Kuyank
| Kuyank | |
|---|---|
Poster rilis teater | |
| Sutradara |
|
| Produser |
|
| Ditulis oleh |
|
| Pemeran | |
| Penata musik | Alunan Audio Post |
| Editor | Teguh Raharjo |
Perusahaan produksi | |
| Distributor | DHF Entertainment |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 98 menit |
| Negara | |
| Bahasa | Indonesia, Banjar |
Kuyank adalah sebuah film horor Indonesia yang disutradarai oleh Johansyah Jumberan dan diproduksi oleh Darihati Films sebagai prekuel dari film Saranjana: Kota Gaib. Film ini dibintangi oleh Rio Dewanto, Putri Intan Kasela, Betari Ayu, Barry Prima, Ochi Rosdiana, Jolene Marie, Dayu Wijanto, dan dirilis perdana di bioskop seluruh Indonesia pada 29 Januari 2026.[1] Syuting film dilakukan di berbagai wilayah di Kalimantan dengan mengangkat folklor dan kultur lokal etnis Banjar serta melibatkan para pelaku seni dan warga lokal.[2][3]
Sinopsis
[sunting | sunting sumber]Tujuh tahun sebelum gerbang kota gaib Saranjana terbuka, Rusmiati, gadis kampung sederhana, dan Badri, lelaki terpandang, nekat menikah meski ramalan menyebut pernikahan mereka akan membawa kesialan. Rumah tangga yang awalnya bahagia mulai goyah ketika mereka tak kunjung dikaruniai anak. Tekanan semakin memuncak ketika ibu mertua yang sejak awal menolak Rusmiati mendesak Badri untuk menikah lagi demi mendapatkan keturunan agar dapat mematahkan ramalan buruk itu.[4]
Terhimpit rasa takut kehilangan suami dan martabatnya, Rusmiati mengambil jalan pintas dengan mempelajari ajian Kuyang, yakni ilmu hitam kuno, yang diyakini memberi kecantikan dan keabadian.[5] Namun, keputusan itu justru memicu rangkaian teror dan korban misterius pada bayi dan perempuan hamil.[6]
Saat jati diri Rusmiati terbongkar, kemarahan warga tak terbendung. Di tengah ancaman amuk massa dan lenyapnya batas antara cinta dan kutukan, Badri dihadapkan pada pilihan paling pahit antara melindungi perempuan yang ia cintai, atau menyerah pada tekanan masyarakat.[7]
Pemeran
[sunting | sunting sumber]- Rio Dewanto sebagai Badri
- Putri Intan Kasela sebagai Rusmiati
- Betari Ayu sebagai Fitri
- Ananda George sebagai kakek Hendra
- Ochi Rosdiana sebagai Fauziah
- Jolene Marie sebagai Husnah
- Barry Prima sebagai Utuh Ampong
- Dayu Wijanto sebagai Hj. Saidah
- Hazman Al Idrus sebagai Rustam
- Ellizabeth Christine sebagai Latifah[8]
- Daulat sebagai ayah Badri[9]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ Pratama, Febryantino Nur (23 Desember 2025). "Film Kuyank Angkat Urban Legend Kalimantan, Tayang 29 Januari 2026". Detik.com. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ^ Kusumo, Herlambang Jati (7 Desember 2025). "Film Kuyank, Hadirkan Horor Berbalut Budaya Kalimantan". IDN Times. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ^ Kurniawan, Ari (23 Desember 2025). "Film Horor "Kuyank" Angkat Legenda Mistis dan Budaya Kalimantan". Bintang (tabloid). Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ^ Sulistia, Ami (4 Desember 2025). "Dibintangi Rio Dewanto, Film Horor Kuyank Kisahkan Teror yang Menghantui Bayi dan Perempuan Hamil". Jawa Pos. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ^ Rahayu, Riani (23 Desember 2025). "Isu Kuyang Viral Lagi di Kukar-Samarinda, Begini Penjelasan Budayawan". Detik.com. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ^ Setyaningrum, Puspasari (17 Februari 2025). "Profil Rudy Mas'ud, Gubernur Kalimantan Timur Terpilih 2025-2030". Kompas. Diakses tanggal 24 Februari 2025.
- ^ Irianto, Rifaldi Putra (22 Desember 2025). "Film Kuyank Tayang 2026, Angkat Folklore Kalimantan". Media Indonesia. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ^ Pradana, Shandy (23 Desember 2025). "Sinopsis Kuyank (2026), Film Horor Terbaru Rio Dewanto". IDN Times. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
- ^ "Kuyank Full cast & crew". Diakses tanggal 26 Januari 2026.