Lintas OPD Bersinergi Sukseskan Festival Budaya Pampang 2026
Lintas OPD Bersinergi Sukseskan Festival Budaya Pampang 2026

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Budaya Dayak Kenyah Tahun 2026 yang akan digelar di Desa Budaya Pampang pada 25–28 Juni mendatang.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda, Kamis (18/6/2026) siang. Rapat dipimpin Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Disporapar Kota Samarinda, Diana Pida, dan dihadiri perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur pemerintah wilayah, panitia pelaksana, serta tokoh adat Dayak Kenyah.
Festival Budaya Dayak Kenyah merupakan agenda tahunan yang menjadi salah satu ikon pariwisata dan pelestarian budaya Kota Samarinda. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, kegiatan tersebut dipastikan tetap berlangsung dengan dukungan lintas sektor.
Festival ini bukan sekadar pertunjukan budaya, tetapi juga upaya menjaga warisan leluhur sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata daerah. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan festival, seluruh OPD diminta mengambil peran sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Sinergi antarlembaga dinilai penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan sukses.
Dalam rapat itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda mendapat tugas memperkuat sosialisasi dan publikasi kegiatan. Dukungan yang diberikan meliputi penyebarluasan informasi melalui berbagai kanal media milik Pemkot Samarinda, penyusunan berita, infografis, serta materi publikasi lainnya.
Selain itu, Diskominfo juga diminta melakukan peliputan kegiatan pembukaan dan penutupan festival yang direncanakan dihadiri Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun dan Wakil Wali Kota (Wawali), H. Saefuddin Zuhri, SE, MM. Dokumentasi berupa video serta pengambilan gambar udara menggunakan drone juga menjadi bagian dari dukungan yang akan diberikan.
Melalui kolaborasi seluruh pihak, Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya, tetapi juga mampu menarik kunjungan wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Festival ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat menjaga budaya tetap dapat berjalan di tengah berbagai keterbatasan yang ada. (HER/KMF-SMR)
