Wawali Samarinda Siap Dampingi Enam Peserta PKN II Jalankan Proyek Perubahan

Wakil Wali Kota Samarinda H Saefuddin Zuhri mengikuti secara virtual kegiatan Pengantar Pembangunan Komitmen Bersama

Sekretariat DaerahSelasa, 23 Juni 2026 WANDAN DEWI MURIA SARI, A.Md
Wawali Samarinda Siap Dampingi Enam Peserta PKN II Jalankan Proyek Perubahan
SAMARINDA.KOMINFONEWS.Wakil Wali Kota Samarinda H Saefuddin Zuhri mengikuti secara virtual kegiatan Pengantar Pembangunan Komitmen Bersama dan Penugasan Mentor Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan X, Senin (22/6/2026). Didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Fiona Citrayani, siang itu Wawali mendengarkan arahan dari Kepala Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik (Pusjar SKPP) pada Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr Rahmat, yang menyampaikan bahwa terdapat enam peserta dari lingkungan Pemerintah Kota Samarinda yang akan menjalankan proyek perubahan sebagai bagian dari rangkaian pelatihan kepemimpinan. Keenam peserta tersebut merupakan pejabat eselon II di lingkungan Pemkot Samarinda, yakni Sekretaris Daerah Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Fiona Citrayani, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Yuyum Puspitaningrum, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Cahya Ernawan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Yosua Laden, serta Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Mochammad Arif Surocman. Menurut Rahmat, proyek perubahan yang disusun para peserta diharapkan selaras dengan visi dan arah pembangunan Kota Samarinda sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dengan demikian, setiap proyek dapat saling mendukung dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kinerja pemerintah daerah. “Nantinya pada 24 hingga 27 Juni para peserta akan melakukan konsultasi dengan mentor, dalam hal ini Wakil Wali Kota Samarinda, sebelum mengikuti seminar proyek perubahan,” ujar Rahmat. Tahapan berikutnya sambung dia adalah klasikal kedua pada awal Juli, dilanjutkan implementasi proyek perubahan di unit kerja masing-masing hingga September 2026. Seluruh rangkaian pelatihan akan ditutup melalui klasikal akhir pada 22–24 September 2026 di Samarinda. Ia berharap proses pembelajaran yang dijalani para peserta mampu menghasilkan inovasi dan perubahan yang relevan dengan kebutuhan organisasi serta dapat diimplementasikan dalam pelayanan publik. Karena itu, Rahmat meminta dukungan penuh dari Wakil Wali Kota sebagai mentor agar pelatihan kepemimpinan tersebut mampu melahirkan indikator perubahan yang berdampak dan berkelanjutan. “Harapannya, hasil dari latihan kepemimpinan ini tidak berhenti pada proses pembelajaran, tetapi dapat berlanjut menjadi peningkatan kinerja pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Samarinda H Saefuddin Zuhri menyatakan kesiapannya untuk mendampingi dan memberikan arahan kepada para peserta selama proses penyusunan proyek perubahan. Sebagai mentor, Saefuddin meminta para peserta aktif berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait agar data dan informasi yang dibutuhkan dalam penyusunan proyek dapat diperoleh secara optimal. “Jangan sampai tiba-tiba datang tanpa koordinasi. Bangun komunikasi lebih dulu dengan OPD terkait agar prosesnya berjalan lancar. Keaktifan peserta juga menjadi bagian dari penilaian,” ujar Saefuddin. Ia berharap proyek perubahan yang dihasilkan tidak hanya memenuhi kebutuhan akademik pelatihan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi Pemerintah Kota Samarinda dan masyarakat luas melalui peningkatan kualitas pelayanan publik.(FER/KMF.SMR|FOTO.CRIS.DOKPIM) Tampilkan lebih sedikit
Sumber Informasi
setda.samarindakota.go.id
Buka Sumber Asli

Apakah halaman ini bermanfaat?

Masukan Anda membantu kami memperbaiki konten.