Antimon tetroksida
α-Sb2O4
| |
| Nama | |
|---|---|
| Nama IUPAC
Antimon(III,V) oksida
| |
| Penanda | |
| ChemSpider | |
| Nomor EC | |
PubChem CID
|
|
| Nomor RTECS | {{{value}}} |
| UNII | |
CompTox Dashboard (EPA)
|
|
| Sifat | |
| SbO2; Sb2O4 | |
| Massa molar | 153,7588; 307.5176 g/mol |
| Penampilan | Padatan putih |
| Densitas | 6,64 g/cm3 (bentuk ortorombik) [1] |
| Titik lebur | > 930 °C (1.710 °F; 1.200 K) (terdekomposisi) |
| Titik didih | terdekomposisi |
| Tak larut | |
| Indeks bias (nD) | 2,0 |
| Struktur | |
| Ortorombik | |
| Bahaya | |
| Batas imbas kesehatan AS (NIOSH): | |
PEL (yang diperbolehkan)
|
TWA 0,5 mg/m3 (sebagai Sb)[2] |
REL (yang direkomendasikan)
|
TWA 0,5 mg/m3 (sebagai Sb)[2] |
| Senyawa terkait | |
Senyawa terkait
|
Antimon trioksida Antimon pentoksida |
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |
| Referensi | |
Antimon tetroksida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia Sb2O4. Senyawa ini, yang terdapat sebagai mineral servantit,[3] memiliki warna putih tetapi berubah menjadi kuning setelah dipanaskan. Senyawa ini, dengan rumus empiris SbO2, disebut antimon tetroksida untuk menandakan keberadaan dua jenis pusat Sb.[4]

Pembentukan dan struktur
[sunting | sunting sumber]Senyawa ini terbentuk ketika Sb2O3 dipanaskan di udara:[5]
- Sb2O3 + 0,5 O2 → Sb2O4 ΔH = −187 kJ/mol
Pada suhu 800 °C, antimon pentoksida akan kehilangan oksigen untuk menghasilkan senyawa ini:
- Sb2O5 → Sb2O4 + 0,5 O2 ΔH = −64 kJ/mol
Senyawa ini memiliki valensi campuran, yang mengandung pusat Sb(V) dan Sb(III). Dua polimorf diketahui, satu berbentuk ortorombik (ditunjukkan dalam kotak info) dan satu lagi berbentuk monoklinik.[1] Kedua bentuk tersebut memiliki pusat Sb(V) oktahedral yang tersusun dalam lembaran dengan pusat Sb(III) terdistorsi yang terikat pada empat oksida.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ a b Amador, J.; Puebla, E. Gutierrez; Monge, M. A.; Rasines, I.; Valero, C. Ruiz (1988). "Diantimony Tetraoxides Revisited". Inorganic Chemistry. 27 (8): 1367–1370. doi:10.1021/ic00281a011.
- ^ a b "NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards #0036". National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH).
- ^ "Cervantite". Webminerals. Diakses tanggal 7 Juli 2025.
- ^ Greenwood, Norman N.; Earnshaw, A. (1997), Chemistry of the Elements (Edisi 2), Oxford: Butterworth-Heinemann, hlm. 576, ISBN 0-7506-3365-4 Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^ Holleman, A. F.; Wiberg, E. "Inorganic Chemistry" Academic Press: San Diego, 2001. ISBN 0-12-352651-5.