Esmeralda (seri televisi Meksiko)
| Esmeralda | |
|---|---|
| Genre | Telenovela |
| Berdasarkan | Esmeralda oleh Delia Fiallo |
| Skenario |
|
| Sutradara |
|
| Pemeran | |
| Lagu tema pembuka | "Esmeralda" oleh Javier Rodríguez |
| Penata musik | José Antonio Farías |
| Negara asal | Meksiko |
| Bahasa asli | Spanyol |
| Jml episode | 137 |
| Produksi | |
| Produser eksekutif | Salvador Mejía |
| Produser |
|
| Lokasi produksi | Kota Meksiko, Meksiko |
| Editor | Juan Franco |
| Pengaturan kamera | Multi-kamera |
| Rumah produksi | Televisa |
| Rilis asli | |
| Jaringan | Canal de las Estrellas |
| Rilis | 5 Mei – 14 November 1997 |
| Acara terkait | |
| |
Esmeralda adalah telenovela Meksiko yang diproduksi oleh Salvador Mejía Alejandre untuk Televisa pada tahun 1997.[1] Telenovela ini merupakan daur ulang dari telenovela terkenal Venezuela tahun 1970 yang berjudul sama yang ditulis oleh Delia Fiallo.
Telenovela ini dibintangi oleh Leticia Calderón, Fernando Colunga, Enrique Lizalde, Laura Zapata, Salvador Pineda dan Ignacio López Tarso.
Pemeran
[sunting | sunting sumber]- Leticia Calderón sebagai Esmeralda
- Fernando Colunga sebagai José Armando
- Enrique Lizalde sebagai Rodolfo
- Laura Zapata sebagai Fátima/Latina
- Ana Patricia Rojo sebagai Georgina
- Salvador Pineda sebagai Lucio Malaver
- Ignacio López Tarso sebagai Melesio
- Gustavo Rojo sebagai Bernado
- Irán Eory sebagai Suster Piedad
- Noé Murayama sebagai Fermín
- Elsa Cárdenas sebagai Hortencia
- Raúl Padilla sebagai Trolebús
- Nicky Mondellini sebagai Dr. Rosario Muñoz
- Dina de Marco sebagai Crisanta
- Elsa Navarette sebagai Aurora
- Esther Rinaldi sebagai Florecita
- Rosita Pelayo sebagai Hilda
- Juan Carlos Serrán/Rafael Amador sebagai Dionisio
- Juan Pablo Gamboa sebagai Álvaro
- María Luisa Alcalá sebagai Socorro
- Alejandro Ruiz sebagai Adrián
- Nora Salinas sebagai Graciela
- Rafael del Villar sebagai Sebastián
- Sergio Jurado sebagai Estrada
- Raquel Morell sebagai Blanca
- Raquel Pankowsky sebagai Juana
- Raquel Olmedo sebagai Dominga
Penayangan di Indonesia
[sunting | sunting sumber]Telenovela Esmeralda pertama kali ditayangkan di Indonesia melalui saluran SCTV pada tahun 1998 dengan dubbing ke dalam Bahasa Inggris dikarenakan peraturan pemerintah melalui Departemen Penerangan saat itu. Esmeralda ini merupakan satu-satunya telenovela berbahasa Inggris dengan rating terbaik pada masa itu. Pada tahun 1999, telenovela ini ditayangkan ulang dan didubbing ulang ke dalam Bahasa Indonesia, untuk kemudian didubbing ulang kembali pada saat penayangan ulang ketiga pada tahun 2004, kedua versi Esmeralda dubbing ulang ini tayang di SCTV.
Penamaan tokoh antagonis Fátima yang diperankan oleh Laura Zapata, diubah namanya menjadi Latina, setelah aksi protes Front Pembela Islam di depan kantor SCTV pada 4 Mei 2001 lalu pada saat penayangan ulang kedua telenovela ini pada 2001, yang kemudiannya penayangan ulang ini dihentikan pada tahun yang sama. Untuk penayangan ulang ketiga pada tahun 2005 di SCTV, nama Latina digunakan untuk mengganti nama Fátima (EYD: Fatimah) agar peristiwa tersebut tidak terulang. Telenovela ini kembali ditayangkan ulang oleh MDTV sejak 1 Februari 2026, nama Fátima digunakan kembali dalam sulih suara versi MDTV.
Adaptasi tak resmi
[sunting | sunting sumber]Pada tahun 2008, rumah produksi SinemArt memproduksi sebuah sinetron berjudul Diva yang alur ceritanya mirip dengan telenovela Esmeralda ini, dan ditayangkan di stasiun televisi RCTI.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ "Esmeralda" (dalam bahasa Spanyol). alma-latina.net. Diarsipkan dari asli tanggal September 11, 2011. Diakses tanggal April 3, 2016.