Puskesmas Laksanakan Intervensi Pemberdayaan Masyarakat di Puskesmas Pembantu Melalui Penguatan Kader Kesehatan dalam Layanan ILP

UPTD Puskesmas Harapan BaruSelasa, 19 Mei 2026
Puskesmas Laksanakan Intervensi Pemberdayaan Masyarakat di Puskesmas Pembantu Melalui Penguatan Kader Kesehatan dalam Layanan ILP

Puskesmas melaksanakan kegiatan intervensi pemberdayaan masyarakat di Puskesmas Pembantu sebagai upaya memperkuat peran masyarakat dalam mendukung pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP). Kegiatan ini melibatkan kader kesehatan sebagai mitra utama puskesmas dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah kerja.

Kegiatan pemberdayaan ini dilaksanakan melalui pembinaan, edukasi, dan penguatan kapasitas kader kesehatan terkait pelaksanaan layanan ILP di tingkat puskesmas pembantu. Para kader diberikan pemahaman mengenai alur layanan ILP, skrining kesehatan berdasarkan siklus hidup, pencatatan dan pelaporan sederhana, serta pentingnya deteksi dini masalah kesehatan di masyarakat.

Melalui kegiatan ini, kader kesehatan diharapkan mampu berperan aktif dalam mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan, membantu identifikasi sasaran, mendampingi pelaksanaan posyandu, serta memberikan edukasi dasar kepada keluarga dan kelompok masyarakat. Kader juga menjadi penghubung antara masyarakat dengan tenaga kesehatan, terutama dalam menjangkau kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi dan balita, usia sekolah, usia produktif, lansia, serta masyarakat dengan risiko penyakit tidak menular.

Kepala Puskesmas menyampaikan bahwa keberhasilan ILP tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif masyarakat. Kader kesehatan memiliki peran strategis karena berada paling dekat dengan warga dan memahami kondisi sosial masyarakat di lingkungannya.

“Melalui pemberdayaan kader, kami berharap layanan ILP dapat berjalan lebih optimal, sasaran pelayanan dapat terjangkau dengan baik, dan masyarakat semakin sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin,” ujar Kepala Puskesmas.

Dalam kegiatan ini, peserta juga berdiskusi mengenai kendala yang dihadapi di lapangan, seperti masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, keterbatasan informasi mengenai layanan ILP, serta perlunya penguatan koordinasi antara puskesmas, puskesmas pembantu, kader, dan unsur lintas sektor.

Dengan adanya intervensi pemberdayaan masyarakat ini, puskesmas berharap peran puskesmas pembantu semakin kuat sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam meningkatkan akses, kualitas, dan kesinambungan layanan kesehatan primer berbasis masyarakat melalui pelaksanaan ILP.

Sumber Informasi
pkm-harapan-baru.samarindakota.go.id
Buka Sumber Asli