Pemilihan umum Wali Kota Balikpapan 2024
27 November 2024 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pemilih terdaftar | 520.986 ( | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kehadiran pemilih |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kandidat | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Peta persebaran suara
Peta Kalimantan Timur yang menyoroti Kota Balikpapan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pemilihan umum Wali Kota Balikpapan 2024 (selanjutnya disebut Pilkada Kota Balikpapan 2024) dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Wali Kota Balikpapan periode 2025–2030.[1]
Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Balikpapan tahun tersebut diselenggarakan setelah Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 (Pileg), bersamaan dengan seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
Wali Kota petahana Rahmad Mas'ud dapat kembali mencalonkan diri dalam Pilwalkot Balikpapan 2024.
Syarat ambang batas pencalonan
[sunting | sunting sumber]Hasil pemilihan umum legislatif 2024 menunjukkan 9 partai politik dengan jumlah 45 kursi di DPRD Kota Balikpapan. Aturan awalnya, partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota jika memenuhi ambang batas 25% total suara sah atau 20% kursi di DPRD Kota Balikpapan, 9 kursi dari 45 kursi.
Pada 20 Agustus 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan keputusan MK No. 70/PUU-XXII/2024 yang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora terhadap UU Pilkada.[2] Putusan ini dituangkan pada PKPU Nomor 8 tahun 2024. Pada keputusan tersebut menyatakan partai atau gabungan partai politik peserta Pemilu bisa mengajukan calon kepala daerah meski tidak punya kursi DPRD dengan ambang batas yang diatur sesuai persyaratan. DPT di Kota Balikpapan adalah 509.487 pemilih,[3] sehingga menurut aturan tersebut, kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 500.000 (lima ratus ribu) jiwa sampai dengan 1.000.000 (satu juta) jiwa, Partai Politik Peserta Pemilu atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 7,5% (tujuh setengah persen) di kota tersebut untuk mengajukan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota.[4][5] Berdasarkan aturan tersebut dan mengikut hasil Pemilu 2024, ada 5 partai politik yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi, yaitu Partai Golkar (32,20%), Partai NasDem (11,89%), PDI-P (11,50%), dan Partai Gerindra (9,64%).
Berikut perolehan suara dan kursi DPRD Kota Balikpapan hasil Pemilu 2024.
| No. | Partai politik | Perolehan suara | Kursi DPRD | |||
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | PKB | 26.293 | 6,91% | 4 / 45
|
||
| 2 | Gerindra | 36.706 | 9,64% | 6 / 45
|
||
| 3 | PDI-P | 43.778 | 11,50% | 4 / 45
|
||
| 4 | Golkar | 122.584 | 32,20% | 16 / 45
|
||
| 5 | NasDem | 45.259 | 11,89% | 7 / 45
|
||
| 6 | Buruh | 985 | 0,26% | 0 / 45
|
||
| 7 | Gelora | 9.113 | 2,39% | 0 / 45
|
||
| 8 | PKS | 26.539 | 6,97% | 3 / 45
|
||
| 9 | PKN | 260 | 0,07% | 0 / 45
|
||
| 10 | Hanura | 9.797 | 2,57% | 2 / 45
|
||
| 11 | Garuda | 580 | 0,15% | 0 / 45
|
||
| 12 | PAN | 9.768 | 2,57% | 0 / 45
|
||
| 13 | PBB | 1.036 | 0,27% | 0 / 45
|
||
| 14 | Demokrat | 18.094 | 4,75% | 1 / 45
|
||
| 15 | PSI | 5.978 | 1,57% | 0 / 45
|
||
| 16 | Perindo | 1.877 | 0,49% | 0 / 45
|
||
| 17 | PPP | 20.928 | 5,50% | 2 / 45
|
||
| 24 | Ummat | 1.111 | 0,29% | 0 / 45
|
||
| Jumlah | 380.686 | 100,00% | 45 | |||
Calon
[sunting | sunting sumber]| Rahmad Mas'ud | Bagus Susetyo | Rendi Susiswo Ismail | Eddy Sunardi Darmawan | Muhammad Sa'bani | Syukri Wahid |
|---|---|---|---|---|---|
