Bengawan Solo (lagu)
| "Bengawan Solo" | |
|---|---|
| Lagu oleh Gesang | |
| Dirilis | 1940 |
| Genre | Keroncong |
| Pencipta | Gesang |
"Bengawan Solo" adalah sebuah lagu karya Gesang yang menceritakan tentang aliran Sungai Bengawan Solo.[1] Gesang menciptakan lagu ini pada tahun 1940 pada saat Gesang berumur 23 tahun.[2][3] Selain terkenal di Indonesia, lagu ini merupakan lagu yang terkenal di seluruh Asia semenjak diperkenalkan oleh para tentara Jepang.[4][5] Sejak saat itu, Bengawan Solo menjadi lagu favorit di Jepang yang dinyanyikan oleh banyak musisi Jepang.[6][7] Pada tahun 2025, lagu Bengawan Solo yang berasal dari Kota Surakarta, Jawa Tengah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.[8]
Versi lainnya
[sunting | sunting sumber]| "Bengawan Solo" | |
|---|---|
Stiker label singel "Bengawan Solo" | |
| Singel oleh Oslan Husein | |
| Sisi-A | "Lenggang Kangkung" |
| Dirilis | 1959 |
| Format | Piringan 10" |
| Genre | Keroncong |
| Durasi | 2:58 |
| Label | Irama L. 564-134 |
| Pencipta | Gesang |
- Oslan Husein diiringi orkes Teruna Ria pimpinan Zaenal Arifin menyanyikan lagu "Bengawan Solo" yang dirilis pada tahun 1959. Versi daur ulang dari Oslan Husein tersebut ditempatkan pada peringkat ke-11 dalam daftar "150 Lagu Indonesia Terbaik" versi majalah Rolling Stone Indonesia yang diterbitkan pada edisi #56 bulan Desember 2009.[9]
- Bing Slamet dan Titiek Puspa diiringi orkes Irama pimpinan Jack Lesmana menyanyikan lagu "Bengawan Solo" pada album Mari Bersuka Ria dengan Irama Lenso pada tahun 1965.[10]
Versi bahasa asing
[sunting | sunting sumber]Selain dinyanyikan dalam bahasa Jepang, lagu Bengawan Solo juga dinyanyikan dalam bahasa lain, seperti Inggris, Belanda, Tionghoa, Korea, Swedia, Polandia, Rusia, Vietnam dan Khmer.[11]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ "Bengawan Solo". Asia Education Foundation. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-12. Diakses tanggal 29 April 2014.
- ^ "Pencipta Bengawan Solo berpulang". BBC News Indonesia. 2010-05-20. Diakses tanggal 2026-01-15.
- ^ Syamsu, Bondan (2020-01-28). "Bengawan Solo: How an Indonesian folk song became the post-WWII Asian Zeitgeist". Broadly Specific (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-02-05.
- ^ antaranews.com (2024-08-06). "Lirik lagu "Bengawan Solo" karya legendaris Gesang Martohartono". Antara News. Diakses tanggal 2026-02-05.
- ^ "Bengawan Solo Ciptaan Gesang Mengalir Populer Sampai Jepang dan Korea Selatan". Tempo. 1 Oktober 2021 | 17.20 WIB. Diakses tanggal 2026-02-05.
- ^ "Perjalanan Gesang Sang Maestro Keroncong Mengalir Sampai Jauh". Tempo. 2 Oktober 2022 | 05.05 WIB. Diakses tanggal 2026-01-15.
- ^ Fitria, Putri (2023-02-13). Kamus Sejarah dan Budaya Indonesia. Nuansa Cendekia. hlm. 60. ISBN 978-602-350-207-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ "Dari 'Lir-Ilir' hingga Mi Ongklok, 57 Budaya Jateng Diakui sebagai WBTbI 2025". JATENGPROV.GO.ID. 2025-10-13. Diakses tanggal 2025-12-21.
- ^ "150 Lagu Indonesia Terbaik". Rolling Stone Indonesia (dalam bahasa Indonesia) (56). Jakarta. Desember 2009. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ^ Mari Bersuka Ria dengan Irama Lenso. Orkes Irama. Irama. 1965. Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link)
- ^ "Bengawan Solo Ciptaan Gesang Mengalir Populer Sampai Jepang dan Korea Selatan". Tempo. 1 Oktober 2021 | 17.20 WIB. Diakses tanggal 2026-01-15.