Diskominfo Adakan Pelatihan untuk Ketahanan dan Keamanan Siber

Dinas Komunikasi dan InformatikaSelasa, 19 Agustus 2025Administrator PPID
Diskominfo Adakan Pelatihan untuk Ketahanan dan Keamanan Siber

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda menggelar Pelatihan Teknis Keamanan Siber untuk memperkuat ketahanan digital pemerintah daerah. Pelatihan yang dilaksanakan di Ruang Command Center Diskominfo Kota Samarinda ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (19/8/2025) sampai Kamis (21/8/2025).

Untuk memastikan materi yang disampaikan relevan dan terkini, Diskominfo Samarinda bekerja sama dengan Sysbraykr, sebuah tim ahli keamanan siber.

Ya, di era digital yang serba cepat, ancaman siber menjadi perhatian utama di berbagai sektor, termasuk pemerintahan. Sebagai institusi yang mengelola data krusial dan menyediakan layanan publik berbasis teknologi, Pemerintah Daerah (Pemda) wajib menerapkan sistem keamanan siber yang kuat. Hal ini tidak hanya melindungi data internal, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital.

Pemda mengelola berbagai data pribadi masyarakat, seperti data kepegawaian, kependudukan, kesehatan, dan keuangan. Tanpa perlindungan yang memadai, data-data ini sangat rentan terhadap pencurian atau kebocoran.

Selain itu, banyak layanan publik digital, mulai dari layanan perizinan, administrasi kependudukan, hingga layanan kesehatan yang bisa menjadi sasaran serangan siber. Jika serangan terjadi, operasional bisa terganggu, sehingga menyebabkan kerugian finansial, dan merusak kepercayaan publik.

Acara ini dibuka Sekretaris Diskominfo Kota Samarinda, Suparmin, dan dihadiri perwakilan dari berbagai instansi pemerintah daerah. Dalam sambutannya, Suparmin menekankan bahwa keamanan data dan informasi publik adalah prioritas utama.

"Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat mengidentifikasi kerentanan dan meningkatkan sistem pertahanan siber di unit kerjanya masing-masing," katanya.

Selama pelatihan, para peserta akan mendalami materi-materi krusial, seperti Dasar Ethical Hacking, Teknik Pengujian Keamanan, Identifikasi Kerentanan, dan Penggunaan Tools Standar. Materi-materi ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis tentang cara kerja serangan siber dan bagaimana cara menanggulanginya.

Penerapan keamanan siber yang efektif akan memberikan banyak manfaat, mulai dari melindungi data sensitif, memastikan kelancaran layanan publik, hingga meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dengan sistem keamanan yang kuat, pemerintah dapat menekan kerugian akibat serangan siber dan membangun lingkungan digital yang aman serta terpercaya, yang pada akhirnya akan mendukung kesejahteraan masyarakat di era digital. (BUD/HER/KMF-SMR)

Sumber Informasi
ppid.samarindakota.go.id
Buka Sumber Asli