| Calon Wali Kota | Calon Wakil Wali Kota | Calon Wali Kota | Calon Wakil Wali Kota | Calon Wali Kota | Calon Wakil Wali Kota |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() | ||
| Wali Kota Balikpapan (2021–2025) |
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (2019–2024) |
Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Dharma Wirawan Kalimantan Timur | Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (2019–2024) |
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur (2020–2024) |
Anggota DPRD Kota Balikpapan (2009–2014, 2014–2019, 2019–2024) |
| Partai Pengusung | Partai Pengusung | Partai Pengusung | |||
| Golkar NasDem Gerindra PKS PKB PPP Hanura PAN |
PDI-P Ummat Buruh Garuda PKN | Demokrat Gelora PSI Perindo PBB | |||
| Suara sah Pemilu Legislatif 2024 | Suara sah Pemilu Legislatif 2024 | Suara sah Pemilu Legislatif 2024 | |||
297.874 / 380.686 (78%)
|
46.714 / 380.686 (12%)
|
36.098 / 380.686 (9%)
| |||
| Kursi DPRD Kota Balikpapan | Kursi DPRD Kota Balikpapan | Kursi DPRD Kota Balikpapan | |||
40 / 45 (89%)
|
4 / 45 (9%)
|
1 / 45 (2%)
| |||
| Visi | Visi | Visi | |||
| "Balikpapan Kota Global Nyaman untuk Semua." | "Membangun Masyarakat Kota Balikpapan Adil Makmur, Lestari, Nyaman, Cerdas sebagai Kota Berkeadaban." | "Menata Balikpapan Menuju Kota Nyaman, Modern & Sejahtera, Terdepan Berikan Pelayanan dalam Bingkai Madinatul Iman." | |||
| Misi | Misi | Misi | |||
|
|
| |||
Hasil rekapitulasi
[sunting | sunting sumber]| Calon | Pasangan | Partai | Suara | % | |
|---|---|---|---|---|---|
| Rahmad Mas'ud | Bagus Susetyo | Golkar | 177.290 | 59.27 | |
| Rendi Susiswo Ismail | Eddy Sunardi Darmawan | PDI-P | 45.668 | 15.27 | |
| Muhammad Sa'bani | Syukri Wahid | Demokrat | 76.187 | 25.47 | |
| Jumlah | 299.145 | 100.00 | |||
| Suara sah | 299.145 | 94.84 | |||
| Suara tidak sah/kosong | 16.279 | 5.16 | |||
| Jumlah suara | 315.424 | 100.00 | |||
| Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi | 520.986 | 60.54 | |||
| Sumber: KPU Kota Balikpapan | |||||
Hasil per Kecamatan
[sunting | sunting sumber]| Hasil Pemilihan Umum Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan 2024 per Kecamatan | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Penetapan pasangan calon terpilih
[sunting | sunting sumber]Pasangan calon nomor urut 1, Rahmad Mas'ud dan Bagus Susetyo ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan terpilih oleh KPU Kota Balikpapan pada tanggal 9 Januari 2025 berdasarkan Keputusan KPU Kota Balikpapan No. 7 Tahun 2025.
Pelantikan pasangan calon terpilih
[sunting | sunting sumber]Rahmad Mas'ud dan Bagus Susetyo resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan periode 2025–2030 di Istana Negara pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, bersamaan dengan 480 pasangan kepala daerah lainnya termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur dan 6 kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur.[6]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ Catat! Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November. CNBCIndonesia.com. Diakses 1 Juni 2022
- ^ Fadhil, Haris. "5 Putusan MK: Parpol Tanpa Kursi Bisa Usung Calon hingga Syarat Usia". detiknews. Diakses tanggal 2024-09-17.
- ^ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2025-06-24.
- ^ Putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024
- ^ "PKPU Pilkada Merujuk Putusan MK Disetujui DPR, Ini Poin-poinnya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2024-09-17.
- ^ "Daftar Lengkap 481 Kepala Daerah yang Bakal Dilantik 20 Februari, Ini Nama-namanya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2025-04-03.










