Kajian Unmul Ungkap Peluang, Pemkot Samarinda Siapkan Strategi Baru Dongkrak DAU dan DAU dan DBH

Wali Kota Samarinda Andi Harun menindaklanjuti hasil Kajian Transfer Keuangan Daerah yang disusun Universitas Mulawarman

Sekretariat DaerahRabu, 8 Juli 2026 WANDAN DEWI MURIA SARI, A.Md
Kajian Unmul Ungkap Peluang, Pemkot Samarinda Siapkan Strategi Baru Dongkrak DAU dan DAU dan DBH
SAMARINDA.KOMINFONEWS – Pemerintah Kota Samarinda menindaklanjuti hasil Kajian Transfer Keuangan Daerah (TKD) yang disusun Universitas Mulawarman (Unmul) sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas fiskal daerah guna mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang berkelanjutan. Hal tersebut mengemuka dalam Penyampaian Presentasi Laporan Akhir Kajian TKD Kota Samarinda yang dipimpin Wali Kota Samarinda Andi Harun di Ruang Rapat Wali Kota Lantai II Balaikota Samarinda, Selasa (7/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, Andi Harun didampingi Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, Plh Sekda Ali Fitri Noor yang juga Asisten III, Asisten II sekaligus Plt Kepala Bapperida Marnabas Patiroy, Kepala BPKAD Ananta Fathurazzi, Kepala DPMPTSP Desy Damayanti, Plt Kepala Dinas PUPR Hendra Kusuma, Plh Kepala Bapenda Fitria Wahyuni, Ketua TWAP Samarinda Syaparuddin, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait. Sementara itu, tim Kajian TKD Unmul yang diketuai Dr Aji Sofyan Effendi bersama Ryan Hilmawan dan Alan Smith memaparkan hasil kajian yang telah disusun menggunakan berbagai sumber data serta pendekatan ilmiah untuk memotret kondisi fiskal Kota Samarinda dan proyeksinya ke depan. Kajian tersebut menyoroti pentingnya transfer pemerintah pusat sebagai salah satu komponen yang berpengaruh terhadap kapasitas fiskal daerah. Selain itu, tim kajian juga menyampaikan sejumlah rekomendasi yang dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan pembangunan, memperkuat kinerja fiskal, serta meningkatkan efektivitas perencanaan dan penganggaran daerah. Ketua Tim Kajian TKD Unmul, Dr Aji Sofyan Effendi, mengatakan hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Pemerintah Kota Samarinda dalam menyusun langkah-langkah strategis menghadapi berbagai tantangan fiskal di masa mendatang. Menurutnya, kajian tersebut juga memberikan gambaran mengenai peluang yang dapat dioptimalkan daerah dalam memperkuat kapasitas fiskal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Menanggapi paparan tersebut, Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan pentingnya menjadikan hasil kajian sebagai bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan yang lebih terukur. Ia meminta seluruh perangkat daerah memperkuat sinergi, kualitas perencanaan, serta tata kelola data agar berbagai kebijakan pembangunan dapat disusun berdasarkan informasi yang akurat dan relevan dengan kebutuhan daerah. Andi Harun menilai penguatan kapasitas fiskal daerah memerlukan kerja bersama seluruh perangkat daerah, baik melalui peningkatan kualitas perencanaan, penguatan basis data, maupun optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki Kota Samarinda. “Hasil kajian ini memberikan banyak masukan dan perspektif yang penting bagi pemerintah daerah. Ini menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk memperkuat langkah-langkah yang telah dan akan kita lakukan ke depan,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi tim kajian dari Universitas Mulawarman yang telah menyusun kajian secara komprehensif sehingga dapat membantu pemerintah daerah melihat berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi dalam pengelolaan fiskal daerah. Andi Harun mengaku memperoleh banyak masukan penting dari hasil kajian yang dipaparkan tim Unmul. Menurutnya, paparan tersebut membantu pemerintah daerah melihat berbagai aspek yang masih perlu diperkuat dalam upaya meningkatkan kapasitas fiskal daerah. “Saya sudah mendapatkan banyak insight dari penjelasan yang disampaikan. Saya akhirnya bisa melihat lebih jelas bagian-bagian yang perlu kita benahi. Saya tidak akan tahu itu kalau tidak mendapatkan paparan seperti ini,” katanya. Sambil berseloroh, Andi Harun menyebut hasil kajian tersebut akan menjadi bekal bagi pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan internal yang lebih terarah. “Setelah dapat paparan seperti ini, besok saatnya saya ‘mukul’ mereka,” ujarnya yang langsung disambut tawa peserta rapat. Ia menjelaskan, yang dimaksud adalah mendorong seluruh perangkat daerah agar bekerja lebih serius dan terukur dalam menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang telah disampaikan. “Supaya kita makin kuat, makin baik, dan semakin banyak peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan Kota Samarinda,” pungkasnya.(LETA/DON/KMF-SMR.FOTO: TOMMY DOKPIM) Tampilkan lebih sedikit
Sumber Informasi
setda.samarindakota.go.id
Buka Sumber Asli

Apakah halaman ini bermanfaat?

Masukan Anda membantu kami memperbaiki konten.