Bentrokan Kalibata 2025

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Bentrokan Kalibata 2025
Tanggal11 Desember 2025 (2025-12-11)
WaktuDimulai sekitar pukul 15.30 WIB (Pengeroyokan); berlanjut sekitar 18.40 WIB (Bentrokan) (WIB)
DurasiBeberapa jam
LokasiJalan Raya Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan
Nama lainInsiden Kalibata
JenisPengeroyokan, Kerusuhan, Bentrokan Antarkelompok
PenyebabDugaan penarikan paksa kendaraan bermotor (penagihan utang)
Motif
  • Pengeroyokan Awal: Diduga membantu pengendara motor yang dihentikan.
  • Bentrokan Lanjutan: Diduga balas dendam rekan-rekan korban pengeroyokan.
Peserta/Pihak terlibatDua kelompok massa tak dikenal (salah satunya diduga rekan-rekan debt collector)
HasilSituasi berhasil dikendalikan aparat keamanan, penyelidikan kepolisian berlanjut.
Tewas1 (korban pengeroyokan)
Cedera1 luka berat (korban pengeroyokan)
Kerugian harta bendaBeberapa warung/tenda pedagang kaki lima dan satu sepeda motor dibakar/dirusak
PenyelidikanDitangani oleh Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan
TersangkaMasih dalam penyelidikan (Lidik)
Kekuatan PengamananBrimob, Dit Samapta Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan
Pihak TerlibatDebt collector (Mata Elang), Pengendara motor, Kelompok massa tak dikenal

Bentrokan Kalibata 2025 (atau dikenal juga sebagai Insiden Kalibata) adalah serangkaian peristiwa kekerasan yang terjadi di Jalan Raya Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada hari Kamis, 11 Desember 2025.[1] Peristiwa ini meliputi pengeroyokan dua orang penagih utang (debt collector atau "mata elang") yang berujung pada kematian satu korban, dan disusul oleh aksi bentrokan, perusakan, dan pembakaran warung oleh kelompok massa dalam skala besar.[2]

Insiden ini mendapat perhatian publik dan kepolisian tingkat regional karena eskalasi kekerasan yang cepat, mengganggu ketertiban umum dan lalu lintas, serta melibatkan pengerahan aparat keamanan dalam jumlah besar.[3]

Kronologi

[sunting | sunting sumber]

Insiden ini terjadi dalam dua gelombang terpisah: pengeroyokan awal pada sore hari dan bentrokan lanjutan pada malam hari.[4]

Pengeroyokan Awal

[sunting | sunting sumber]

Peristiwa pengeroyokan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di area parkiran kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.[5]

Dua orang debt collector (matel) dilaporkan menghentikan seorang pengendara sepeda motor.[6] Menurut keterangan saksi, tak lama setelah penghentian, sebuah mobil berhenti di belakang mereka, dan beberapa orang keluar dari mobil tersebut.[7] Kelompok ini, yang diperkirakan berjumlah empat hingga lima orang, langsung mengeroyok kedua debt collector secara sporadis.[8]

Akibat serangan tersebut, kedua korban ambruk. Pelaku kemudian menyeret korban ke tepi jalan. Satu korban dipastikan meninggal dunia di lokasi, sementara korban lainnya menderita luka berat dan dilarikan ke Rumah Sakit Budhi Asih, Cawang, Jakarta Timur.[9]

Para pelaku pengeroyokan segera melarikan diri dari lokasi kejadian, begitu pula dengan pemotor yang sempat dihentikan oleh korban.[10] Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly membantah dugaan penembakan, menegaskan bahwa korban tewas akibat pengeroyokan.[11]

Bentrokan dan Perusakan Massal

[sunting | sunting sumber]

Pada malam harinya, sekitar pukul 18.40 WIB, terjadi bentrokan antarkelompok yang dipicu oleh insiden pengeroyokan sore. Aksi ini terjadi di lokasi yang berdekatan dengan tempat kejadian pengeroyokan awal, yaitu di seberang TMP Kalibata.

