Diskominfo Samarinda Gandeng Unmul Jalankan Program “JEJAK” untuk Dorong Literasi Data dan Inovasi Kampus

SAMARINDA, KOMINFONEWS — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar kegiatan JEJAK (Jelajah Kampus) bersama Portal Satu Data Indonesia Kota Samarinda (SIPeSSUT). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Hexagon, Fakultas Teknik Universitas Mulawarman (Unmul), pada Kamis (13/11/2025) pagi.
Kegiatan yang dihadiri oleh mahasiswa Fakultas Teknik Unmul tersebut dibuka langsung oleh Kepala Diskominfo Kota Samarinda, Dr. H. Aji Syarif Hidayatullah, S.Sos., M.Psi. Selain bimbingan teknis (bimtek), kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi bertema “Peranan Data sebagai Penunjang Akademik dan Inovasi Kampus di Era Digital.”
Dalam sambutannya, Kadiskominfo yang akrab disapa Dayat menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Unmul sebagai bentuk kolaborasi dalam memanfaatkan Portal Satu Data Indonesia Kota Samarinda. Menurutnya, langkah ini penting agar data yang telah dikumpulkan dan diolah oleh Pemkot Samarinda dapat dipahami serta dimanfaatkan masyarakat, dimulai dari kalangan akademisi.
“Pemerintah Kota berkomitmen untuk membuka akses data secara luas melalui portal data Kota Samarinda sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis bukti,” ujarnya.
Dayat juga menyampaikan keprihatinannya terhadap fenomena di media sosial, di mana kebenaran sering kali tidak lagi didasarkan pada data dan fakta, melainkan terbentuk dari persepsi semata.
“Akibatnya, sesuatu yang salah bisa dianggap benar hanya karena banyak orang membenarkannya. Karena itu, kami hadir di lingkungan kampus sebagai wadah yang menjunjung tinggi nilai kebenaran berbasis kajian ilmiah dan data yang dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dayat menjelaskan bahwa Pemkot Samarinda melalui SIPeSSUT berupaya menyajikan data dan fakta yang kredibel untuk menjadi sumber kajian ilmiah serta rujukan informasi valid bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Dayat juga mengungkapkan bahwa Pemkot Samarinda tengah mengembangkan sistem kecerdasan buatan (AI) yang pada tahap awal hanya dapat diakses oleh kepala dinas dan pejabat terkait. Ke depan, sistem ini akan dibuka untuk publik. AI tersebut dirancang khusus untuk mengakses dan mengolah data dari portal resmi pemerintah, sehingga hasil analisisnya lebih akurat dan terarah.
“Berbeda dengan ChatGPT yang mengambil sumber data dari berbagai penjuru internet dan berpotensi menghasilkan kekeliruan jika perintahnya tidak tepat, AI yang kami bangun bekerja berdasarkan data terkurasi, sehingga analisis dan pembandingannya lebih mudah dan andal,” jelasnya.
Sistem ini masih dalam tahap pengembangan dan ditargetkan rampung pada tahun 2027, meski sebagian fiturnya sudah mulai dapat dimanfaatkan. Nantinya, masyarakat diharapkan dapat mengakses data secara cepat, akurat, dan mudah melalui layanan AI tersebut.
Dayat menambahkan, sistem ini juga akan dimanfaatkan untuk riset ilmiah dalam menguji teori, menganalisis kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta menghasilkan rekomendasi berbasis data. Dengan begitu, pelajar dan peneliti tidak lagi kesulitan memperoleh data dari berbagai SKPD yang selama ini terkendala akses. Melalui data terintegrasi ini, proses kajian, inovasi teknologi, kolaborasi lintas sektor, hingga publikasi ilmiah dapat berjalan lebih efisien dan kredibel.
“Ini yang kami harapkan, agar data dapat dimanfaatkan dengan baik. Dan yang terakhir, sebagai sarana monitoring serta evaluasi pembangunan daerah. Dengan data terbuka ini, Kominfo berharap lahir berbagai gagasan, inovasi, dan rekomendasi ilmiah yang dapat memperkuat arah kebijakan pembangunan Kota Samarinda,” tutur Dayat.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan akademisi dalam pemanfaatan data terbuka merupakan langkah nyata menuju pemerintahan digital yang kolaboratif, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan masyarakat.
Dayat juga menyampaikan bahwa kegiatan JEJAK akan berlanjut ke berbagai universitas lain di Kota Samarinda sebagai upaya memperluas literasi data dan mempermudah mahasiswa dalam melakukan penelitian.
Menutup sambutannya, Dayat menyampaikan apresiasi kepada pihak Universitas Mulawarman, khususnya Fakultas Teknik, yang telah memberikan kesempatan untuk sosialisasi program SIPeSSUT.
“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat buat kita semua,” pungkasnya. (MAF/ASYA/KMF-SMR)

