Daftar Bupati Cirebon
Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
| Bupati Cirebon | |
|---|---|
Lambang Kabupaten Cirebon | |
| Pemerintah Kabupaten Cirebon | |
| Kediaman | Pendopo Bupati Cirebon Jl. R.A. Kartini No. 7 Kota Cirebon |
| Masa jabatan | 5 tahun dan dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan |
| Dibentuk | 1800 |
| Pejabat pertama | R. Sinuk (Muchamad) |
| Wakil | Wakil Bupati Cirebon |
| Situs web | cirebonkab |
Bupati Cirebon adalah politikus yang dipilih untuk bertanggung jawab dalam mengatur dan mengelola pemerintahan Kabupaten Cirebon, sebagai bagian dari sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia.
Berikut adalah daftar Bupati Cirebon yang pernah menjabat sejak jabatan ini dibentuk hingga saat ini.
| No | Potret | Bupati | Partai | Awal | Akhir | Prd. | Ket. | Wakil Bupati | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| R. Sinuk (Muchamad) | 1800 | 1808 | |||||||
| R.T. Natadiningrat | 1814 | 1816 | |||||||
| R.A. Kartadiningrat[1] | |||||||||
| Kiai Adipati Aria Soeraadiningrat | 1839 | 1856 | |||||||
| R.A.A. Soeradiredja | 1 Maret 1861 | 24 April 1883 | |||||||
|
R.A.A. Soeraadiningrat | 1 Juli 1883 | 6 Agustus 1902 | [4][5] | |||||
| R.A.A. Salmon Salam Soerjadiningrat | 19 Agustus 1902 | 10 Februari 1919 | [6][7] | ||||||
| R.M.A. Pandji Ariodinoto | 23 Februari 1920 | 28 November 1927 | [8][9] | ||||||
| Pangeran Ario Soeriadi | 2 April 1928 | 29 April 1943 | [10] | ||||||
| Pangeran Ario Soeriadi | 2 April 1928 | 29 April 1943 | [10] |
— | |||||
| R. T. Sewaka | 29 April 1943 |
15 Juli 1945 |
|||||||
|
R.T. Oemar Said | 15 Juli 1945 | [10] | ||||||
| Mr. R. Ma’mun Sumadipraja |
Juli 1947 | — | |||||||
| R. Sidik Bratadiredja | Desember 1947 | 1950 | |||||||
| R. Mochamad Michrod | 1950 | 1951 | |||||||
| R. Radi Martadinata | 1951 | 1954 | |||||||
| R. Moestofa Soerjadi | 1954 | 1956 | |||||||
| Machbub Badjurie | 1957 | 1958 | |||||||
| R. Harun Zainal Abidin | 1960 | 1965 | |||||||
| Kol. Inf. H. R. Anwar Soetisna |
1966 | 1973 | |||||||
| Kol. Inf. Hasan Soegandhi |
1973 | 1978 | |||||||
| Drs. H. Mr. Gunawan Bratasasmita |
1978 | 1983 | |||||||
| Kol. Caj. H. Memed Tohir |
1983 | 1988 | |||||||
| Kol. Art. H. Suwendho |
1988 | 1993 | |||||||
| Kol. Kav. H. Rachmat Djoehana |
1993 | 1998 | |||||||
| H. Sutisna S.H. |
1998 | 2003 | (2000–03) | ||||||
| Drs. H. Dedi Supardi M.M. |
10 Desember 2003 | 10 Desember 2008 | (2003) |
||||||
| 10 Desember 2008 | 10 Desember 2013 | (2008) |
|||||||
| Dr. H. Sunjaya Purwadi Sastra M.M., M.Si. |
19 Maret 2014 | 25 Oktober 2018 | (2013) |
(2014–17) | |||||
(2017–18) | |||||||||
| 17 Mei 2019 | 17 Mei 2019 | (2018) |
|||||||
| Drs. H. Imron Rosyadi M.Ag. |
1 Oktober 2019 | 17 Mei 2024 | (sejak 2021)[14] | ||||||
| 20 Februari 2025 | Petahana | (2024) |
|||||||
- Keterangan
- ^ Sebelumnya menjabat Bupati Majalengka.
