Koto Baru, X Koto, Tanah Datar
Koto Baru | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Masjid Darussalam Koto Baru | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Sumatera Barat | ||||
| Kabupaten | Tanah Datar | ||||
| Kecamatan | X Koto | ||||
| Kodepos | 27151 | ||||
| Kode Kemendagri | 13.04.01.2009 | ||||
| Luas | 2,90 km² | ||||
| Jumlah penduduk | 2.077 jiwa (2022)[1] | ||||
| Kepadatan | - | ||||
| Situs web | kotobaru-xkoto | ||||
| |||||
Koto Baru merupakan salah satu nagari yang termasuk ke dalam wilayah kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Nagari ini berada dilalui jalan akses provinsi yang menghubungkan Kota Padang Panjang dan Kota Bukittinggi.
Wilayah Administratif
[sunting | sunting sumber]Nagari Koto Baru[2] terdiri dari 2 jorong, yakni:
- Koto, dan
- Subarang
Batas Wilayah
[sunting | sunting sumber]Sebagai sebuah nagari dalam kecamatan X Koto, Tanah Datar, nagari Koto Baru berbatasan secara administratif dengan[3]:
| Utara | Nagari Pandai Sikek |
| Timur | Gunung Marapi |
| Selatan | Nagari Aie Angek |
| Barat | Nagari Pandai Sikek |
Potensi Daerah
[sunting | sunting sumber]Nagari Koto Baru berada di sebuah lembah antara gunung Marapi dan gunung Singgalang. Keadaan ini membuat iklim nagari sejuk dan dingin sehingga cocok untuk kegiatan agrikultur, terutama sayuran dan tanaman holtikultura lainnya.[4] Hasil pertanian rakyat ini dipasarkan di sebuah pasar nagari yaitu Pasar Rakyat Koto Baru yang terletak di tepi jalan utama provinsi.[5]

Selain sektor pertanian, nagari Koto Baru juga memiliki potensi ekonomi di sektor pariwisata seperti wisata alam berupa rekreasi air di danau kecil atau telaga (talago dalam bahasa Minangkabau) yang berada di sempadan nagari Koto Baru dengan nagari Batu Palano. Di sekitar danau kecil ini telah dilengkapi oleh kedai makanan atau café rakyat yang menyediakan makanan dan minuman khas nagari Koto Baru yaitu bika bakar. Tanaman enceng gondok yang sering kali menjadi gulma tumbuh disekeliling tepian danau digunakan masyarakat sebagai bahan dasar kerajinan anyaman.[4]
Nagari Koto Baru juga menjadi titik awal bagi pendakian ke gunung Marapi melalui jorong Subarang.[4]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ https://tanahdatarkab.bps.go.id/id/statistics-table/2/ODEjMg==/jumlah-penduduk-kecamatan-x-koto-menurut-nagari-dan-jenis-kelamin.html
- ^ https://langgam.id/nagari-koto-baru-sepuluh-koto-kabupaten-tanah-datar/
- ^ http://kotobaru-xkoto.desa.id/geografis
- ^ a b c Firdaus, Firdaus; Tutri, Rio (2018-06-09). "POTENSI PENGEMBANGAN EKOWISATA DI NAGARI KOTOBARU, KECAMATAN X KOTO, KABUPATEN TANAH DATAR, SUMATERA BARAT". Jurnal Kawistara. 7 (2): 144–155. ISSN 2355-5777.
- ^ Efendi, Fendi; Anwar, Syafri (2023-06-24). "Traditional market governance nagari koto baru X koto tanah datar district West sumatra". Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education (dalam bahasa Inggris). 7 (1): 91–96. doi:10.24036/sjdgge.v7i1.493. ISSN 2580-4030.

