Ternak Ayam di Halaman Rumah, 8 Ibu di Samarinda Raup Rp500 Ribu Sebulan , Wawali Langsung Tinjau

Wakil Wali Kota Samarinda H Saefuddin Zuhri menyambangi langsung kandang ayam milik Kelompok Wanita Tani Bungas Mandiri.

Sekretariat DaerahKamis, 11 Juni 2026 WANDAN DEWI MURIA SARI, A.Md
Ternak Ayam di Halaman Rumah, 8 Ibu di Samarinda Raup Rp500 Ribu Sebulan , Wawali Langsung Tinjau
SAMARINDA.KOMINFONEWS-Siapa bilang tinggal di perumahan tak bisa beternak dan dapat cuan? Delapan ibu rumah tangga di Perumahan Solong Durian, Sempaja, Samarinda Utara, membuktikan sebaliknya. Rabu (10/6/2026) pagi, Wakil Wali Kota Samarinda H Saefuddin Zuhri menyambangi langsung kandang ayam milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Bungas Mandiri. Ia berdialog hangat bersama para ibu yang kini menjalani dua peran sekaligus sebagai ibu rumah tangga sekaligus peternak mandiri di lingkungan huniannya. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Samarinda, Maskuri, menjelaskan bahwa Program Urban Farming Sektor Peternakan merupakan salah satu program unggulan Pemkot Samarinda untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendongkrak kesejahteraan warga. Sekitar delapan bulan lalu, KWT Bungas Mandiri menerima bantuan ayam petelur penghasil telur omega, masing-masing 8 keluarga mendapat 20 hingga 25 ekor. Kini, tanpa suntikan operasional dari pemerintah, mereka sudah mampu mengelola usaha itu secara mandiri. “Saat ini, para penerima manfaat telah mampu mengelola usaha tersebut secara mandiri tanpa bantuan operasional dari pemerintah,” ujar Maskuri. Hasilnya pun tak mengecewakan. Setiap rumah tangga kini mampu meraup keuntungan sekitar Rp500 ribu per bulan angka yang tergolong signifikan untuk usaha skala rumahan di lingkungan perumahan. Meski baru berjalan sebagai program percontohan untuk delapan keluarga, Maskuri menilai hasilnya cukup menjanjikan dan berpotensi diperluas ke kawasan perumahan lain di Samarinda. Wakil Ketua sekaligus Penasihat KWT Bungas Mandiri, Kuryami, mengaku program ini jauh melampaui ekspektasinya. Selain bantuan ternak, kelompoknya juga mendapat pendampingan dan pembinaan dari berbagai instansi terkait yang turut meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para anggota. “Luar biasa. Dengan adanya program ini dan bantuan dari pemerintah, kami mendapatkan banyak dukungan, termasuk pembinaan dari berbagai instansi. Ini sangat membantu kami dalam mengembangkan usaha,” ungkapnya. Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri mengapresiasi langkah DKPP yang menyesuaikan jenis bantuan ternak dengan potensi masing-masing wilayah. Ia berharap program ini tidak berhenti di Solong Durian, melainkan menyebar ke seluruh penjuru Samarinda. “Kalau program ini bisa berjalan menyebar luas se kota Samarinda, maka Insya Allah ketahanan pangan keluarga akan terjaga dan tidak ada lagi warga miskin, karena masing-masing sudah punya pendapatan lewat program ini,” tegasnya. Wawali juga mendorong agar ilmu dan pengalaman yang telah diraih kedelapan ibu di KWT Bungas Mandiri bisa ditularkan kepada ibu-ibu lain di sekitar Perumahan Solong Durian agar manfaatnya kian meluas, baik untuk ketahanan pangan keluarga maupun peningkatan ekonomi rumah tangga. “Harapan kami, program seperti ini terus dikembangkan karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” pungkasnya. (FER/KMF.SMD/FOTO.JIR.DOKPIM) Tampilkan lebih sedikit
Sumber Informasi
setda.samarindakota.go.id
Buka Sumber Asli
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda

Kontak

© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)
Beranda
Layanan