Daftar Bupati Cirebon

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Bupati Cirebon
Lambang Kabupaten Cirebon
Petahana
Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag.

sejak 20 Februari 2025
Pemerintah Kabupaten Cirebon
KediamanPendopo Bupati Cirebon
Jl. R.A. Kartini No. 7 Kota Cirebon
Masa jabatan5 tahun dan dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan
Dibentuk1800
Pejabat pertamaR. Sinuk (Muchamad)
WakilWakil Bupati Cirebon
Situs webcirebonkab.go.id

Bupati Cirebon adalah politikus yang dipilih untuk bertanggung jawab dalam mengatur dan mengelola pemerintahan Kabupaten Cirebon, sebagai bagian dari sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia.

Berikut adalah daftar Bupati Cirebon yang pernah menjabat sejak jabatan ini dibentuk hingga saat ini.

Bupati Cirebon
No Potret Bupati Partai Awal Akhir Prd. Ket. Wakil Bupati
Masa Kolonial Belanda
1
R. Sinuk (Muchamad)
Nonpartisipan
1800 1808
1
2
R.T. Natadiningrat
Nonpartisipan
1814 1816
2
3
R.A. Kartadiningrat[1]
Nonpartisipan
3
4
Kiai Adipati Aria Soeraadiningrat
Nonpartisipan
1839 1856
4
5
R.A.A. Soeradiredja
Nonpartisipan
1 Maret 1861 24 April 1883
5
[2][3]
6
R.A.A. Soeraadiningrat
Nonpartisipan
1 Juli 1883 6 Agustus 1902
6
[Ket. 1]
[4][5]
7
R.A.A. Salmon Salam Soerjadiningrat
Nonpartisipan
19 Agustus 1902 10 Februari 1919
7
[Ket. 2]
[6][7]
8
R.M.A. Pandji Ariodinoto
Nonpartisipan
23 Februari 1920 28 November 1927
8
[Ket. 3]
[8][9]
9
Pangeran Ario Soeriadi
Nonpartisipan
2 April 1928 29 April 1943
9
[Ket. 4]
[10]
Masa Pendudukan Jepang
(9)
Pangeran Ario Soeriadi
Nonpartisipan
2 April 1928 29 April 1943
9
[Ket. 5]
[10]
10
R. T. Sewaka
Nonpartisipan
29 April 1943

15 Juli 1945

10
[10]
11
R.T. Oemar Said
Nonpartisipan
15 Juli 1945
11
[Ket. 6]
[10]
Masa Kemerdekaan
12
Mr.
R. Ma’mun Sumadipraja
PS
Juli 1947
12
13
R. Sidik Bratadiredja
Independen
Desember 1947 1950
13
14
R. Mochamad Michrod
Independen
1950 1951
14
15
R. Radi Martadinata
Independen
1951 1954
15
16
R. Moestofa Soerjadi
Independen
1954 1956
16
17
Machbub Badjurie
NU
1957 1958
17
18
R. Harun Zainal Abidin
PKI
1960 1965
18
[Ket. 7]
19
Kol. Inf. H.
R. Anwar Soetisna
ABRIAD
1966 1973
19
20
Kol. Inf.
Hasan Soegandhi
ABRIAD
1973 1978
20
21
Drs. H. Mr.
Gunawan Bratasasmita
Golkar
1978 1983
21
[Ket. 8]
22
Kol. Caj. H.
Memed Tohir
ABRIAD
1983 1988
22
23
Kol. Art. H.
Suwendho
ABRIAD
1988 1993
23
24
Kol. Kav. H.
Rachmat Djoehana
ABRIAD
1993 1998
24
25
H.
Sutisna
S.H.
PDI-P
1998 2003
25
Dedi Supardi
(2000–03)
26
Drs. H.
Dedi Supardi
M.M.
PDI-P
10 Desember 2003 10 Desember 2008
26
(2003)
Nur Asyik H. Syarif
10 Desember 2008 10 Desember 2013
27
(2008)
Ason Sukasa
27
Dr. H.
Sunjaya Purwadi Sastra
M.M., M.Si.
PDI-P
19 Maret 2014 25 Oktober 2018
28
(2013)
[12]
Tasiya Soemadi
(2014–17)
[Ket. 9]
Selly Andriany Gantina
(2017–18)
17 Mei 2019 17 Mei 2019
29
(2018)
[Ket. 10]
Imron Rosyadi
28
Drs. H.
Imron Rosyadi
M.Ag.
PDI-P
1 Oktober 2019 17 Mei 2024
[Ket. 11]
Wahyu Tjiptaningsih
(sejak 2021)[14]
20 Februari 2025 Petahana
30
(2024)
Agus Kurniawan Budiman
Keterangan
  1. ^ Sebelumnya menjabat Bupati Majalengka.
  2. ^ Sebelumnya menjabat Bupati Majalengka
  3. ^ Sebelumnya menjabat Bupati Pemalang
  4. ^ Sebelumnya menjabat Bupati Purworejo
  5. ^ Sebelumnya menjabat Bupati Purworejo
  6. ^ Sebelumnya menjabat Bupati Majalengka
  7. ^ Diberhentikan sebagai bagian dari pembersihan antikomunis pasca Gerakan 30 September.
  8. ^ Sekretariat Bersama Golongan Karya bukan partai politik selama kurun waktu 1964 sampai 1998. Golkar adalah rumpun golongan karya yang membawahi beberapa Kelompok Induk Organisasi (KINO), termasuk Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang di antaranya adalah pegawai negeri sipil.[11] Pejabat ini dahulu merupakan seorang birokrat di Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia yang "dikaryakan" sebagai bupati sekaligus sebagai anggota Golkar.
  9. ^ Diberhentikan karena menjadi tersangka kasus korupsi, padahal sudah terpilih pada Pemilihan umum Bupati Cirebon 2018
  10. ^ Hanya 15 menit menjadi bupati lalu diberhentikan karena berstatus sebagai tersangka kasus korupsi saat pelantikan. Wakil Bupati Imron Rosyadi yang dilantik bersamaan saat itu langsung menjadi Plt. Bupati Cirebon
  11. ^ Diangkat secara resmi menjadi Bupati Cirebon Definitif oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil setelah sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt.). Pelantikan dilakukan bersamaan dengan pelantikan Wakil Bupati Indramayu[13]

