Pemilihan umum Bupati Sanggau 2024
27 November 2024 | |||||||||||||||||||||||||
| Pemilih terdaftar | 357.667 (DPT, DPTb, dan DPK) | ||||||||||||||||||||||||
| Kehadiran pemilih | 248.975 (69,61%) | ||||||||||||||||||||||||
| Resmi | 100% | ||||||||||||||||||||||||
Kandidat | |||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||
Peta persebaran suara
Peta Provinsi Kalimantan Barat yang menyoroti Kabupaten Sanggau | |||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||

Pemilihan umum Bupati Sanggau 2024 (selanjutnya disebut Pilkada Kabupaten Sanggau 2024) dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Bupati Sanggau periode 2025–2030.[1]
Pemilihan Bupati (Pilpub) Sanggau tahun tersebut diselenggarakan setelah Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 (Pileg), bersamaan dengan seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
Bupati petahana Paolus Hadi tidak dapat mencalonkan diri kembali dalam Pemilihan umum Bupati Sanggau 2024 karena telah menjabat selama dua periode.
Syarat ambang batas pencalonan
[sunting | sunting sumber]Hasil pemilihan umum legislatif 2024 menunjukkan 11 partai politik dengan jumlah 40 kursi di DPRD Kabupaten Sanggau. Aturan awalnya, partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati jika memenuhi ambang batas 25% total suara sah atau 20% kursi di DPRD Kabupaten Sanggau, 8 kursi dari 40 kursi.
Pada 20 Agustus 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan keputusan MK No. 70/PUU-XXII/2024 yang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora terhadap UU Pilkada.[2] Putusan ini dituangkan pada PKPU Nomor 8 tahun 2024. Pada keputusan tersebut menyatakan partai atau gabungan partai politik peserta Pemilu bisa mengajukan calon kepala daerah meski tidak punya kursi DPRD dengan ambang batas yang diatur sesuai persyaratan. DPT di Kabupaten Sanggau adalah 359.344 pemilih,[3] sehingga menurut aturan tersebut, kabupaten dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 250.000 (dua ratus lima puluh ribu) jiwa sampai dengan 500.000 (lima ratus ribu) jiwa, Partai Politik Peserta Pemilu atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 8,5% (delapan setengah persen) di kabupaten tersebut untuk mengajukan pasangan calon bupati dan wakil bupati.[4][5] Berdasarkan aturan tersebut dan mengikut hasil Pemilu 2024, ada 4 partai politik yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi, yaitu PDI-P (20,81%), Partai Golkar (16,34%), Partai Gerindra (11,84%), dan Partai NasDem (10,48%).
Berikut perolehan suara dan kursi DPRD Kabupaten Sanggau hasil Pemilu 2024.
| No. | Partai politik | Perolehan suara | Kursi DPRD | |||
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | PKB | 22.962 | 8,15% | 3 / 40
|
||
| 2 | Gerindra | 33.343 | 11,84% | 5 / 40
|
||
| 3 | PDI-P | 58.614 | 20,81% | 9 / 40
|
||
| 4 | Golkar | 46.026 | 16,34% | 7 / 40
|
||
| 5 | NasDem | 29.526 | 10,48% | 4 / 40
|
||
| 6 | Buruh | 612 | 0,22% | 0 / 40
|
||
| 7 | Gelora | 1.776 | 0,63% | 0 / 40
|
||
| 8 | PKS | 7.941 | 2,82% | 1 / 40
|
||
| 9 | PKN | 519 | 0,18% | 0 / 40
|
||
| 10 | Hanura | 15.391 | 5,46% | 1 / 40
|
||
| 11 | Garuda | 627 | 0,22% | 0 / 40
|
||
| 12 | PAN | 14.781 | 5,25% | 3 / 40
|
||
| 13 | PBB | 94 | 0,03% | 0 / 40
|
||
| 14 | Demokrat | 20.312 | 7,21% | 5 / 40
|
||
| 15 | PSI | 7.996 | 2,84% | 0 / 40
|
||
| 16 | Perindo | 15.763 | 5,60% | 1 / 40
|
||
| 17 | PPP | 5.029 | 1,79% | 1 / 40
|
||
| 24 | Ummat | 346 | 0,12% | 0 / 40
|
||
| Jumlah | 281.658 | 100,00% | 40 | |||
Calon
