Jembatan Aek Tano Ponggol
Jembatan Aek Tano Ponggol | |
|---|---|
Jembatan Aek Tano Ponggol Samosir | |
| Koordinat | 2°36′59.09821″N 98°41′27.25987″E / 2.6164161694°N 98.6909055194°E |
| Melintasi | Tano Ponggol |
| Nama resmi | Jembatan Aek Tano Ponggol Dalihan Natolu |
| Nama lain |
|
| Dinamai berdasarkan | Dalihan Natolu |
| Sebelumnya | Jembatan Tano Ponggol |
| Karakteristik | |
| Panjang total | 382 meter |
| Lebar | 8 meter |
| Bentang terpanjang | 99 meter |
| Sejarah | |
| Mulai dibangun | November 2020 |
| Selesai dibangun | Desember 2022 |
| Diresmikan | Agustus 25, 2023[1] |
| Lokasi | |
Koordinat: 2°36′59.09821″N 98°41′27.25987″E / 2.6164161694°N 98.6909055194°E | |
Jembatan Aek Tano Ponggol Dalihan Natolu (dikenal sebagai Jembatan Aek Tano Ponggol atau Jembatan Tano Ponggol) terletak di Kelurahan Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Wilayah ini merupakan tanah adat dan asal muasal marga Sitanggang (Bau), yang merupakan keturunan dari Raja Pangururan. Jembatan ini menghubungkan Pulau Sumatra dengan Pulau Samosir[2] yang dipisahkan oleh Kanal Tano Ponggol.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Konstruksi jembatan dikerjakan oleh kontraktor pelaksana, yakni PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dengan pembiayaan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara 2020-2022 senilai Rp 157 miliar. [3]
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara melalui Pejabat Pembuat Komitmen Tambos Martahan Nainggolan[4] memimpin pembangunan jembatan dengan peletakan batu pertama dilakukan pada 26 Januari 2021. [5]
Bentuk fisik
[sunting | sunting sumber]
Pada Jembatan Aek Tano Ponggol, terdapat tiga pilar yang melambangkan Dalihan Natolu. Ketiga pilar berwarna merah tersebut bersatu membentuk konstruksi tungku, yang di dalam tradisi Batak dikenal sebagai Dalihan Natolu. [6]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ "Diresmikan Presiden Jokowi, Jembatan Aek Tano Ponggol Buka Peluang Pengembangan Pariwisata Samosir". Sahabat PU. 25 Agustus 2023. Diakses tanggal 27 Maret 2024.
- ^ "Pembangunan Jembatan Tano Ponggol di Samosir Masih Terhambat Pembebasan Lahan". Sinar Indonesia Baru. 17 Juni 2021. Diakses tanggal 27 Maret 2024.
- ^ "Jembatan Aek Tano Pongol Ditargetkan Selesai Tahun 2022". Majalah Lintas. 23 Jun 2021. Diakses tanggal 29 Mei 2024.
- ^ "Tambos Nainggolan, Sosok di Balik Jembatan Aek Tano Ponggol". Majalah Lintas. 12 Jun 2023. Diakses tanggal 29 Mei 2024.
- ^ "Ground Breaking Pembangunan Jembatan Aek Tano Ponggol". Majalah Lintas. 2 Maret 2021. Diakses tanggal 29 Mei 2024.
- ^ "Jembatan Tano Ponggol, Ikon dan Satu-satunya Akses ke Pulau Samosir". Kompas.com. 30 Agustus 2023. Diakses tanggal 29 Mei 2024.
