Medan Marelan, Medan
Medan Marelan | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Peta lokasi Kecamatan Medan Marelan | |||||
| Koordinat: 3°42′21″N 98°39′33″E / 3.705703°N 98.659184°E | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Sumatera Utara | ||||
| Kota | Medan | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Dr. Zulkifli Syahputra Pulungan, S.STP, M.AP[1] | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 199.832 jiwa | ||||
| • Kepadatan | 6.675/km2 (17,290/sq mi) | ||||
| Kode pos | 20250 - 20256 | ||||
| Kode Kemendagri | 12.71.12 | ||||
| Kode BPS | 1275200 | ||||
| Luas | 29,94 km² | ||||
| Kepadatan | 6675 | ||||
| Desa/kelurahan | 5 kelurahan | ||||
| Situs web | Home - Kecamatan Medan Marelan | ||||
| |||||

Medan Marelan (US /ˈmɛrɪlənd/ ⓘ)[a] adalah salah satu dari 21 kecamatan yang berada di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Kecamatan Medan Marelan berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang di sebelah barat dan selatan, Medan Labuhan di sebelah timur, dan Medan Belawan di sebelah utara.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Wilayah Marelan dulunya merupakan wilayah Kesultanan Deli yang dijadikan perkebunan dengan hak konsesi dari Sultan. Pada masa itu bukan hanya Belanda, banyak investor dari berbagai negara datang ke Deli untuk membuka perkebunan. Ada Amerika, Inggris, Jerman, Swiss, Prancis, Polandia, Ceko dan Belgia. Komoditas yang ditanam semula adalah tembakau, tetapi kemudian berkembang ke komoditas lain seperti karet, kopi, lada, pala, kelapa sawit, dan teh.
Kebun-kebun tersebut ada yang diberi nama dengan nama lokal dan ada pula dengan istilah asing. Nama-nama perkebunan ini banyak yang masih dipakai hingga saat ini. Salah satunya adalah perkebunan Maryland. Dirk A. Buiskool dalam artikel "A plantation city on the east coast of Sumatera 1870 - 1942" menyebutkan bahwa Maryland merupakan salah satu perkebunan disekitar Medan dengan nama Inggris. Maryland sendiri merupakan nama salah satu Negara Bagian Amerika Serikat yang dulunya merupakan koloni Inggris. Nama perkebunan Maryland atau Maryland Estate inilah yang akhirnya menjadi nama daerah Marelan.
Penggunaan Nama Marelan sebagai nama salah satu Kecamatan di kota Medan dimulai pada tahun 1992, pada masa Wali kota Medan dijabat H. Bachtiar Jafar. Pada saat itu dibentuk kecamatan Medan Marelan sebagai kecamatan baru. Dasar hukumnya adalah Peraturan Pemerintah (PP) No. 35 tahun 1992, yang ditetapkan tanggal 13 Juli 1992. Isinya mengatur tentang pembentukan 18 kecamatan di propinsi Sumatera Utara. Untuk kota Medan, kecamatan yang dibentuk adalah kecamatan Medan Marelan dan kecamatan Medan Perjuangan.
Berdasarkan PP-35 tahun 1992, wilayah Kecamatan Medan Marelan dibentuk dari sebagian wilayah kecamatan Medan Labuhan dan sebagian wilayah kecamatan Medan Deli. Wilayah Medan Marelan yang berasal dari Medan Labuhan meliputi wilayah Kelurahan Labuhan Deli, Kelurahan Rengas Pulau dan Kelurahan Terjun. Sedangkan wilayah dari Kecamatan Medan Deli meliputi Kelurahan Tanah Enam Ratus.
Demografi
[sunting | sunting sumber]Pada tahun 2025, kecamatan Medan Marelan mempunyai penduduk sebesar 199.832 jiwa[4][2]. Luasnya adalah 29,94 km² dan kepadatan penduduknya adalah 6.675 jiwa/km².[5]
Etnis
[sunting | sunting sumber]Sebagai salah satu kecamatan di Kota Medan, suku penduduk di kecamatan ini cukup beragam. Suku Jawa, Karo, Melayu Deli, Batak dan Tionghoa merupakan suku yang paling banyak di kecamatan ini. Selain itu, ada juga suku lain seperti, Minang, Sunda, India, Nias, Pesisir, Bugis dan lainnya.
