Korupsi di Austria

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Peta dunia untuk Indeks Persepsi Korupsi 2024 oleh Transparency International.

Korupsi di Austria cenderung tergolong rendah dibandingkan banyak negara lain, tetapi tetap menjadi isu yang diawasi dengan serius. Austria memiliki sistem kelembagaan dan hukum yang berkembang dengan baik, dan sebagian besar kasus korupsi yang sedang diselidiki oleh sebuah komite parlemen berakhir dengan proses peradilan dan putusan yang efektif. Namun, terdapat beberapa kasus korupsi signifikan di Austria yang terjadi selama dekade terakhir, melibatkan pejabat daerah dan regional, pejabat publik tingkat tinggi, pemerintah pusat, dan dalam satu kasus, mantan Kanselir.[1]

Dalam Indeks Persepsi Korupsi 2024 dari Transparency International, Austria memperoleh skor 67 pada skala 0 ("sangat korup") hingga 100 ("sangat bersih"), turun empat poin dari skor tahun 2023 dan turun sepuluh poin dari skor tertingginya, yaitu 77 pada tahun 2019. Berdasarkan peringkat skor, Austria menempati posisi ke-25 dari 180 negara dalam Indeks tersebut, di mana negara yang menempati peringkat pertama dianggap memiliki sektor publik yang paling jujur.[2] Untuk perbandingan skor regional, skor tertinggi di antara negara-negara Eropa Barat dan Uni Eropa adalah 90, skor rata-rata 64, dan skor terendah 41.[3] Untuk perbandingan skor global, skor terbaik adalah 90 (peringkat 1), skor rata-rata 43, dan skor terburuk 8 (peringkat 180).[4]

Dalam sebagian besar kasus, praktik korupsi terkait dengan konflik kepentingan, penyalahgunaan jabatan, pencucian uang, dan percaloan pengaruh. Skandal korupsi ini menimbulkan keraguan terhadap standar etika elite politik.[1] Keraguan ini tecermin dalam temuan Eurobarometer 2012, di mana dua pertiga responden menganggap politikus nasional korup dan juga institusi paling korup di Austria.[5]

Sebuah studi selama tahun 2013 hingga 2019 menemukan bahwa Austria memiliki tingkat korupsi tertinggi di bidang layanan kesehatan di antara semua negara Uni Eropa, dengan satu dari sembilan pasien Austria diminta membayar suap.[6][7]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ a b "Austria Corruption Profile-Political Climate". Business Anti-Corruption Portal. Diarsipkan dari asli tanggal 12 June 2016. Diakses tanggal 17 December 2013.
  2. ^ "The ABCs of the CPI: How the Corruption Perceptions Index is calculated". Transparency.org (dalam bahasa Inggris). 11 February 2025. Diakses tanggal 25 March 2025.
  3. ^ "CPI 2024 for Western Europe & EU: Leaders' hollow efforts cause worsening corruption levels". Transparency.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 25 March 2025.
  4. ^ "Corruption Perceptions Index 2024: Austria". Transparency.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 25 March 2025.
  5. ^ "Eurobarometer 2012- Austria" (PDF). The European Commission. Diakses tanggal 17 December 2013.
  6. ^ Dallera, Giulia; Palladino, Raffaele; Filippidis, Filippos T. (2022-09-01). "Corruption In Health Care Systems: Trends In Informal Payments Across Twenty-Eight EU Countries, 2013–19". Health Affairs. 41 (9): 1342–1352. doi:10.1377/hlthaff.2021.01931. ISSN 0278-2715.
  7. ^ "Corruption in Europe's health services is surprisingly common". The Economist. ISSN 0013-0613. Diakses tanggal 2023-02-12.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda
Kontak
© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)