Studi Tiru Pelaksanaan dan Aksi Konvergensi TPPS Provinsi NTB

Dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Kalimantan Timur maka perlu upaya akselerasi, mengingat penurunan prevalensi stunting di Provinsi Kalimantan Timur sebesar 1.0% Data SKI 2023. Berkaitan dengan hal tersebut, Dinas Pengendalian Pe

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga BerencanaKamis, 14 November 2024Dewy Purwanti
Studi Tiru Pelaksanaan dan Aksi Konvergensi TPPS Provinsi NTB

SAMARINDA, DPPKBNEWS - Keberhasilan Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam menurunkan prevalensi stunting menjadi 8,1% dari Data SSGI 2022 sebesar 32.7% menjadi 24.6% pada data SKI 2023, merupakan gambaran optimalisasi dalam proses koordinasi dengan lintas sektor, yakni keterpaduan program dan peran serta dari berbagai pihak, kementerian/lembaga dalam percepatan penurunan stunting.

Dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Kalimantan Timur maka perlu upaya akselerasi, mengingat penurunan prevalensi stunting di Provinsi Kalimantan Timur sebesar 1.0% Data SKI 2023. Berkaitan dengan hal tersebut, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda melakukan Studi Tiru sebagai refleksi atau gambaran Pelaksanaan dan Aksi Konvergensi serta implementasi kebijakan yang ada di TPPS Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Kalimantan Timur. Kamis, 14/11/2024

Dilanjutkan pada hari berikutnya, di Kampung KB Subahnalle Dusun Ketangge Desa Sukarara

Sumber Informasi
dppkb.samarindakota.go.id
Buka Sumber Asli
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda

Kontak

© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)
Beranda
Layanan