Gantung diri

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia

Gantung diri adalah sebuah tindakan bunuh diri dengan penyangga dari titik ujung (seperti balok atau kait) atau titik ikat (seperti leher dan rahang) dengan sebuah ikatan atau lompat dari ketinggian dengan sebuah ikatan tali di sekitaran leher.

Gantung diri sering kali dianggap sebagai metode bunuh diri sederhana yang tak mengharuskan teknik yang rumit. Namun, kajian orang yang berupaya gantung diri dan selamat menyatakan bahwa persepsi tersebut tidaklah akurat .[1] Cara tersebut adalah salah satu metode bunuh diri paling umum dan memiliki tingkat kematian yang tinggi; Gunnell et al. menyebut angka sekitar 70 persen.[2]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ "Factors influencing the decision to use hanging as a method of suicide: qualitative study". The British Journal of Psychiatry. September 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 31 Agustus 2015.
  2. ^ Gunnell, D.; Bennewith, O; Hawton, K; Simkin, S; Kapur, N (2005). "The epidemiology and prevention of suicide by hanging: A systematic review". International Journal of Epidemiology. 34 (2): 433–42. doi:10.1093/ije/dyh398. PMID 15659471.

Bacaan tambahan

[sunting | sunting sumber]
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda
Kontak
© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)