Hutan Kota Srengseng

Hutan Kota Srengseng adalah kawasan ruang terbuka hijau sekaligus hutan kota yang terletak di Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Kawasan ini berfungsi sebagai paru-paru kota dengan peran ekologi, rekreasi, sekaligus sarana pendidikan lingkungan bagi masyarakat. [1]
Lokasi dan Luas
[sunting | sunting sumber]Hutan Kota Srengseng berada di Jalan H. Kelik, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Kawasan ini memiliki luas sekitar 15,3 hektare dengan lebih dari 10.000 pohon dari sekitar 60 jenis tumbuhan.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Sebelum menjadi hutan kota, kawasan ini merupakan tempat penimbunan sampah. Pada masa Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soedirja, sekitar tahun 1995, lahan tersebut kemudian ditata dan dikembangkan menjadi kawasan hijau yang ramah lingkungan.
Fasilitas dan Kegiatan
[sunting | sunting sumber]Hutan Kota Srengseng menyediakan berbagai sarana yang mendukung kegiatan masyarakat, antara lain:
- Lintasan jalan kaki dan lari yang mengelilingi kawasan.
- Danau buatan yang dimanfaatkan pengunjung untuk bersantai maupun memancing.
- Taman bermain anak yang menjadi sarana rekreasi keluarga.
- Papan keterangan tanaman yang berfungsi sebagai media pembelajaran mengenai flora.
- Fasilitas umum lain seperti bangku taman, saung, toilet, serta tempat parkir.[2]
Waktu Kunjungan dan Biaya Masuk
[sunting | sunting sumber]Hutan kota ini dibuka setiap hari pukul 07.00–17.00 WIB. Pada hari Minggu, kawasan biasanya dibuka lebih awal sekitar pukul 06.30 WIB untuk kegiatan senam bersama. Biaya masuk sangat terjangkau, yakni Rp2.000 per orang, dengan tarif parkir kendaraan bermotor sekitar Rp2.000 dan mobil Rp4.000. [3]
Fungsi dan Peran
[sunting | sunting sumber]Kawasan Hutan Kota Srengseng memiliki sejumlah fungsi penting, di antaranya:
- Fungsi ekologi: menjaga kualitas udara, menurunkan suhu lingkungan, dan menyerap air hujan.
- Fungsi rekreasi: menyediakan ruang publik bagi masyarakat untuk berolahraga, berkumpul, dan bersantai.
- Fungsi pendidikan: memperkenalkan berbagai jenis tumbuhan melalui papan keterangan yang tersedia. [3]
Pengelolaan dan Tantangan
[sunting | sunting sumber]Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana melakukan pembaruan fasilitas di kawasan ini, termasuk pembangunan panggung terbuka untuk kegiatan seni dan budaya. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan, seperti kerusakan fasilitas, penumpukan sampah, genangan air saat musim hujan, serta pentingnya menjaga keseimbangan antara fungsi konservasi dengan kebutuhan rekreasi masyarakat.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]Instagram Hutan Kota Srengseng
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ "Hutan Kota Srengseng, Wisata Alam dan Edukasi di Jakarta Barat". kumparan. Diakses tanggal 2025-09-28.
- ^ Ratri, Dyah Sekar Purnama (2022-09-11). "Hutan Kota Srengseng, Denyut Jantung Biodiversitas di Tengah Deru Kendaraan Jakarta". TelusuRI. Diakses tanggal 2025-09-28.
- ^ a b "Hutan Kota Srengseng, Harga Tiket dan Fasilitas yang Tersedia". Rumah123. Diakses tanggal 2025-09-28.