Agama
[sunting | sunting sumber]Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2025, penduduk kecamatan Medan Marelan sangat beragam dalam agama yang dianut. Adapaun persentasi penduduk kecamatan Medan Marelan berdasarkan agama yang dianut ialah, yang memeluk agama Islam sebanyak 90,21%, kemudian Kristen sebanyak 5.18% di mana Protestan 4.67% dan Katolik 0,51%. Pemeluk agama Buddha dari keturuan Tionghoa sebanyak 4,49% dan sebagian kecil lainnya adalah Hindu 0,09% dan Konghucu 0,03%[6]. Sementara untuk rumah ibadah, terdapat 67 masjid, 17 gereja, 7 kelenteng, dan 2 wihara[7].
Potensi wilayah
[sunting | sunting sumber]

Pendidikan[9]
[sunting | sunting sumber]| No | Jenis Pendidikan | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | TK | 30 unit |
| 2 | RA | 41 unit |
| 3 | SD | 62 unit |
| 4 | MI | 21 unit |
| 5 | SMP | 25 unit |
| 6 | MTs | 12 unit |
| 7 | SMA | 13 unit |
| 8 | SMK | 10 unit |
| 9 | MA | - |
Kesehatan
[sunting | sunting sumber]| No. | Sarana | Jumlah |
|---|---|---|
| 1 | Rumah Sakit | 3 unit |
| 2 | Puskesmas | 4 unit |
| 3 | Balai Pengobatan Umum | 18 unit |
| 4 | Balai Kesehatan Ibu dan Anak | 9 unit |
Perdagangan
[sunting | sunting sumber]| No | Jenis Perdagangan | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Pasar Tradisional | 2 unit |
| 2 | Plaza / Mall | 2 unit |
| 3 | Swalayan/Mini Market | 4 unit |
| 4 | Dealer Mobil Toyota | 1 unit |
| 5 | Pergudangan | 7 unit |
Air Minum & Energi
[sunting | sunting sumber]| No | Pelanggan | Jumlah |
|---|---|---|
| 1 | Air Minum | 983 |
| 2 | Listrik Negara | 25.949 |
| 3 | Gas Negara | 463 |
Olahraga
[sunting | sunting sumber]| No. | Sarana | Jumlah |
|---|---|---|
| 1 | Sepak bola | 3 unit |
| 2 | Bola Volly | 10 unit |
| 3 | Bulutangkis | 15 unit |
| 4 | Futsal | 26 unit |
Perusahaan Industri
[sunting | sunting sumber]| No | Industri | Jumlah |
|---|---|---|
| 1 | Besar/Sedang | 3 unit |
| 2 | Kecil | 11 unit |
| 3 | Rumah Tangga | 7 unit |
Keuangan
[sunting | sunting sumber]| No. | Lembaga | Jumlah |
|---|---|---|
| 1 | Bank | 4 unit |
| 2 | Leasing/Finance | 2 unit |
| 3 | Valuta Asing | 0 unit |
| 4 | Koperasi | 3 unit |
| 5 | Pegadaian | 2 unit |
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- Halaman di situs Pemko Medan Diarsipkan 2007-03-11 di Wayback Machine.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ "Kali Pertama, Rico Waas Lantik 4 Pejabat Administrator, Begini Pesannya". portal.medan.go.id. Diakses tanggal 24 Januari 2026.
- ^ a b "Kota Medan Dalam Angka 2025" (pdf). Badan Pusat Statistik Kota Medan. 26 September 2025. hlm. 27. Diakses tanggal 24 Januari 2026.
- ^ Wells, John C. (2008). Longman Pronunciation Dictionary (Edisi 3). Longman. ISBN 978-1-4058-8118-0.
- ^ "Visualisasi Data Kependudukan". gis.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 24 Januari 2026.
- ^ "Kota Medan Dalam Angka 2025" (pdf). Badan Pusat Statistik Kota Medan. 26 September 2025. hlm. 4. Diakses tanggal 24 Januari 2026.
- ^ "Kota Medan Dalam Angka 2025" (pdf). Badan Pusat Statistik Kota Medan. 26 September 2025. hlm. 38. Diakses tanggal 24 Januari 2026.
- ^ "Kota Medan Dalam Angka 2025" (pdf). Badan Pusat Statistik Kota Medan. 26 September 2025. hlm. 81. Diakses tanggal 24 Januari 2026.
- ^ Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid I (PDF). Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 54. ISBN 978-979-8250-66-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ "Kota Medan Dalam Angka 2025". Badan Pusat Statistik Kota Medan. 26 September 2025. hlm. 56. Diakses tanggal 24 Januari 2026.
|
Medan Belawan |
| ||
| Kabupaten Deli Serdang | Medan Labuhan | |||
| Labuhan Deli |
Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tanda <references group="lower-alpha"/> yang berkaitan