[sunting | sunting sumber]| Yohanes Ontot | Susana Herpena | John Hendri | Usman | Yansen Akun Effendy | Andreas Sisen |
|---|---|---|---|---|---|
| Calon Bupati | Calon Wakil Bupati | Calon Bupati | Calon Wakil Bupati | Calon Bupati | Calon Wakil Bupati |
![]() |
![]() |
||||
| Wakil Bupati Sanggau (2014–2019, 2019–2024) |
Anggota DPRD Kabupaten Sanggau (2009–2014, 2014–2019, 2019–2024) |
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sanggau (2020–2024) |
Anggota DPRD Kabupaten Sanggau (2014–2019) |
Bupati Sanggau (2003–2008) |
Anggota DPRD Kabupaten Sanggau (2019–2024) |
| Partai Pengusung | Partai Pengusung | Partai Pengusung | |||
| PDI-P Golkar PKB Perindo PAN | Demokrat Hanura PSI PKS PPP Garuda Buruh |
Gerindra NasDem | |||
| Partai Pendukung | Partai Pendukung | ||||
| Gelora PKN | Ummat | ||||
| Suara sah pemilu legislatif 2024 | Suara sah pemilu legislatif 2024 | Suara sah pemilu legislatif 2024 | |||
158.146 / 281.658 (56%)
|
57.908 / 281.658 (21%)
|
62.869 / 281.658 (22%)
| |||
| Kursi DPRD Kabupaten Sanggau | Kursi DPRD Kabupaten Sanggau | Kursi DPRD Kabupaten Sanggau | |||
23 / 40 (58%)
|
8 / 40 (20%)
|
9 / 40 (23%)
| |||
| Visi | Visi | Visi | |||
| "Sanggau Maju, Berkelanjutan, dan Berkeadilan." | "Sanggau Kompak Berbudaya, Adil, dan Sejahtera." | "Kabupaten Sanggau yang Maju, Harmonis, Merata, Berbudaya, dan Sejahtera." | |||
| Misi | Misi | Misi | |||
|
|
| |||
Hasil rekapitulasi
[sunting | sunting sumber]| Calon | Pasangan | Partai | Suara | % | |
|---|---|---|---|---|---|
| Yohanes Ontot | Susana Herpena | PDI-P | 116.184 | 48.62 | |
| John Hendri | Usman | Demokrat | 72.731 | 30.44 | |
| Yansen Akun Effendy | Andreas Sisen | Gerindra | 50.040 | 20.94 | |
| Jumlah | 238.955 | 100.00 | |||
| Suara sah | 238.955 | 95.98 | |||
| Suara tidak sah/kosong | 10.020 | 4.02 | |||
| Jumlah suara | 248.975 | 100.00 | |||
| Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi | 357.667 | 69.61 | |||
| Sumber: Keputusan KPU Kabupaten Sanggau No. 1414 Tahun 2024 | |||||
Penetapan pasangan calon terpilih
[sunting | sunting sumber]Pasangan calon nomor urut 1, Yohanes Ontot dan Susana Herpena ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sanggau terpilih oleh KPU Kabupaten Sanggau pada tanggal 9 Januari 2025 berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Sanggau No. 1 Tahun 2025.
Pelantikan pasangan calon terpilih
[sunting | sunting sumber]Yohanes Ontot dan Susana Herpena resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sanggau periode 2025–2030 di Istana Negara pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, bersamaan dengan 480 pasangan kepala daerah lainnya termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat dan 13 kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat.[6]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ Catat! Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November. CNBCIndonesia.com. Diakses 1 Juni 2022
- ^ Fadhil, Haris. "5 Putusan MK: Parpol Tanpa Kursi Bisa Usung Calon hingga Syarat Usia". detiknews. Diakses tanggal 2024-09-17.
- ^ "DPT Pemilu 2024 Kabupaten Sanggau 359.344 Pemilih". SUARAKALBAR.CO.ID. 2023-06-22. Diakses tanggal 2025-06-22.
- ^ Putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024
- ^ "PKPU Pilkada Merujuk Putusan MK Disetujui DPR, Ini Poin-poinnya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2024-09-17.
- ^ "Daftar Lengkap 481 Kepala Daerah yang Bakal Dilantik 20 Februari, Ini Nama-namanya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2025-06-21.










