Wali Kota Samarinda Dorong Kemandirian Fiskal Daerah

Kabar PemerintahanKamis, 23 Oktober 2025Administrator PPID
Wali Kota Samarinda Dorong Kemandirian Fiskal Daerah

SAMARINDA. KOMINFONEWS — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan dan berdaya saing. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan Introduksi Super Apps Neraca Ruang yang digelar di Ruang Rapat Wali Kota Samarinda, Kamis (23/10/2025) pagi.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun. Dalam arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya kemandirian fiskal daerah di tengah dinamika kebijakan transfer dana dari pemerintah pusat.

“Selama ini kita semua di daerah dininabobokan dengan dana transfer. Saya sudah pernah sampaikan bahwa dana transfer itu bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pusat. Sehingga dengan adanya pemangkasan dana TKD sekarang, saatnya bagi kita untuk menjadi mandiri dengan membangun kekuatan APBD yang bersandar pada PAD kita sendiri,” ujar Wali Kota.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Jilal Mardhala beserta tim dari Neraca Ruang atas inisiatif dan dukungannya dalam memperkenalkan platform analisis fiskal tersebut. Diharapkan, aplikasi Super Apps Neraca Ruang dapat menjadi instrumen strategis dalam membantu pemerintah daerah melakukan perencanaan dan pengelolaan keuangan secara lebih efisien, akurat, dan berbasis data spasial.

Sementara itu, Pimpinan Neraca Ruang, Jilal Mardhala dalam paparannya menjelaskan kondisi fiskal daerah di Indonesia berdasarkan data tahun 2023 dari 508 kabupaten/kota. Ia mengungkapkan bahwa secara umum, 17 persen struktur APBD daerah di Indonesia bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), 8 persen dari transfer antar daerah, dan 74 persen dari transfer pemerintah pusat.

“DBH atau Dana Bagi Hasil seharusnya menjadi hak daerah yang tidak bisa dipotong sembarangan. Karena itu, penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat basis PAD agar tidak terlalu bergantung pada transfer pusat,” jelas Jilal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Samarinda Hero Mardanus, Asisten III Fitri Noor, Asisten II Marnabas Patiroy, Kepala Bapperida Ananta Fathurrozi, Kepala Bapenda Cahya Ernawan, Kabag Kerja Sama Idfi Septiani, Sekretaris Diskominfo Suparmin, dan Kabid Pengelolaan Aset BPKAD Yusdiansyah.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Samarinda berharap sinergi antara data, teknologi, dan kebijakan fiskal dapat memperkuat upaya menuju kemandirian ekonomi daerah yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan kebijakan nasional. (HER/KMF-SMR | FOTO: ARY/DOKPIM)

Sumber Informasi
ppid.samarindakota.go.id
Buka Sumber Asli