Jabon, Sidoarjo
Jabon | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Sidoarjo | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Abdul Rochim, SH. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 55.737 jiwa | ||||
| Kode pos | 61276 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.15.05 | ||||
| Kode BPS | 3515050 | ||||
| Luas | 82,92 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 14 | ||||
| |||||
Jabon adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Jabon terletak di ujung selatan Sidoarjo dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Pasuruan.[1] Kecamatan ini terletak di timur Porong dan wilayahnya memanjang hingga areal pertambakan dan mangrove di Selat Madura. Sungai besar bernama Kali Porong membelah kecamatan ini menjadi bagian utara dan selatan. Di muara sungai tersebut terdapat salah satu ikon pariwisata alam Sidoarjo yaitu Wisata Bahari Tlocor yang menawarkan pemandangan air dan mangrove. Dari Tlocor, wisatawan dapat menyeberang ke Pulau Lusi yang terbentuk dari endapan Lumpur Lapindo yang dibuang ke Kali Porong.[2]
Jabon adalah salah satu kecamatan terdampak bencana Lumpur Lapindo yang berpusat di Porong. Tragedi tersebut menyebabkan banyak pemukiman dan persawahan penduduk yang ditinggalkan, salah satunya Desa Pejarakan dan Besuki yang sekarang dihapus dari peta dan digabungkan ke desa tetangga.[3] Lumpur tersebut juga menenggelamkan jalan hingga memaksa Jalan Tol Porong menuju Gempol untuk dipindahkan ke lokasi sekarang. Bekas tol tersebut (sering disebut Tol HK) sekarang menjadi jembatan penting penghubung lintas sungai serta menjadi pusat keramaian dengan banyaknya PKL.[4]
Menurut data BPS, Jabon merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk paling sedikit di Kabupaten Sidoarjo yaitu sekitar 55 ribu jiwa pada tahun 2024.[5] Hal ini karena berbeda dari kecamatan lainnya di Sidoarjo, Jabon letaknya jauh dari Kota Surabaya dan tidak dilintasi jalan nasional. Salah satu sektor perekonomian penting di Jabon adalah sektor perikanan karena banyaknya tambak dengan komoditas utamanya adalah bandeng, udang, kepiting dan rumput laut.[6] Pemkab Sidoarjo saat ini mengembangkan Kawasan Industri Sidoarjo (KIS) di Jabon yang dimulai tahun 2022.[7] Jabon juga merupakan lokasi tempat pemrosesan akhir (TPA) Griyo Mulyo yang menampung sampah dari seluruh Sidoarjo.[8]
Geografi
[sunting | sunting sumber]
Jabon adalah kecamatan yang menjadi titik paling selatan dan paling timur dari Kabupaten Sidoarjo. Geografi Jabon berupa dataran rendah dan wilayahnya memanjang dari perbatasan Porong di barat hingga Selat Madura di timur. Bagian barat Jabon didominasi oleh areal persawahan sedangkan timurnya berupa area tambak ikan dan mangrove. Wilayah Jabon dibelah menjadi dua dengan adanya Kali Porong yang melintas dari barat ke timur. Kali Porong adalah sungai besar yang merupakan lanjutan dari Sungai Brantas yang alirannya bercabang di ujung barat Sidoarjo. Sedimen yang mengalir di Kali Porong mengendap di kawasan muara dan membentuk pulau baru (delta) seperti Pulau Lusi dan Pulau Dem. Geografis Jabon juga membuat kecamatan ini memiliki banyak spot pemancingan populer. Jabon terdapat perkampungan yang terpencil di tengah tambak seperti Kalialo.[9]

Kondisi Kali Porong yang sekarang merupakan hasil pembangunan dari pemerintah kolonial Belanda untuk kepentingan mereka dalam proyek Porrongwerken. Yang pertama, Belanda menyalurkan sebagian besar aliran air dari Brantas ke Kali Porong, sehingga debit air melalui Kali Mas menuju Surabaya lebih sedikit. Hal ini membuat Surabaya terhindar dari banjir serta meminimalisir pendangkalan di Selat Madura. Kemudian pembangunan yang kedua adalah dengan melakukan modifikasi arah aliran Kali Porong di Jabon. Awalnya, Kali Porong menjadi perbatasan antara Jabon dengan Pasuruan. Tetapi sejak proyek tersebut, aliran lama Kali Porong menjadi sungai kering (kalimati). Sedangkan aliran baru Kali Porong lebih lurus ke timur dan membelah banyak desa di Jabon menjadi dua yaitu bagian selatan dan utara sungai. Sekarang Jabon bagian selatan sungai berbatasan darat langsung dengan Pasuruan.[10]
