Losartan

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Losartan
Skeletal formula
Space-filling model
Data klinis
Pengucapan/lˈsɑːrtən/
Nama dagangAngioten, Cozaar, Insaar, Lifezar, Santesar
AHFS/Drugs.com
MedlinePlusa695008
License data
Kategori
kehamilan
Rute
pemberian
Oral
Kelas obatAngiotensin II receptor antagonist
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
Bioavailabilitas25–35%
Pengikatan protein99.7% (primarily albumin)
MetabolismeHati (CYP2C9, CYP3A4)
Waktu paruh eliminasi1.5–2 jam
EkskresiGinjal 13–25%, kantung empedu 50–60%
Pengenal
  • (2-butil-4-kloro-1-{[2'-(2H-tetrazol-5-yl)bifenil-4-yl]metil}-1H-imidazol-5-yl)metanol
Nomor CAS
PubChem CID
IUPHAR/BPS
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.110.555 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC22H23ClN6O
Massa molar422,92 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
  • CCCCc1nc(Cl)c(CO)n1Cc1ccc(-c2ccccc2-c2nn[nH]n2)cc1
  • InChI=1S/C22H23ClN6O/c1-2-3-8-20-24-21(23)19(14-30)29(20)13-15-9-11-16(12-10-15)17-6-4-5-7-18(17)22-25-27-28-26-22/h4-7,9-12,30H,2-3,8,13-14H2,1H3,(H,25,26,27,28) checkY
  • Key:PSIFNNKUMBGKDQ-UHFFFAOYSA-N checkY
  (verify)

Losartan adalah obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi.[3] Obat ini juga digunakan untuk penyakit ginjal akibat diabetes, gagal jantung, dan pembesaran ventrikel kiri. Losartan dikonsumsi via oral dan dapat digunakan sebagai pengobatan tunggal atau dikombinasi dengan obat antihipertensi lainnya. Dibutuhkan setidaknya 6 minggu setelah konsumsi untuk mendapatkan efek maksimal dari obat ini.[3]

Efek samping yang biasa timbul setelah mengonsumsi obat ini adalah keram otot, hidung tersumbat, batuk, peningkatan kadar kalium darah, dan anemia. Efek samping yang berat termasuk angioedema, hipotensi, dan masalah ginjal.[3] Penggunaannya selama kehamilan mungkin akan membahayakan janinnya.[1][3] Losartan tidak dianjurkan dikonsumsi saat sedang menyusui.[1] Losartan merupakan kelompok obat antagonis reseptor angiotensin II yang bekerja dengan cara menghambat angiotensin II.[3]

Losartan dipatenkan pada tahun 1986 dan disetujui penggunaannya untuk keperluan medis di Amerika Serikat pada tahun 1995.[3][4] Losartan sudah masuk dalam daftar obat WHO.[5] Losartan tersedia dalam bentuk generik.[6] Pada tahun 2019, losartan merupakan obat kesembilan yang paling sering diresepkan di Amerika dengan lebih dari 51 juta peresepan.[7][8] Losartan yang dikombinasikan dengan hidroklortiazid saat ini sudah tersedia[3] dan merupakan obat urutan ke-73 yang paling banyak diresepkan di Amerika pada tahun 2019 dengan lebih dari 10 juta peresepan.[7][9]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ a b c "Losartan (Cozaar) Use During Pregnancy". Drugs.com. Diakses tanggal 10 December 2017.
  2. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Cozaar FDA label
  3. ^ a b c d e f g "Losartan Potassium". The American Society of Health-System Pharmacists. Diakses tanggal 8 December 2017.
  4. ^ Fischer, Jnos; Ganellin, C. Robin (2006). Analogue-based Drug Discovery. John Wiley & Sons. hlm. 470. ISBN 9783527607495.
  5. ^ World Health Organization (2019). World Health Organization model list of essential medicines: 21st list 2019. Geneva: World Health Organization. hdl:10665/325771. WHO/MVP/EMP/IAU/2019.06. License: CC BY-NC-SA 3.0 IGO.
  6. ^ British national formulary : BNF 69 (Edisi 69). British Medical Association. 2015. hlm. 127. ISBN 9780857111562.
  7. ^ a b "The Top 300 of 2019". ClinCalc. Diakses tanggal 16 October 2021.
  8. ^ "Losartan - Drug Usage Statistics". ClinCalc. Diakses tanggal 16 October 2021.
  9. ^ "Hydrochlorothiazide; Losartan - Drug Usage Statistics". ClinCalc. Diakses tanggal 16 October 2021.