Teori rekapitulasi mengenai pendamaian
| Bagian dari seri tentang |
| Pendamaian dalam Kekristenan |
|---|
| Paradigma klasik |
|
| Paradigma objektif |
|
| Paradigma subjektif |
|
| Jenis |
|
| Lihat pula |
| Universalisme Kristen |
Teori rekapitulasi mengenai pendamaian adalah sebuah gagasan dalam teologi Kristen yang berkaitan dengan makna dan akibat dari kematian Yesus Kristus. Pandangan mengenai pendamaian ini pertama kali dirumuskan dengan jelas oleh Irenaeus dari Lyons.[a]
Salah satu bagian utama dari Alkitab Perjanjian Baru yang digunakan sebagai dasar untuk pandangan ini menyatakan: "[Rencana Allah adalah] sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi..." (Efesus 1:10, TB). Kata dalam bahasa Yunani untuk 'mempersatukan' (ἀνακεφαλαιώσασθαι, anakephalaiosasthai) secara literal diterjemahkan sebagai 'merekapitulasi' dalam bahasa Latin.[9]
Dalam pandangan rekapitulasi mengenai pendamaian, Kristus dilihat sebagai Adam yang baru yang berhasil di mana Adam gagal.[10] Kristus membatalkan kesalahan yang Adam lakukan dan, karena persatuannya dengan kemanusiaan, memimpin umat manusia kepada hidup yang kekal (termasuk kesempurnaan moral).[11]
Melalui ketidaktaatan manusia proses evolusi umat manusia berjalan ke arah yang salah, dan kesalahannya tidak bisa dihentikan atau dibalikkan arahnya oleh upaya manusia. Namun, dalam Yesus Kristus, seluruh perjalanan evolusi manusia dilaksanakan dengan sempurna dan diwujudkan dalam ketaatan kepada rencana Allah.
Referensi
[sunting | sunting sumber]Catatan
[sunting | sunting sumber]Rujukan
[sunting | sunting sumber]- ^ H. N. Oxenham, The Catholic doctrine of the atonement (London: Longman, Green, Longman, Roberts, and Green, 1865), hlm. 114-118
- ^ James Bethune-Baker, An introduction to the early history of Christian doctrine to the time of the Council of Chalcedon (London: Methuen & Co, 1903), hlm. 333-337
- ^ J. K. Mozley, The doctrine of the atonement (New York: Charles Scribner's Sons, 1916), hlm. 100-101
- ^ R. Mackintosh, Historic theories of the atonement (London: Hodder & Stoughton, 1920), hlm. 89-90
- ^ L. W. Grensted, A Short History of the Doctrine of the Atonement (Manchester: Manchester University Press, 1920), hlm. 57-60
- ^ Robert S. Franks, A history of the doctrine of the work of Christ in its ecclesiastical development vol. 1 (London: Hodder and Stoughton), hlm. 37ff.
- ^ Gustaf Aulen, Christus Victor (1931) (London: SPCK), hlm. 16ff., khususnya hlm. 20-22,29
- ^ Michael Green, The Empty Cross of Jesus (Eastbourne: Kingsway, 2004; pertama kali diterbitkan 1984), hlm. 66-68
- ^ "What's the Fuss About Recapitulation Theology?". October 2007.
- ^ E.g., James Bethune-Baker, An introduction to the early history of Christian doctrine to the time of the Council of Chalcedon (London: Methuen & Co, 1903), hlm. 334: 'Just as mankind in Adam lost its birthright, so in Christ mankind recovers its original condition'.
- ^ Robert S. Franks, A history of the doctrine of the work of Christ in its ecclesiastical development vol. 1 (London: Hodder and Stoughton), hlm. 37-38
- ^ William Barclay, Crucified and Crowned (S.C.M, first published 1961), hlm. 100