara administratif, gunung ini terletak di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Gunung Welirang termasuk dalam kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo dan sering dikaitkan dengan gunung tetangganya, Gunung Arjuno, sehingga kompleksnya dikenal sebagai Arjuno-Welirang.[1]
Geologi dan Geografi
[sunting | sunting sumber]Gunung Welirang bersebelahan dengan Gunung Arjuno, Gunung Kembar I, dan Gunung Kembar II. Puncak Gunung Welirang terletak pada satu punggungan yang sama dengan puncak Gunung Arjuno. Kompleks Arjuno-Welirang sendiri berada di atas two gunung berapi yang lebih tua, yaitu Gunung Ringgit di sebelah timur dan Gunung Lincing di sebelah selatan.[1]
Seperti namanya ("welirang" berarti belerang), di sejumlah lokasi di pegunungan ini terdapat area fumarol dan endapan belerang yang cukup signifikan. Aktivitas vulkanik terakhir yang tercatat terjadi pada tahun 1950.[2]
Ekosistem
[sunting | sunting sumber]Lereng gunung ini ditutupi oleh berbagai tipe hutan hujan pegunungan, termasuk hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung. Di daerah sekitar puncak, tumbuh tumbuhan endemik seperti Cantigi (Vaccinium varingiaefolium) yang oleh penduduk setempat sering disebut manis rejo, bersama dengan Edelweiss Jawa (Anaphalis javanica).[1]
Pendakian
[sunting | sunting sumber]Gunung Welirang merupakan tujuan populer bagi para pendaki. Terdapat beberapa jalur pendakian utama yang dapat dilalui untuk mencapai puncaknya, dengan pos-pos pendakian resmi sebagai berikut:[1]
- Jalur Tretes - Pos Pendakian: Jl. Wilis 523 Tretes, Kec. Prigen, Kab. Pasuruan
- Jalur Sumber Brantas - Pos Pendakian: Jl. Raya Sumber Brantas No.246, Sumber Brantas, Kec. Bumiaji, Kota Batu
- Jalur Tambaksari - Pos Pendakian: Tambakwatu, Tambak Sari, Kec. Purwodadi, Kab. Pasuruan
- Jalur Lawang - Pos Pendakian: Wonorejo, Kec. Lawang, Kabupaten Malang
Jalur Tretes adalah yang paling umum digunakan dan melewati area penambangan belerang tradisional. Seluruh kawasan pendakian ini dikelola oleh Balai Taman Hutan Raya Raden Soerjo.[1]
Galeri
[sunting | sunting sumber]-
Pemandangan Gunung Arjuno (kiri) dan Welirang (kanan) dari Gunung Penanggungan.
-
Kota Surabaya dengan latar belakang Gunung Arjuno-Welirang.
-
Kawah dan area solfatara di puncak Gunung Welirang.
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]- Gunung Arjuno
- Taman Hutan Raya Raden Soerjo
- Daftar gunung di Jawa Timur
- Daftar gunung berapi di Indonesia
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ a b c d e "Taman Hutan Raya Raden Soerjo". Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. Diakses tanggal 4 Juli 2024.
- ^ "Global Volcanism Program - Arjuno-Welirang". Smithsonian Institution. Diakses tanggal 4 Juli 2024.

