Pemerintah Kota Samarinda Peringati Hari Indonesia Menabung

SAMARINDA, KOMINFONEWS — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menggelar peringatan Hari Indonesia Menabung yang dilaksanakan di halaman SMP Negeri 2 Samarinda, Jalan KH. Ahmad Dahlan, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, pada Kamis pagi (07/08/2025). Untuk diketahui, Hari Indonesia Menabung tepatnya jatuh pada tanggal 20 Agustus.
Acara berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan siswa dari jenjang SD hingga SMP yang turut serta dalam berbagai rangkaian kegiatan edukatif. Kegiatan ini menjadi ajang sosialisasi penting mengenai literasi keuangan, sekaligus pembukaan rekening tabungan pelajar "Simpanan Pelajar (Simpel)" bagi siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Direktur Kepatuhan dan Humas Capital Bankaltimtara, Abdul Haris Sahilin, menyampaikan bahwa program tabungan Simpel telah dijalankan secara luas di Kota Samarinda. Hingga 31 Juli 2025, sebanyak 597 sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA telah bekerja sama dengan Bank Kaltimtara. Total nasabah tercatat sebanyak 40.645 rekening siswa, dengan nominal simpanan mencapai 32,2 miliar rupiah.
Sementara itu, Direktur Pengawasan OJK Kaltim-Kaltara, Ansyori Abdullah, menekankan pentingnya menanamkan kebiasaan menabung sejak dini. Menurutnya, hal ini tidak hanya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menabung, tetapi juga membentuk kemampuan dalam mengelola keuangan secara bertanggung jawab di masa depan.
Dalam sambutan Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, Dr. Asli Nuriyadin, S.Pd., M.M., ditegaskan bahwa inklusi keuangan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. Hal ini diwujudkan melalui program-program strategis yang melibatkan berbagai pihak, termasuk perbankan dan dunia pendidikan.
Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah kampanye menabung di bank sebagai bentuk edukasi pengelolaan keuangan. Menabung tidak hanya menjadi cara menyisihkan sebagian penghasilan, tetapi juga merupakan fondasi dalam membentuk kedisiplinan, kesabaran, dan kesiapan menghadapi masa depan.
Pemkot Samarinda juga menginisiasi program "Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar)" yang mulai digaungkan sejak 2023. Program ini menargetkan 90 persen pelajar SD dan SMP di Kota Samarinda memiliki rekening bank pada tahun 2025. Untuk mendukung implementasinya, Wali Kota Samarinda telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 500/0374/012.01 tentang pelaksanaan program Kejar, yang terintegrasi dalam kurikulum literasi keuangan di sekolah-sekolah. Lembaga perbankan turut berperan aktif melalui layanan jemput bola dalam pembukaan rekening pelajar di sekolah.
Dengan pencapaian yang terus meningkat, inklusi keuangan di Samarinda tidak hanya memperluas akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran pentingnya manajemen keuangan sejak dini, sehingga mencetak generasi muda yang lebih mandiri dan siap secara finansial.
Peringatan Hari Indonesia Menabung ini menjadi momen penting dalam menanamkan budaya menabung dan literasi keuangan, dengan dukungan sinergis dari berbagai pihak demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan mandiri. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan langkah nyata menuju masa depan yang lebih cerah.
Menutup sambutan, Asli Nuriyadin turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memeriahkan Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. (MAF/KMF-SMR)