Pengganti sementara

[sunting | sunting sumber]

Dalam tumpuk pemerintahan, seorang kepala daerah yang mengajukan diri untuk cuti atau berhenti sementara dari jabatannya kepada pemerintah pusat, maka Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur menyiapkan penggantinya yang merupakan birokrat di pemerintah daerah atau bahkan wakil bupati, termasuk ketika posisi bupati berada dalam masa transisi. Berikut merupakan daftar pengganti sementara untuk jabatan Bupati Cirebon.

Potret Bupati Awal Akhir Prd. Definitif Ket.
R. Djoko Sa’id Prawiro Widjojo
(Penjabat)
1956 1957
16
Tidak diketahui
R. Sulaeman Tanudiredja
(Penjabat)
1957 1957 17 [Ket. 1]
R. Kamar Suriawidjaya
(Penjabat)
1958 1960
17
R. Soemioto
(Penjabat)
1965 1966
18
Drs. H.
Dudung Mulyana
M.Si
(Pelaksana Harian)
10 Desember 2013 8 Januari 2014
Transisi
[Ket. 2]
Drs. H.
Daud Achmad
(Penjabat)
8 Januari 2014 19 Maret 2014
[Ket. 3]
[Ket. 4]
Drs. H.
Rahmat Sutrisno
M.Si
(Pelaksana Harian)
26 Oktober 2018 19 November 2018
28
(2013)
Sunjaya Purwadi Sastra
[Ket. 5]
Dr. Ir. H.
Dicky Saromi
M.Sc.
(Penjabat)
19 November 2018 19 Maret 2019
19 Maret 2019 17 Mei 2019
Transisi
[Ket. 6]
Drs. H.
Imron Rosyadi
M.Ag.
(Pelaksana Tugas)
17 Mei 2019 1 Oktober 2019
29
(2018)
Sunjaya Purwadi Sastra
[Ket. 7]
Drs. H.
Wahyu Mijaya
S.H., M.Si.
(Penjabat)
17 Mei 2024 20 Februari 2025
Transisi
[Ket. 8]
Keterangan
  1. ^ Berdasarkan hasil Pemilu 1957, PKI menduduki posisi pertama dan menguasai sepuluh kursi di DPRD Kabupaten Cirebon. Karenanya, Sulaeman terpilih menjadi bupati sebagai calon dari PKI. Meski begitu, memanasnya konflik antarfraksi di parlemen daerah membuat Sulaeman terpaksa turun dari jabatannya dan digantikan dengan Machbub Badjurie yang dipilih atas kesepakatan antarfraksi di DPRD Kabupaten Cirebon.[15]
  2. ^ Sekda Kabupaten Cirebon yang ditunjuk jadi Plt. Bupati Cirebon[16]
  3. ^ Staff Ahli Pemerintahan Gubernur Jawa Barat yang dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sesuai Kepmendagri Nomor 131.32-8049.[17] Masa jabatan maksimal 1 tahun atau sampai ditentukan Bupati Definitif
  4. ^ Diangkat karena kekosongan jabatan karena Pilbup berlangsung dua putaran[18][19]
  5. ^ Sekda Kabupaten Cirebon yang ditunjuk jadi Plh. Bupati Cirebon karena Bupati sebelumnya Sunjaya menjadi tersangka kasus korupsi[20]
  6. ^ Berlanjut menjadi Penjabat hingga pelantikan bupati definitif hasil Pemilihan umum Bupati Cirebon 2018
  7. ^ Wakil Bupati yang menjadi Pelaksana Tugas Bupati, karena Sunjaya (Bupati definitif) dinonaktifkan setelah 15 menit dilantik karena masih menjadi tersangka kasus OTT KPK[21]
  8. ^ Penjabat Bupati Cirebon menunggu hasil Pilkada Serentak 2024[22]