- ^ Sebelumnya menjabat Bupati Majalengka
- ^ Sebelumnya menjabat Bupati Pemalang
- ^ Sebelumnya menjabat Bupati Purworejo
- ^ Sebelumnya menjabat Bupati Purworejo
- ^ Sebelumnya menjabat Bupati Majalengka
- ^ Diberhentikan sebagai bagian dari pembersihan antikomunis pasca Gerakan 30 September.
- ^ Sekretariat Bersama Golongan Karya bukan partai politik selama kurun waktu 1964 sampai 1998. Golkar adalah rumpun golongan karya yang membawahi beberapa Kelompok Induk Organisasi (KINO), termasuk Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang di antaranya adalah pegawai negeri sipil.[11] Pejabat ini dahulu merupakan seorang birokrat di Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia yang "dikaryakan" sebagai bupati sekaligus sebagai anggota Golkar.
- ^ Diberhentikan karena menjadi tersangka kasus korupsi, padahal sudah terpilih pada Pemilihan umum Bupati Cirebon 2018
- ^ Hanya 15 menit menjadi bupati lalu diberhentikan karena berstatus sebagai tersangka kasus korupsi saat pelantikan. Wakil Bupati Imron Rosyadi yang dilantik bersamaan saat itu langsung menjadi Plt. Bupati Cirebon
- ^ Diangkat secara resmi menjadi Bupati Cirebon Definitif oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil setelah sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt.). Pelantikan dilakukan bersamaan dengan pelantikan Wakil Bupati Indramayu[13]
Pengganti sementara
[sunting | sunting sumber]Dalam tumpuk pemerintahan, seorang kepala daerah yang mengajukan diri untuk cuti atau berhenti sementara dari jabatannya kepada pemerintah pusat, maka Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur menyiapkan penggantinya yang merupakan birokrat di pemerintah daerah atau bahkan wakil bupati, termasuk ketika posisi bupati berada dalam masa transisi. Berikut merupakan daftar pengganti sementara untuk jabatan Bupati Cirebon.
| Potret | Bupati | Awal | Akhir | Prd. | Definitif | Ket. | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| R. Djoko Sa’id Prawiro Widjojo (Penjabat) |
1956 | 1957 | Tidak diketahui | |||||
| R. Sulaeman Tanudiredja (Penjabat) |
1957 | 1957 | 17 | [Ket. 1] | ||||
| R. Kamar Suriawidjaya (Penjabat) |
1958 | 1960 | ||||||
| R. Soemioto (Penjabat) |
1965 | 1966 | ||||||
| Drs. H. Dudung Mulyana M.Si (Pelaksana Harian) |
10 Desember 2013 | 8 Januari 2014 | Transisi | |||||
| Drs. H. Daud Achmad (Penjabat) |
8 Januari 2014 | 19 Maret 2014 | [Ket. 4] | |||||
| Drs. H. Rahmat Sutrisno M.Si (Pelaksana Harian) |
26 Oktober 2018 | 19 November 2018 | (2013) |
Sunjaya Purwadi Sastra | ||||
| Dr. Ir. H. Dicky Saromi M.Sc. (Penjabat) |
19 November 2018 | 19 Maret 2019 | ||||||
| 19 Maret 2019 | 17 Mei 2019 | Transisi | ||||||
| Drs. H. Imron Rosyadi M.Ag. (Pelaksana Tugas) |
17 Mei 2019 | 1 Oktober 2019 | (2018) |
Sunjaya Purwadi Sastra | ||||
| Drs. H. Wahyu Mijaya S.H., M.Si. (Penjabat) |
17 Mei 2024 | 20 Februari 2025 | Transisi | |||||
- Keterangan
- ^ Berdasarkan hasil Pemilu 1957, PKI menduduki posisi pertama dan menguasai sepuluh kursi di DPRD Kabupaten Cirebon. Karenanya, Sulaeman terpilih menjadi bupati sebagai calon dari PKI. Meski begitu, memanasnya konflik antarfraksi di parlemen daerah membuat Sulaeman terpaksa turun dari jabatannya dan digantikan dengan Machbub Badjurie yang dipilih atas kesepakatan antarfraksi di DPRD Kabupaten Cirebon.[15]
- ^ Sekda Kabupaten Cirebon yang ditunjuk jadi Plt. Bupati Cirebon[16]
- ^ Staff Ahli Pemerintahan Gubernur Jawa Barat yang dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sesuai Kepmendagri Nomor 131.32-8049.[17] Masa jabatan maksimal 1 tahun atau sampai ditentukan Bupati Definitif
- ^ Diangkat karena kekosongan jabatan karena Pilbup berlangsung dua putaran[18][19]
- ^ Sekda Kabupaten Cirebon yang ditunjuk jadi Plh. Bupati Cirebon karena Bupati sebelumnya Sunjaya menjadi tersangka kasus korupsi[20]
- ^ Berlanjut menjadi Penjabat hingga pelantikan bupati definitif hasil Pemilihan umum Bupati Cirebon 2018
- ^ Wakil Bupati yang menjadi Pelaksana Tugas Bupati, karena Sunjaya (Bupati definitif) dinonaktifkan setelah 15 menit dilantik karena masih menjadi tersangka kasus OTT KPK[21]
- ^ Penjabat Bupati Cirebon menunggu hasil Pilkada Serentak 2024[22]
Lihat Pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ Staats almanak voor den jare 1823. Amsterdam: Van Cleef. 1823. hlm. 356. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Almanak voor Nederlandsch-Indië 1871. Batavia: Lands-drukkerij. 1871. hlm. 149. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ "Gevonden in Delpher - Bataviaasch handelsblad". www.delpher.nl (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2021-03-13.