Kapolres Metro Jakarta Selatan mengidentifikasi aksi perusakan ini dilakukan oleh kelompok yang diduga merupakan rekan-rekan dari korban debt collector yang tewas. Diperkirakan 80 hingga 100 orang datang secara tiba-tiba dan terlibat dalam aksi penyerangan yang merusak fasilitas umum.

Aksi yang bermula dari adu mulut ini meningkat menjadi perusakan masif, antara lain:

  • Perusakan tenda dan warung milik pedagang kaki lima (PKL) yang berada di pinggir jalan.
  • Pembakaran sejumlah warung dan sepeda motor milik pengemudi ojek daring (ojol).
  • Perusakan kaca pos keamanan dan kios di sekitar lokasi.

Meskipun bentrokan ini tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil yang ditimbulkan dilaporkan cukup signifikan.

Dampak dan penanganan

[sunting | sunting sumber]

Insiden kekerasan dan bentrokan ini menyebabkan gangguan serius terhadap ketertiban umum di wilayah tersebut.

Pihak kepolisian sempat menutup akses Jalan Raya Kalibata menuju Jalan Dewi Sartika untuk mengendalikan situasi dan mencegah eskalasi. Penutupan jalan ini menyebabkan kemacetan parah dan penumpukan kendaraan di sekitar area Pancoran.

Untuk mengamankan lokasi, Kepolisian Daerah Metro Jaya mengerahkan personel gabungan dari Brimob, Direktorat Samapta Polda Metro Jaya, dan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan. Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono bahkan turun langsung ke lokasi kejadian untuk memimpin penyisiran dan memastikan situasi kembali kondusif.

Polisi menyatakan bahwa motif pengeroyokan awal dan keterkaitan antara pengendara motor yang dihentikan dengan para pelaku pengeroyokan masih dalam penyelidikan. Selain itu, kepolisian berjanji akan membantu korban pemilik warung yang mengalami kerugian materiil akibat perusakan massal tersebut.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Noviansah, Wildan. "Pengeroyokan 'Matel' Picu Bentrokan di Kalibata, Para Pelaku Diburu Polisi". detiknews. Diakses tanggal 2025-12-12.
  2. ^ antaranews.com (2025-12-11). "Polisi buru pelaku pengeroyokan penagih utang di Kalibata". Antara News. Diakses tanggal 2025-12-12.
  3. ^ Okezone (2025-12-12). "Kronologi Debt Collector Tewas Mengenaskan Dikeroyok di Kalibata : Okezone News". https://news.okezone.com/. Diakses tanggal 2025-12-12.
  4. ^ Liputan6.com (2025-12-11). "Detik-detik Debt Collector di Kalibata Diseret dan Dikeroyok hingga Tewas". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-12-12. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  5. ^ "Kronologi 2 Debt Collector Dikeroyok Orang Tak Dikenal di Kalibata hingga 1 Meninggal". merdeka.com. 2025-12-11. Diakses tanggal 2025-12-12.
  6. ^ "Bentrokan 2 Kelompok di Kalibata Jakarta Selatan, Ada Korban Meninggal hingga Luka Berat". Wartakotalive.com. Diakses tanggal 2025-12-12.
  7. ^ "Bentrok di Kalibata Jaksel: 1 Debt Collector Tewas Dikeroyok, Korban Lainnya Kritis". Tribunjakarta.com. Diakses tanggal 2025-12-12.
  8. ^ BeritaSatu.com. "Polisi Buru Perusuh di Kalibata". beritasatu.com. Diakses tanggal 2025-12-12.
  9. ^ Liputan6.com (2025-12-12). "Alasan Massa Bakar Warung Usai Pengeroyokan di Kalibata yang Tewaskan Mata Elang". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-12-12. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  10. ^ Syarifudin, Taufiq. "Cerita Karyawan Kios 'Hampir Jadi Sate' Saat Ricuh Matel Tewas di Kalibata". detiknews. Diakses tanggal 2025-12-12.
  11. ^ "7 Fakta Mencekam Rusuh Kalibata: 2 Nyawa Matel Melayang, 100 Orang Mengamuk Brutal". suara.com. Diakses tanggal 2025-12-12.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda
Kontak
© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)