Hubungan Bangladesh dengan Kuwait

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Hubungan Bangladesh dengan Kuwait
Peta memperlihatkan lokasi Bangladesh dan Kuwait

Bangladesh

Kuwait

Hubungan Bangladesh dengan Kuwait mengacu pada hubungan bilateral antara Bangladesh dan Kuwait.[1]

Emir Kuwait Sabah Al-Salim Al-Sabah mengunjungi Bangladesh pada tahun 1974.[2] Bangladesh memiliki kedutaan besar di Kuwait.[3]

Pada tahun 1991 setelah Irak menginvasi Kuwait, Bangladesh mengirim tentara untuk Operasi Perisai Gurun yang dipimpin PBB untuk melindungi Arab Saudi.[4] Pasukan Bangladesh juga bertempur dalam Perang Teluk Pertama sebagai bagian dari koalisi internasional.[5] Tentara Bangladesh kehilangan 59 tentara dalam perang tersebut serta operasi pembersihan ranjau setelah perang.[6] Pada tahun 2016, 72 tentara Bangladesh telah tewas dan 152 terluka saat membersihkan ranjau darat yang ditinggalkan oleh pasukan Irak dalam perang Teluk di bawah "Operasi Rekonstruksi Kuwait".[7][8]

Pada bulan Maret 2016, kedua negara menandatangani perjanjian yang memperbolehkan pemegang paspor diplomatik masing-masing negara untuk bepergian tanpa visa masuk.[9] LSM Kuwait, Serikat Kebangkitan Warisan Islam, dilarang di Bangladesh karena mendanai terorisme.[10]

Mohammad Shahid Islam, Anggota Parlemen Bangladesh, ditahan oleh CID di Kuwait atas tuduhan perdagangan manusia. S.M. Abul Kalam adalah Duta Besar Bangladesh untuk Kuwait.[11]

Hubungan ekonomi

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2000 diperkirakan ada dua lakh (200.000) pekerja migran Bangladesh di Kuwait.[12] Kuwait memberlakukan larangan impor pekerja Bangladesh pada tahun 2006 atas dugaan malapraktik dalam perekrutan oleh agen perekrutan swasta Bangladesh.[13] Pada bulan Juli 2008, 2000 pekerja Bangladesh memprotes kondisi hidup dan upah rendah yang mencapai 18 Dinar Kuwait per bulan di Kuwait.[14] Beberapa pekerja ditangkap karena protes tersebut tetapi kementerian ketenagakerjaan Kuwait setuju untuk menaikkan upah menjadi 40 Dinar Kuwait.[14][15]

Pada bulan Februari 2015 Kuwait kembali mengizinkan masuknya pekerja Bangladesh setelah larangan selama 7 tahun; hal ini dilakukan setelah India memberlakukan pembatasan baru terhadap migrasi pekerja India ke Kuwait. Jumlah total pekerja migran Bangladesh telah berkurang menjadi 190 ribu pada tahun 2014.[16] Pada tahun 2016 jumlahnya telah mencapai 200 ribu pekerja migran.[17] Pada bulan Mei 2016 Pemerintah Kuwait setuju untuk membantu Pemerintah Bangladesh membangun kilang minyak di Bangladesh.[18]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ "Kuwait, Bangladesh deepen cooperation - Kuwait Times". Kuwait Times. 6 May 2016. Diakses tanggal 25 April 2017.
  2. ^ "PM for strengthening Bangladesh-Kuwait ties". bdnews24.com. Diakses tanggal 25 April 2017.
  3. ^ "Kuwaiti Amir keen to visit Bangladesh". The Daily Star (dalam bahasa Inggris). 30 October 2009. Diakses tanggal 25 April 2017.
  4. ^ "Kuwait PM due today". The Daily Star (dalam bahasa Inggris). 3 May 2016. Diakses tanggal 25 April 2017.
  5. ^ "Kuwaiti-Bangladeshi military ties distinctive: Senior officer - Kuwait Times". Kuwait Times. 22 November 2016. Diakses tanggal 25 April 2017.
  6. ^ "Kuwait revisited". The Daily Star (dalam bahasa Inggris). 31 August 2008. Diakses tanggal 25 April 2017.
  7. ^ "Bangladesh Army men risk lives to rebuild Kuwait". The Independent. Diakses tanggal 25 April 2017.
  8. ^ "Bangladesh helps reconstruct Kuwait". banglanews24.com (dalam bahasa Inggris). 7 December 2015. Diakses tanggal 25 April 2017.
  9. ^ "Bangladesh, Kuwait sign 4 accords". banglanews24.com (dalam bahasa Inggris). 4 May 2016. Diakses tanggal 25 April 2017.
  10. ^ "Banned Kuwait-based NGO runs covertly". The Daily Star (dalam bahasa Inggris). 31 March 2009. Diakses tanggal 25 April 2017.
  11. ^ "Envoy defended lawmaker Shahid". The Daily Star (dalam bahasa Inggris). 2020-07-07. Diakses tanggal 2020-07-07.
  12. ^ Chowdhury, Rashed (1 November 2000). "Bangladesh, Kuwait sign agreement". GulfNews. Diakses tanggal 25 April 2017.
  13. ^ "Kuwait may reopen its door in Feb". The Daily Star (dalam bahasa Inggris). 8 December 2014. Diakses tanggal 25 April 2017.
  14. ^ a b "Bangladeshi workers held in Kuwait". The Daily Star (dalam bahasa Inggris). 29 July 2008. Diakses tanggal 25 April 2017.
  15. ^ "Bangladeshi workers in Kuwait end strike". The Daily Star (dalam bahasa Inggris). 20 August 2008. Diakses tanggal 25 April 2017.
  16. ^ "Kuwait reopens entry of Bangladeshi workers in Feb". The Daily Star (dalam bahasa Inggris). 7 December 2014. Diakses tanggal 25 April 2017.
  17. ^ "Bangladesh, Kuwait reiterate zero tolerance to terrorism". The Daily Star (dalam bahasa Inggris). 5 May 2016. Diakses tanggal 25 April 2017.
  18. ^ "Kuwait to help build oil refinery". The Daily Star (dalam bahasa Inggris). 6 May 2016. Diakses tanggal 25 April 2017.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda
Kontak
© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)