Gereja Santo Ignatius Loyola, Jalan Malang

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Gereja Santo Ignatius Loyola
Gereja Santo Ignatius Loyola, Paroki Jalan Malang
Gereja Santo Ignatius Loyola, Jalan Malang, Jakarta
PetaKoordinat: 6°12′19.9753″S 106°50′20.6182″E / 6.205548694°S 106.839060611°E / -6.205548694; 106.839060611
Informasi umum
LokasiJalan Malang Nomor 22, Menteng, Jakarta Pusat, Jakarta
NegaraIndonesia
DenominasiGereja Katolik Roma
Jumlah anggota/umat± 4.600
Sejarah
DedikasiSanto Ignatius dari Loyola
Arsitektur
StatusGereja paroki
Status fungsionalAktif
Administrasi
ParokiJalan Malang
DekenatPusat
Keuskupan AgungJakarta
ProvinsiJakarta
Klerus
Uskup AgungIgnatius Kardinal Suharyo
Imam kepalaR.D. Reynaldo Antoni Haryanto
Imam rekanR.D. Aloysius Hadi Nugroho
Parokial
Jumlah kapel2
Jumlah wilayah8
Jumlah lingkungan26

Gereja Santo Ignatius Loyola adalah sebuah gereja paroki Katolik yang berlokasi di Jakarta Pusat, Indonesia. Gereja ini merupakan induk dari Paroki Jalan Malang dalam Keuskupan Agung Jakarta. Santo Ignatius dari Loyola merupakan pendiri Serikat Yesus, yang pada awalnya mengelola gereja ini. Kini, Gereja ini berada dalam reksa pastoral para imam diosesan Keuskupan Agung Jakarta.

Gereja Santo Ignatius Loyola didirikan dengan tujuan melayani umat Katolik Belanda yang bermukim disekitar Menteng. Awalnya, gereja ini merupakan bagian dari Gereja Santa Theresia, Menteng. Jalan Malang ditetapkan sebagai paroki pada 8 Maret 1949. Saat itu umat belum memiliki gedung gereja yang tetap. Perayaan Ekaristi diselenggarakan secara berpindah-pindah dari rumah ke rumah dan juga sempat menggunakan aula Sekolah Rakyat VI Santo Ignatius.

Gereja Ignatius Loyola kemudian dibangun pada tahun 1993.

Gereja ini terletak dekat dengan Stasiun Mampang yang tidak lagi berfungsi.

Sejumlah imam telah bertugas sejak pendirian Paroki Jalan Malang.

Adapun para pastor kepala Paroki Jalan Malang, antara lain:

  • R.P. J. Awick, S.J. (1949)
  • R.P. J. van Niekerk, S.J. (1955)
  • R.P. Thomas Lim Sik Hok, S.J. (1965)
  • R.P. R. Sarto Pandoyo, S.J. (1985)
  • R.P. T. Suyudanta, S.J. (1985)
  • R.P. William P. Hafernan, M.M. (1986–1989)
  • R.D. Fransiskus Xaverius Talinau Doy (1989–1990)
  • R.D. Yoseph Wiyanto Harjopranoto (1990–1992)
  • R.D. Jacobus Tarigan (1991–1997)
  • R.D. Fransiskus Xaverius Pranataseputra (2003–2011)
  • R.D. Antonius Didit Soepartono (2011–2014)
  • R.D. Silvester Hari Pamungkas (2014–2016)
  • R.D. Victorius Rudy Hartono (2016–2017)
  • R.D. Charles Agustino Coenrad Javlean (2017–2023)
  • R.D. Reynaldo Antoni Haryanto (sejak 2023)

Para imam yang pernah bertugas sebagai pastor rekan di Paroki Jalan Malang, antara lain:

  • R.D. Fransiskus Xaverius Talinau Doy (1986–1992)
  • R.D. Jacobus Tarigan (1989–1990)
  • R.D. Simon Petrus Lili Tjahjadi (1992–1994)
  • R.D. Yuventius Ndito Martawi (1994–2000)
  • R.D. Antonius Didit Soepartono (2000–2002)
  • R.D. Christoforus Joseph Harry Liong (2002–2006)
  • R.D. Yustinus Sulistiadi (2006–2011)
  • R.D. Lodewijk Bambang Santosa Wiryowardoyo (2007–2010)
  • R.D. Christoforus Joseph Harry Liong (2014–2020)
  • R.D. Reynaldo Antoni Haryanto (2020–ca 2023)
  • R.D. Alphonsus Setya Gunawan (2023–2026)[1]
  • R.D. Aloysius Hadi Nugroho (sejak 2025)

Pada luar gereja terdapat patung Santo Ignatius Loyola dan Gua Maria dengan gelar Gua Bunda Maria Immaculata. Gua Maria ini diresmikan pada 23 Desember 1990 oleh R.P. Martinus Soenarwidjaja, S.J. selaku Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta. Salah satu ciri menonjol Gereja Ignatius Loyola adalah bentuk arsitekturnya yang menyudut di beberapa bagian, menyerupai struktur limas atau piramida. Gaya desain seperti ini tergolong khas dan jarang dijumpai pada gereja-gereja yang dibangun dalam satu hingga dua dekade terakhir.

Pada bagian dalam gereja terdapat panti imam dan altar. Gereja ini memiliki satu buah balkon kecil pada bagian tengah gereja. Di dalam gedung gereja, terdapat juga sejumlah patung, antara lain patung Hati Kudus Yesus, patung Bunda Maria, pieta, dan patung Santo Ignatius Loyola.

Di dalam kompleks gereja ini juga terdapat Gedung Karya Pastoral dan persekolahan Santo Ignatius. Gedung Karya Pastoral Santo Ignatius Loyola diberkati dan diresmikan oleh Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo pada 31 Juli 2022.

Eksterior
Interior

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ dionsty (2023-05-15). "Tugas Perutusan baru Pastor Paroki Pulo Gebang 2023". Paroki Pulo Gebang - KAJ. Diakses tanggal 2025-04-15.

Lihat juga

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda
Kontak
© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)