Penutup GPM Digelar di Bukuan, Agenda Lanjut ke GPM Nasional 6 Desember

SAMARINDA.KOMINFONEWS — Rangkaian Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota Samarinda resmi ditutup di Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Rabu (3/12/2025). Bukuan menjadi lokasi terakhir dari lima titik pelaksanaan GPM tahun ini.
Meski rangkaian telah berakhir, pemerintah memastikan agenda lanjutan tetap berlangsung melalui GPM Nasional yang dijadwalkan pada 6 Desember di Kelurahan Mangkupalas, Samarinda Seberang.
Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyampaikan bahwa pelaksanaan GPM di Bukuan kembali disambut antusias oleh warga. Sejak pagi, halaman kantor kelurahan dipadati masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Camat Palaran, Muhammad Dahlan, turut hadir langsung meninjau jalannya kegiatan sekaligus memastikan pelayanan berjalan lancar.
Kepala DKPP Samarinda melalui Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Aji Syarifah Zulaiha, mengatakan bahwa program GPM terbukti membantu menjaga stabilitas harga dan meringankan beban masyarakat.
“Hari ini menjadi penutup dari lima agenda GPM kami. Kami ingin memastikan semua wilayah mendapat akses pangan murah, dan Bukuan menjadi titik final yang menandai berakhirnya rangkaian ini,” ujarnya.
DKPP juga memastikan masih ada satu agenda lanjutan yang disiapkan pemerintah. “Setelah ini masih ada GPM Nasional pada 6 Desember di Kelurahan Mangkupalas, Samarinda Seberang. Itu bagian dari upaya bersama untuk menekan inflasi pangan menjelang tutup tahun,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Lurah Bukuan, Dadang Supriyatno, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah serta tingginya partisipasi warga pada setiap kegiatan GPM.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan di Bukuan. Antusiasme masyarakat selalu tinggi, dan GPM sangat membantu mengurangi biaya belanja warga,” ujarnya.
Ia juga menekankan manfaat lain yang dirasakan langsung oleh masyarakat. “Yang paling penting, kegiatan ini mampu menjaga harga tetap stabil. Itu yang dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.
Komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, sayuran, hingga cabai kembali menjadi barang paling diburu warga selama kegiatan berlangsung. Seluruh rangkaian berjalan tertib hingga penutupan siang hari.
Dengan ditutupnya GPM di Bukuan dan rencana pelaksanaan GPM Nasional di Mangkupalas, DKPP berharap akses pangan murah tetap terjaga dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga akhir tahun 2025. (DON/KMF-SMR)

