Altar Pergamon

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Rekonstruksi Altar Pergamon di Museum Pergamon di Berlin
Tampak samping
Denah akropolis Pergamon tahun 1881 karya Carl Humann

Altar Pergamon (Yunani Kuno: Βωμός τῆς Περγάμου) merupakan sebuah bangunan monumental yang didirikan pada masa pemerintahan raja Yunani Kuno Eumenes II dari Imperium Pergamon pada paruh pertama abad ke-2 SM, di salah satu teras akropolis Pergamon di Asia Kecil (kini wilayah Turki). Bangunan ini disebut sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno dalam tiga daftar klasik yang diketahui.[1]

Struktur bangunan ini memiliki lebar 3.574 meter (11.725 ft 9 in) dan kedalaman 334 meter (1.095 ft 10 in); tangga utama di bagian depan saja hampir mencapai lebar 20 meter (66 ft). Bagian alasnya dihiasi oleh sebuah friese dengan relief tinggi yang menggambarkan pertempuran antara para Raksasa dan dewa-dewa Olimpus yang dikenal sebagai Gigantomakhia. Selain itu terdapat sebuah fris relief tinggi kedua yang lebih kecil dan kurang terawat, terletak pada dinding halaman bagian dalam yang mengelilingi altar api utama di tingkat atas bangunan, tepat di puncak tangga. Dalam rangkaian adegan yang berurutan, fris ini menggambarkan peristiwa-peristiwa dari kehidupan Telephus, pendiri legendaris kota Pergamon serta putra dari pahlawan Herakles dan Auge, salah seorang putri raja Tegean Aleus.

Pada tahun 1878, insinyur Jerman Carl Humann memulai penggalian resmi di akropolis Pergamon, suatu upaya yang berlangsung hingga tahun 1886. Panel-panel relief dari Altar Pergamon kemudian dipindahkan ke Berlin, tempat panel-panel tersebut dipamerkan di Museum Pergamon.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Roscher, Wilhelm Heinrich (1906). "d) Die sieben Weltwunder (θεάματα, ἔργα μεγάλα)". Die Hebdomadenlehren der griechischen Philosophen und Aerzte (dalam bahasa Jerman). Teubner. hlm. 186–193. Diakses tanggal 2025-04-20.

Bacaan lanjutan

[sunting | sunting sumber]
  • Bilsel, Can. 2012. Antiquity On Display: Regimes of the Authentic In Berlin's Pergamon Museum. Oxford: Oxford University Press.
  • De Grummond, Nancy Thomson, and Brunilde Sismondo Ridgway. 2000. 'From Pergamon to Sperlonga: Sculpture and Context. Berkeley: University of California Press.
  • Dreyfus, Renée, and Ellen Schraudolph. 1996. Pergamon: The Telephos Frieze From the Great Altar. San Francisco: Fine Arts Museums of San Francisco.
  • Kahl, Brigitte. 2010. Galatians Re-Imagined: Reading with the Eyes of the Vanquished. Minneapolis: Fortress Press.
  • Pollitt, J. J. 2002. Art in the Hellenistic age. Cambridge, UK, and New York: Cambridge Univ. Press.
  • Ridgway, Brunilde Sismondo. 2000. Hellenistic sculpture. Vol. 2, The styles of ca. 200–100 B.C. Madison: Univ. of Wisconsin Press.
  • Smith, R. R. 1991. Hellenistic sculpture: A handbook. World of Art. London and New York: Thames & Hudson.

39°07′52″N 27°11′02″E / 39.131051°N 27.183931°E / 39.131051; 27.183931

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda
Kontak
© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)