Pemkot Samarinda Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

SAMARINDA.KOMINFONEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota (Sekdakot) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kembali mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi secara hybrid bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), Senin (8/12/2025) pagi, bertempat di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Samarinda, Gedung PKK, Jalan S. Parman.
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Tomsi Tohir, dan diikuti oleh seluruh kepala daerah beserta instansi teknis terkait dari seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Sekjen Kemendagri menyampaikan sejumlah langkah strategis yang perlu dilakukan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.
Berdasarkan data terkini, indeks inflasi nasional secara tahunan (year-on-year/yoy) tercatat sebesar 2,86%, sementara inflasi bulanan (month-to-month/mtm) berada di angka 0,28%. Komoditas utama penyumbang inflasi meliputi emas, cabai merah, telur ayam ras, daging ayam ras, dan wortel. Selain itu, pemerintah daerah juga diminta untuk memperkuat komitmen dalam mendukung percepatan penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Meski laju inflasi nasional terbilang terkendali, sebagian besar daerah tetap diimbau memperkuat langkah-langkah strategis guna menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat.
Pemerintah pusat juga memberikan perhatian khusus bagi daerah yang terdampak bencana, serta meminta 1.166 pemerintah daerah melakukan intervensi langsung untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pangan pokok di pasar, agar inflasi tetap berada dalam batas aman. (FER | KMF.SMR)

