Pemkot Samarinda dan Bawaslu Perkuat Sinergi, Wali Kota Tekankan Disiplin Fiskal

SAMARINDA.KOMINFONEWS — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Samarinda, khususnya dalam upaya mendukung penguatan kelembagaan pengawas pemilu di daerah.
Dalam audiensi bersama jajaran Bawaslu di Balai Kota, Senin (13/10/2025), Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun menyampaikan bahwa dukungan pemerintah tetap berjalan, namun harus selaras dengan prinsip kehati-hatian dan disiplin fiskal daerah.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Tamu Wali Kota itu membahas permohonan hibah gedung kantor dan bantuan kendaraan operasional untuk mendukung kinerja Bawaslu Samarinda. Rombongan Bawaslu dipimpin Ketua Abdul Muin, didampingi Kepala Sekretariat Machrus Irhamdi serta anggota Tumenggung Udayana Padlansyah dan Sugeng Prasetyo. Turut hadir Kepala Badan Kesbangpol Kota Samarinda, Yosua Laden, S.STP., M.Si., dan Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP).
Dalam kesempatan itu, Ketua Bawaslu Abdul Muin menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkot Samarinda terhadap tugas-tugas pengawasan pemilu, sekaligus berharap bantuan hibah dan fasilitas operasional dapat memperkuat efektivitas kelembagaan.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Andi Harun menegaskan pentingnya mempertimbangkan setiap langkah kebijakan hibah dengan matang, terutama dalam aspek pemeliharaan aset.
“Kalau kantor sudah dihibahkan, maka seluruh tanggung jawab pemeliharaannya akan beralih sepenuhnya kepada Bawaslu, tidak lagi menjadi tanggung jawab Pemkot,” tegasnya.
Terkait permohonan kendaraan operasional, Wali Kota menyebutkan akan menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.
“Saya akan bantu, tapi apakah bisa semuanya atau tidak, akan dilihat dari kemampuan anggarannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi keuangan daerah saat ini perlu dikelola secara cermat, seiring adanya kebijakan nasional terkait penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) dalam APBN 2026. Namun demikian, Pemkot Samarinda tetap memastikan stabilitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik berjalan optimal.
Audiensi ini sekaligus menjadi kelanjutan dari pertemuan pada April 2025 lalu. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Andi Harun kembali menegaskan pentingnya menjaga sinergi dan kolaborasi antarlembaga dalam memperkuat demokrasi yang transparan dan selaras dengan kemampuan fiskal daerah.
“Kita saling support, saling kolaborasi. Pemerintah tetap hadir, tapi juga harus menjaga prinsip efisiensi agar semua berjalan berimbang,” pungkasnya.
(VE/RIS/FEB/DON/KMF-SMR | Foto: JIR/DOKPIM)

