Bismutina

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Bismutina
Rumus kerangka bismutina
Model pengisian ruang bismutina
  Bismut, Bi
  Hidrogen, H
Nama
Nama IUPAC
Bismutana
Nama lain
Bismut trihidrida
Hidrogen bismutida
Bismina
Trihidridobismut
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/Bi.3H N
    Key: BPBOBPIKWGUSQG-UHFFFAOYSA-N N
  • InChI=1/Bi.3H/rBiH3/h1H3
    Key: BPBOBPIKWGUSQG-PVKOQVOWAF
  • [BiH3]
Sifat
BiH3
Massa molar 212,00 g/mol
Penampilan Gas nirwarna
Densitas 0,008665 g/mL (20 °C)
Titik didih 16,8 °C (62,2 °F; 289,9 K) (diekstrapolasi)
Asam konjugat Bismutonium
Struktur
Piramida trigonal
Senyawa terkait
Related hidrida
Amonia
Fosfina
Arsina
Stibina
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Bismutina (nama IUPAC: bismutana) adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia BiH3. Sebagai analog amonia (hidrida pniktogen) paling berat, BiH3 tidak stabil, akan terurai menjadi logam bismut jauh di bawah suhu 0 °C. Senyawa ini diperkirakan mengadopsi struktur piramida dengan sudut H–Bi–H sekitar 90°.[1]

Istilah bismutina juga dapat merujuk pada anggota keluarga spesies organobismut(III) yang memiliki rumus umum BiR3, dengan R adalah suatu substituen organik. Misalnya, Bi(CH3)3 adalah trimetilbismutina.

Pembuatan dan sifat

[sunting | sunting sumber]

BiH3 dibuat melalui redistribusi metilbismutina (BiH2Me):[2]

3 BiH2Me → 2 BiH3 + BiMe3

BiH2Me yang dibutuhkan, yang juga tidak stabil secara termal, dihasilkan melalui reduksi metilbismut diklorida, BiCl2Me dengan LiAlH4.[1]

Seperti yang ditunjukkan oleh perilaku SbH3, BiH3 tidak stabil dan akan terurai menjadi unsur-unsur penyusunnya menurut persamaan berikut:

2 BiH3 → 3 H2 + 2 Bi  Hof(gas) = −278 kJ/mol)

Metodologi yang digunakan untuk mendeteksi arsen ("uji Marsh") juga dapat digunakan untuk mendeteksi BiH3. Uji ini bergantung pada dekomposisi termal trihidrida ini menjadi cermin logam dari As, Sb, dan Bi yang tereduksi. Endapan ini dapat dibedakan lebih lanjut berdasarkan karakteristik kelarutannya yang khas: arsen larut dalam NaOCl, antimon larut dalam amonium polisulfida, dan bismut tahan terhadap kedua reagen tersebut.[2]

Penggunaan dan pertimbangan keselamatan

[sunting | sunting sumber]

Stabilitas BiH3 yang rendah menghalangi dampak kesehatan yang signifikan. BiH3 akan terurai dengan cepat jauh di bawah suhu kamar.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ a b W. Jerzembeck; H. Bürger; L. Constantin; L. Margulès; J. Demaison; J. Breidung; W. Thiel (2002). "Bismuthine BiH3: Fact or Fiction? High-Resolution Infrared, Millimeter-Wave, and Ab Initio Studies". Angew. Chem. Int. Ed. 41 (14): 2550–2552. doi:10.1002/1521-3773(20020715)41:14<2550::AID-ANIE2550>3.0.CO;2-B. PMID 12203530. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Januari 2013.
  2. ^ a b Holleman, A. F.; Wiberg, E. "Inorganic Chemistry" Academic Press: San Diego, 2001.ISBN 0-12-352651-5.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda
Kontak
© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)