Gotong Royong Massif Akhir Pekan Menjelma Gerakan Samarinda Bersih, Dari Poros Samarinda–Bontang hingga Drainase Permukiman

Gotong Royong Massif Akhir Pekan Menjelma Gerakan Samarinda Bersih, Dari Poros Samarinda–Bontang hingga Drainase Permukiman

Dinas Komunikasi dan InformatikaSenin, 13 Juli 2026MAF
Gotong Royong Massif Akhir Pekan Menjelma Gerakan Samarinda Bersih, Dari Poros Samarinda–Bontang hingga Drainase Permukiman

AMARINDA, KOMINFONEWS – Gerakan gotong royong yang dilaksanakan secara serentak setiap akhir pekan di berbagai wilayah Kota Samarinda terus berkembang menjadi gerakan kolektif menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat kepedulian terhadap fasilitas publik. Tidak hanya menyasar sampah di jalan-jalan utama kota, aksi yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha hingga generasi muda itu juga menyentuh persoalan drainase, pengendalian banjir, hingga edukasi pengelolaan sampah.

Di Kecamatan Samarinda Utara, Gerakan Samarinda Bersih diwujudkan melalui aksi pembersihan sampah di bahu Jalan Poros Samarinda–Bontang kawasan Kebun Raya Samarinda, Kelurahan Tanah Merah, Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan massif yang berlangsung serentak di sejumlah wilayah kota sepanjang akhir pekan.

Camat Samarinda Utara, Mohammad Joni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Samarinda agar seluruh wilayah melakukan pembersihan sampah di sepanjang jalur Poros Samarinda–Bontang sesuai wilayah tanggung jawab masing-masing.

“Tujuannya untuk mendorong partisipasi aktif seluruh ASN dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, sekaligus melaksanakan tugas dari Bapak Wali Kota untuk membersihkan sampah di jalur Samarinda–Bontang sesuai wilayah masing-masing,” ujarnya.

Aksi bersih-bersih di kawasan Kebun Raya Samarinda melibatkan pegawai Kelurahan Tanah Merah, mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani), dan warga setempat. Dari kegiatan tersebut berhasil dikumpulkan sekitar 10 kantong plastik besar berisi sampah yang sebelumnya berserakan di sepanjang bahu jalan.

Menurut Joni, ruas Poros Samarinda–Bontang merupakan salah satu akses utama menuju dan dari airport APT Pranoto Samarinda yang setiap hari dilalui masyarakat maupun wisatawan. Karena itu, kebersihan kawasan tersebut menjadi perhatian bersama agar memberikan kesan positif bagi setiap orang yang melintas.

Sementara itu, semangat gotong royong juga terlihat di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir. Selain kerja bakti lingkungan dalam rangka Gerakan Indonesia Asri di RT 11, pemerintah kelurahan bersama masyarakat dan pihak swasta melakukan pengerukan sedimentasi serta perbaikan drainase di RT 30 yang berada di sekitar kawasan depan RS Bhayangkara.

Lurah Simpang Tiga, Yulian, menjelaskan kerja bakti lingkungan tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan kawasan permukiman, tetapi juga sebagai langkah pencegahan penyakit, khususnya demam berdarah dengue (DBD), menyusul adanya warga yang sebelumnya terpapar penyakit tersebut.

“Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga untuk memberantas sarang nyamuk karena sebelumnya ada warga yang terkena DBD,” jelasnya.

Untuk kegiatan pengerukan drainase, Yulian menerangkan pekerjaan dilakukan mulai dari jalur drainase di samping hingga depan RS Bhayangkara. Langkah tersebut dinilai penting karena saluran tersebut menjadi jalur utama aliran air menuju muara sehingga perlu dinormalisasi agar berfungsi optimal.

Menurutnya, lokasi tersebut diprioritaskan karena setiap kali hujan, rumah sekaligus warung milik seorang warga kurang mampu yang berada di kawasan tersebut kerap terdampak genangan.

“Harapannya aliran air menjadi lebih lancar sehingga dapat mengurangi potensi genangan yang selama ini terjadi,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, dukungan penuh diberikan oleh PT Aryanto Karya Samawa melalui penyediaan alat berat, tenaga kerja, hingga pembiayaan pembangunan dinding drainase dan perbaikan jembatan. Bahkan perusahaan tersebut juga berencana melakukan pembersihan jalur aliran air yang melintasi Jalan H.A.M. Rifaddin melalui penyemprotan gorong-gorong pada jalur poros.

Yulian menilai kolaborasi pemerintah dan sektor swasta menjadi contoh nyata sinergi dalam penanganan banjir di lingkungan permukiman. Ia berharap langkah serupa dapat diikuti perusahaan lain yang memiliki sumber daya dan alat berat untuk membantu normalisasi drainase di kawasan rawan banjir.

“Masih banyak drainase yang perlu dibenahi dan dibersihkan, terutama di wilayah yang menjadi langganan banjir. Karena itu kami berharap semakin banyak pihak yang turut berkontribusi,” ungkapnya.

Di Kecamatan Samarinda Ilir, Gerakan Samarinda Bersih diwujudkan melalui kegiatan gotong royong dan edukasi pengelolaan sampah di kawasan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Jalan Jelawat. Camat Samarinda Ilir, La Uje, bersama jajaran kecamatan melaksanakan aksi kebersihan sekaligus penertiban warga di sekitar TPS Jalan Jelawat Gang 1 dan Gang 10.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menegakkan Peraturan Wali Kota Samarinda Nomor 18 Tahun 2022 tentang Pengawasan dan Penerapan Sanksi Administratif Pengelolaan Sampah.

Selain membersihkan lingkungan sekitar TPS, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar membuang sampah sesuai ketentuan waktu yang telah ditetapkan, yakni mulai pukul 18.00 hingga 06.00 Wita.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan disiplin warga dalam pengelolaan sampah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan perkotaan secara berkelanjutan.

Berbagai kegiatan yang berlangsung di sejumlah kecamatan tersebut menunjukkan bahwa gotong royong akhir pekan kini telah berkembang menjadi gerakan bersama yang menyatukan pemerintah, masyarakat, kalangan akademisi, dan sektor swasta dalam menjaga lingkungan Kota Samarinda. Dari pembersihan jalan utama, normalisasi drainase hingga edukasi pengelolaan sampah, seluruh upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen mewujudkan Samarinda yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya.(DON/KMF-SMR)

Sumber Informasi
diskominfo.samarindakota.go.id
Buka Sumber Asli

Apakah halaman ini bermanfaat?

Masukan Anda membantu kami memperbaiki konten.