Lihat Pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Staats almanak voor den jare 1823. Amsterdam: Van Cleef. 1823. hlm. 356. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ Almanak voor Nederlandsch-Indië 1871. Batavia: Lands-drukkerij. 1871. hlm. 149. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ "Gevonden in Delpher - Bataviaasch handelsblad". www.delpher.nl (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2021-03-13.
  4. ^ Regeerings-almanak voor Nederlandsch-Indie 1898. Batavia: Landsdrukkerij. 1898. hlm. 168. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ "Gevonden in Delpher - Soerabaijasch handelsblad". www.delpher.nl (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2021-03-13.
  6. ^ Regeerings-almanak voor Nederlandsch-Indie 1919. Batavia: Landsdrukkerij. 1919. hlm. 172. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ^ "Gevonden in Delpher - De Preanger-bode". www.delpher.nl (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2021-03-13.
  8. ^ "Gevonden in Delpher - Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indië". www.delpher.nl (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2021-03-13.
  9. ^ "Gevonden in Delpher - De Indische courant". www.delpher.nl (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2021-03-13.
  10. ^ a b c d Kurasawa, Aiko (1993). Mobilisasi dan kontrol : studi tentang perubahan sosial di pedesaan Jawa, 1942-1945. Jakarta: Diterbitkan atas kerja sama Yayasan Karti Sarana dengan Penerbit PT Gramedia Widiasarana Indonesia. ISBN 979-553-261-8. OCLC 30065825.
  11. ^ "Golkar Bukan Hanya Milik Pegawai Negeri". Berita Yudha. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 1986-08-01. Diakses tanggal 2024-05-17.
  12. ^ "Pasangan Sunjaya–Tasiya Resmi Pimpin Kabupaten Cirebon". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-03-21. Diakses tanggal 2014-03-21.
  13. ^ "Ridwan Kamil Lantik Bupati Cirebon dan Wakil Bupati Indramayu". AyoBandung.com. Bandung. 1 Oktober 2019. Diakses tanggal 7 Oktober 2019.
  14. ^ Irwanto, Deny (10-02-2021). "Istri Sunjaya Dilantik Jadi Wakil Bupati Cirebon". Medcom.id. Diakses tanggal 11-02-2021.
  15. ^ Rofi'i, Ahmad Faiz (14 November 2025). "Machbub Badjurie: Bupati NU Pertama di Tengah Badai Politik Lokal". NU Online Jabar. Diakses tanggal 2 Mei 2026.
  16. ^ "Plt. Bupati Cirebon di kekosongan pemerintahan". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-11. Diakses tanggal 2014-01-11.
  17. ^ Berita tentang Kepmendagri Nomor 131.32-8049[pranala nonaktif permanen]
  18. ^ Daud Achmad Dilantik Jadi Pejabat Sementara Bupati Cirebon[pranala nonaktif permanen]
  19. ^ "Daud Achmad Pimpin Sementara Kabupaten Cirebon". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-11. Diakses tanggal 2014-01-11.
  20. ^ Gantikan Tugas Sunjaya, Sekda Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno Jabat Plh Bupati Cirebon [VIDEO]
  21. ^ Junita, Nancy (17 Mei 2019). Newswire (ed.). "15 Menit Jadi Bupati Lalu Diberhentikan, Imron Rosyadi Plt Bupati Cirebon". Bisnis.com. Diakses tanggal 17 Mei 2019.
  22. ^ "Wahyu Mijaya Resmi Dilantik Jadi Pj Bupati Cirebon". Pemkab Cirebon. 17-05-2024. Diakses tanggal 17-05-2024.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]