Jiang Qin

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Jiang Qin
蔣欽
Right Protector of the Army (右護軍)
Masa jabatan
late 210s – 219 (219)
Area Commander of Ruxu (濡須督)
Masa jabatan
ca 215 – ?
General Who Defeats Bandits (盪寇將軍)
Masa jabatan
ca 215 – ?
Informasi pribadi
LahirUnknown
Shou County, Anhui
Meninggallate 219/early 220[a]
Anak
  • Jiang Yi
  • Jiang Xiu
PekerjaanGeneral
Courtesy nameGongyi (公奕)
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Jiang Qin (meninggal akhir 219/awal 220), nama kehormatan Gongyi, adalah seorang jenderal militer dan spesialis perang laut yang mengabdi dibawah raja perang Sun Quan pada masa Akhir Dinasti Han di Tiongkok. Ia sebelumnya mengabdi kepada kakaknya, Sun Ce dan berpartisipasi dalam berbagai pertempuran sepanjang masa baktinya di bawah keluarga Sun, termasuk penaklukan Sun Ce di Jiangdong, Pertempuran Arungan Xiaoyao, dan invasi Lü Meng ke Provinsi Jing, dua kali memegang komando bersama pasukan Sun.[2][3]

Mengabdi dibawah Sun Quan

[sunting | sunting sumber]

Jiang Qin hadir di Pertempuran Arungan Xiaoyao pada tahun 214-215. Ketika itu, ia bersama Sun Quan ketika mereka diserang oleh pasukan Cao Cao yang dipimpin Zhang Liao di Arungan Xiaoyao. Jiang Qin bertempur dengan gagah berani dan dipromosikan menjadi Jenderal Penakluk Bandit (盪寇將軍). Ia memegang komando bersama dengan Lü Meng dimana Sun Quan bahkan meminta mereka berdua untuk belajar.[4] Di pertahanan Ruxu melawan Cao Cao pada 217, Jiang Qin memimpin angkatan laut Sun Quan dan berhasil mempertahankannya dari Cao Cao walaupun ia dan Lü Meng menderita kekurangan akibat badai dan kehilangan Dong Xi.[5] Ia kemudian dipanggil kembali ke ibu kota Wu dan ditugaskan sebagai Pelindung Kanan Angkatan Darat (右護軍) yang memberinya tanggung jawab atas disiplin militer.[6]

Kunjungan rumah oleh Sun Quan

[sunting | sunting sumber]

Sun Quan pernah mendatangi rumah Jiang Qin dan melihat bahwa ibu Jiang hanya memiliki tirai tempat tidur tipis dan selimut katun, sementara istri dan selir Jiang hanya mengenakan gaun kain sederhana. Sun Quan memuji Jiang Qin atas kesederhanaan hidupnya dan memerintahkan agar kediaman Sun Quan membuat selimut sutra untuk ibu Jiang dan menggantikan tirainya dengan kualitas yang lebih baik. Istri dan selir Jiang juga diberikan gaun kain yang lebih bagus.[7]

Insiden dengan Xu Sheng

[sunting | sunting sumber]

Suatu ketika, saat Jiang Qin ditempatkan di Kabupaten Xuancheng (宣城縣) dan sedang berperang melawan pemberontak di Komando Yuzhang, Xu Sheng, yang saat itu menjabat sebagai Prefek (令) Wuhu, menangkap seorang perwira di bawah Jiang Qin dan meminta izin kepada Sun Quan untuk mengeksekusi perwira tersebut. Karena Jiang Qin sedang pergi pada saat itu, Sun Quan menolak permintaan tersebut. Sejak saat itu, Xu Sheng menjauhkan diri dari Jiang Qin. Kemudian, selama Pertempuran Ruxu pada tahun 217, Jiang Qin dan Lü Meng ditugaskan untuk menjaga disiplin militer. Xu Sheng selalu khawatir Jiang Qin akan mencari-cari kesalahannya, tetapi, yang sangat mengejutkannya, Jiang malah memujinya, dan Xu sangat terkesan dengan perilaku berbudi luhur Jiang. Jiang Qin menjadi lebih dihormati setelah kejadian ini.[8] Sun Quan kemudian bertanya kepada Jiang Qin, "Xu Sheng menyinggungmu sebelumnya, tetapi sekarang kau memujinya. Kau ingin meniru Qi Xi, bukan?" Jiang Qin menjawab, “Saya mendengar bahwa seseorang tidak boleh membiarkan perselisihan pribadinya memengaruhi tugas resminya. Xu Sheng setia dan pekerja keras, memiliki keberanian dan bakat, serta mampu memimpin ribuan pasukan. Sekarang, kita belum menyelesaikan tugas besar kita, jadi saya harus membantu mencari dan merekomendasikan talenta untuk mengabdi kepada negara daripada membiarkan masalah pribadi saya mengaburkan penilaian saya.” Sun Quan sangat senang.[9]

Catatan kaki

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ The Sanguozhi recorded that Jiang Qin died of illness on his way back to Wu after participating in Lü Meng's invasion of Jing Province in 219.[1]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ (權討關羽,欽督水軍入沔,還,道病卒。) Sanguozhi vol. 55. However, it is possible that Pan Zhang died in the final days of that year, which ends on 21 Feb 220 in the Julian calendar.
  2. ^ de Crespigny (2007), hlm. 377.
  3. ^ De Crespigny, Rafe (2007). A Biographical Dictionary of Later Han to the Three Kingdoms 23–220 AD (dalam bahasa English). Boston: Brill. hlm. 377. ISBN 978-90-04-15605-0. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. ^ 初,權謂蒙及蔣欽曰:「卿今並當塗掌事,宜學問以自開益。」蒙曰:「在軍中常苦多務,恐不容復讀書。」Jiāngbiǎozhuàn in Sanguozhi vol. 54.
  5. ^ De Crespigny, Rafe (1997). Generals Of The South: The Foundation And Early History Of The Three Kingdoms State Of Wu (dalam bahasa English) (Edisi 2018). hlm. 299–300. ISBN 9780731509010. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  6. ^ (從征合肥,魏將張遼襲權於津北,欽力戰有功,遷盪寇將軍,領濡須督。後召還都,拜津右護軍,典領辭訟。) Sanguozhi vol. 55.
  7. ^ (權甞入其堂內,母踈帳縹被,妻妾布裙。權歎其在貴守約,即勑御府為母作錦被,改易帷帳,妻妾衣服悉皆錦繡。) Sanguozhi vol. 55.
  8. ^ (初,欽屯宣城,甞討豫章賊。蕪湖令徐盛收欽屯吏,表斬之,權以欽在遠不許,盛由是自嫌於欽。曹公出濡須,欽與呂蒙持諸軍節度。盛常畏欽因事害己,而欽每稱其善。盛旣服德,論者美焉。) Sanguozhi vol. 55.
  9. ^ (江表傳曰:權謂欽曰:「盛前白卿,卿今舉盛,欲慕祁奚邪?」欽對曰:「臣聞公舉不挾私怨,盛忠而勤彊,有膽略器用,好萬人督也。今大事未定,臣當助國求才,豈敢挾私恨以蔽賢乎!」權嘉之。) Jiang Biao Zhuan annotation in Sanguozhi vol. 55.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda
Kontak
© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)