- ^ Regeerings-almanak voor Nederlandsch-Indie 1898. Batavia: Landsdrukkerij. 1898. hlm. 168. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ "Gevonden in Delpher - Soerabaijasch handelsblad". www.delpher.nl (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2021-03-13.
- ^ Regeerings-almanak voor Nederlandsch-Indie 1919. Batavia: Landsdrukkerij. 1919. hlm. 172. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ "Gevonden in Delpher - De Preanger-bode". www.delpher.nl (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2021-03-13.
- ^ "Gevonden in Delpher - Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indië". www.delpher.nl (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2021-03-13.
- ^ "Gevonden in Delpher - De Indische courant". www.delpher.nl (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2021-03-13.
- ^ a b c d Kurasawa, Aiko (1993). Mobilisasi dan kontrol : studi tentang perubahan sosial di pedesaan Jawa, 1942-1945. Jakarta: Diterbitkan atas kerja sama Yayasan Karti Sarana dengan Penerbit PT Gramedia Widiasarana Indonesia. ISBN 979-553-261-8. OCLC 30065825.
- ^ "Golkar Bukan Hanya Milik Pegawai Negeri". Berita Yudha. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 1986-08-01. Diakses tanggal 2024-05-17.
- ^ "Pasangan Sunjaya–Tasiya Resmi Pimpin Kabupaten Cirebon". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-03-21. Diakses tanggal 2014-03-21.
- ^ "Ridwan Kamil Lantik Bupati Cirebon dan Wakil Bupati Indramayu". AyoBandung.com. Bandung. 1 Oktober 2019. Diakses tanggal 7 Oktober 2019.
- ^ Irwanto, Deny (10-02-2021). "Istri Sunjaya Dilantik Jadi Wakil Bupati Cirebon". Medcom.id. Diakses tanggal 11-02-2021.
- ^ Rofi'i, Ahmad Faiz (14 November 2025). "Machbub Badjurie: Bupati NU Pertama di Tengah Badai Politik Lokal". NU Online Jabar. Diakses tanggal 2 Mei 2026.
- ^ "Plt. Bupati Cirebon di kekosongan pemerintahan". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-11. Diakses tanggal 2014-01-11.
- ^ Berita tentang Kepmendagri Nomor 131.32-8049[pranala nonaktif permanen]
- ^ Daud Achmad Dilantik Jadi Pejabat Sementara Bupati Cirebon[pranala nonaktif permanen]
- ^ "Daud Achmad Pimpin Sementara Kabupaten Cirebon". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-11. Diakses tanggal 2014-01-11.
- ^ Gantikan Tugas Sunjaya, Sekda Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno Jabat Plh Bupati Cirebon [VIDEO]
- ^ Junita, Nancy (17 Mei 2019). Newswire (ed.). "15 Menit Jadi Bupati Lalu Diberhentikan, Imron Rosyadi Plt Bupati Cirebon". Bisnis.com. Diakses tanggal 17 Mei 2019.
- ^ "Wahyu Mijaya Resmi Dilantik Jadi Pj Bupati Cirebon". Pemkab Cirebon. 17-05-2024. Diakses tanggal 17-05-2024.

