Meutia Hatta

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Meutia Hatta
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Indonesia Ke-7
Masa jabatan
21 Oktober 2004 – 20 Oktober 2009
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ke-2
Masa jabatan
14 Januari 2008 – 13 April 2010
Sebelum
Pendahulu
Edi Sudradjat
Pengganti
Sutiyoso
Sebelum
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden
Bidang Pendidikan dan Kebudayaan
Masa jabatan
25 Januari 2010 – 20 Oktober 2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Ketua DewanEmil Salim
Sebelum
Pengganti
Petahana
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir
Meutia Farida Hatta

21 Maret 1947 (umur 79)
Yogyakarta, Indonesia
Partai politik  PKPI
Suami/istri
(m. 1973)
Hubungan
Anak2
Orang tuaMohammad Hatta (Ayah)
Siti Rahmiati Hatta (Ibu)
AlmamaterUniversitas Indonesia
PekerjaanPolitikus
Profesi
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Meutia Farida Swasono (nama gadis Hatta)[1] (lahir 21 Maret 1947) adalah seorang akademikus, ahli antropologi dan politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak 2010 hingga 2014.[2] Sebelumnya ia menjabat sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dalam Kabinet Indonesia Bersatu (2004 hingga 2009).

Meutia adalah putri mantan wakil presiden dan proklamator Indonesia, Mohammad Hatta. Pada tahun 20022005 ia adalah Ketua Umum Yayasan Hatta.

Pendidikan

[sunting | sunting sumber]

Meutia menyelesaikan pendidikan sarjana Antropologi, di Universitas Indonesia (1974). Ia melanjutkan studi dan menyelesaikan program magister bidang Antropologi di Universitas Indonesia tahun 1983 dan Ia mendapatkan gelar doktor dalam bidang yang sama antropologi di fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia pada tahun 1991.[3]

Minat riset

[sunting | sunting sumber]

Meutia adalah Guru besar Antropologi Universitas Indonesia (2006) ini telah mengajar sejak 1979, dengan spesialisasi dalam sistem budaya Indonesia, antropologi kesehatan, dan antropologi psikiatri. Sepanjang kariernya, ia telah mengembangkan penelitian tentang sukubangsa, antropologi kesehatan, antropologi psikologi, serta kesehatan jiwa dengan perhatian khusus pada masyarakat pedalaman dan komunitas terpencil. Penelitiannya mencakup beragam topik seperti tata ruang dalam pembangunan masyarakat, respon masyarakat terhadap wabah penyakit, kebiasaan makan dan gizi, serta etnografi kesehatan di wilayah Pegunungan Jayawijaya. Ia juga menyoroti persoalan kesehatan mental dalam keluarga yang tidak utuh maupun dalam kondisi disharmonis. Sebagai pengajar senior, Prof. Meutia telah berkontribusi besar dalam membangun landasan keilmuan antropologi kesehatan di Indonesia dan membimbing generasi akademisi antropologi sejak awal 1980-an.[3]

Ia mulai terjun ke dunia politik sejak dipilih sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan pada tahun 2004. Ia juga menjadi ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia pada tahun 2008 hingga 2010.[3]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ "Profil Staff UI: Prof. Dr. Meutia Farida Swasono, M.S." Universitas Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-12-20. Diakses tanggal 15 Desember 2016.
  2. ^ "Pelantikan Wantimpres: "Lingkaran Dalam" Presiden Bertambah". Kompas.com. 26 Januari 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-11-02. Diakses tanggal 26 Januari 2010.
  3. ^ a b c "Meutia Farida Hatta Swasono – Situs Departemen Antropologi FISIP UI" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-04-04.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Jabatan politik
Didahului oleh:
Sri Redjeki Sumarjoto
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan
2004–2009
Diteruskan oleh:
Linda Amalia Sari
Jabatan partai politik
Didahului oleh:
Edi Sudradjat
Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
2008–2010
Diteruskan oleh:
Sutiyoso


Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda
Kontak
© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)