Batas wilayah Kecamatan Jabon adalah sebagai berikut:[5]
| Utara | Kecamatan Porong |
| Timur | Selat Madura |
| Selatan | |
| Barat | Kecamatan Porong dan |
Daftar desa dan dusun
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Jabon terdiri dari 13 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Kelurahan / Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Balongtani | Balongtani, Balonggabus, Jetis, Ngingas, Peganjuran | [5] |
| 2 | Dukuhsari | Dukuhsari, Karangpakis, Kluwih, Tebuseren | [5] |
| 3 | Jemirahan | Jemirahan, Kademangan | [5] |
| 4 | Keboguyang | Buaran, Guyangan, Kriyan, Trosobo | [5] |
| 5 | Kedungcangkring | Kajar, Karombang, Kauman, Kawatan, Kedungules, Magersari, Pejarakan[a], Podokaton, Kedungcangkring Utara[b] | [5][11] |
| 6 | Kedungpandan | Kedungpandan, Limbe, Pandansari, Tlocor | [5] |
| 7 | Kedungrejo | Bioro, Biting, Gayam, Kaliwaru, Kedung Bahak, Tunggul Wulung | [5] |
| 8 | Kupang | Kupang Lor, Kupang Kidul, Kupang Bader, Kalialo, Tanjungsari, Tegalsari | [5] |
| 9 | Panggreh | Panggreh, Bayung | [5] |
| 10 | Permisan | Permisan | [5] |
| 11 | Semambung | Semambung, Penumpaan | [5] |
| 12 | Tambakkalisogo | Tambak Kalisogo, Bangunrejo, Bangunsari | [5] |
| 13 | Trompoasri | Bendungan, Jangan Asem, Trompo Kulon, Trompo Wetan | [5] |
Catatan
[sunting | sunting sumber]Penggabungan desa / kelurahan
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Jabon adalah salah satu daerah yang terdampak lumpur Lapindo sehingga terjadi perpindahan penduduk secara besar-besaran. Desa berikut ini dihapus dan wilayahnya digabung ke desa tetangga:[12]
| No. | Nama Kelurahan / Desa | Keterangan | Nama Dusun |
|---|---|---|---|
| 1 | Besuki | Digabungkan dengan Desa Dukuhsari | Besuki, Babatan, Ginonjo |
| 2 | Pejarakan | Digabungkan dengan Desa Kedungcangkring | Pejarakan Utara, Pejarakan Selatan |
Tempat terkenal
[sunting | sunting sumber]
- Wisata Bahari Tlocor
- Pulau Lusi
- Pulau Dem
- Ex Tol HK / Jembatan Kali Porong
- Tempat pemrosesan akhir sampah (TPA) Griyo Mulyo - TPA utama di Kabupaten Sidoarjo
- Kawasan Industri Sidoarjo (KIS)
- Sentra batik Kedungcangkring[13]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ "Lagi, Konflik Batas Wilayah Sidoarjo-Pasuruan Kembali Terjadi". SIDOARJO TERKINI. 2016-04-14.
- ^ Dini Daniswari (2024-10-01). "Wisata Bahari Tlocor di Sidoarjo: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka". KOMPAS.
- ^ Vega Dwi Arista (2023-06-09). "Empat Desa Terdampak Lumpur Bakal Digabung". RADAR SIDOARJO.
- ^ "Corona Minggat Dibekas Jalan Tol Gempol-Tanggulangin Setiap Minggu Pagi". SUARAKPKCYBER - www.suarakpkcyber.com. 2021-02-21.
- ^ a b c d e f g h i j k l m n o Kabupaten Sidoarjo Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Sidoarjo. 2025-02-28.
- ^ Runik Sri Astuti (2025-04-14). "Di Ujung Sidoarjo, Petambak Perikanan Mendulang Devisa". KOMPAS.
- ^ Vega Dwi Arista (2022-03-22). "Penduduk Jabon Paling Sedikit, KIS Bisa Tingkatkan Pemerataan". RADAR SIDOARJO.
- ^ Rania Ichdatunnisa, Praditya Sigit Ardisty Sitogasa (2023). "Pengelolaan Sampah Di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Griyo Mulyodesa Kalisogo, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo". Enviromental Engineering ITATS (ENVITATS). 3 (2). Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS).
- ^ Suparno (2023-05-08). "Warga Dusun Terpencil di Sidoarjo Dihantui Potensi Banjir Rob". DETIK JATIM.
- ^ "Sembilan Desa Punya Kalimati". JAWA POS. 2017-10-08.
- ^ "Pemdes Kedungcangkring Gelar Pawai Budaya, Beraneka Ragam Tarian, Pakaian Adat Ditampilkan". MEDIA REALITA. 2025-08-31.
- ^ "Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.1.1-6117 Tahun 2022 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, dan Pulau" (PDF).
- ^ Rudi Mulya (2022-10-07). "Desa Kedungcangkring Penghasil Batik Tertua di Sidoarjo yang Mulai Ditinggalkan". TIMES INDONESIA.
