Paus Eugenius IV

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia

Eugenius IV
Uskup Roma
Potret karya Cristofano dell'Altissimo, setelah aslinya oleh Jean Fouquet
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
11 Maret 1431
Akhir masa kepausan
23 Februari 1447
PendahuluMartinus V
PenerusNikolaus V
Imamat
Tahbisan uskup
1408
oleh Gregorius XII
Pelantikan kardinal
9 Mei 1408
oleh Gregorius XII
Informasi pribadi
Nama lahirGabriele Condulmer
Lahir1383
Venesia, Republik Venesia
Meninggal23 Februari 1447 (umur 63–64 tahun)
Roma, Negara Kepausan
Jabatan sebelumnya
LambangLambang Eugenius IV
Paus lainnya yang bernama Eugenius

Paus Eugenius IV (lahir Gabriele Condulmer; Latin: Eugenius IV; Italia: Eugenio IV; 1383 – 23 Februari 1447) adalah kepala Gereja Katolik dan penguasa Negara Kepausan dari tanggal 11 Maret 1431 hingga kematiannya pada bulan Februari 1447. Condulmer adalah seorang warga Venesia dan keponakan dari Paus Gregorius XII. Pada tahun 1431, ia terpilih sebagai Paus. Ia adalah Paus terakhir yang menyandang nama "Eugenius".

Masa jabatannya ditandai dengan konflik: pertama dengan keluarga Colonna, kerabat pendahulunya Paus Martinus V; dan kemudian dengan Gerakan Konsiliar. Pada tahun 1434, setelah pengaduan dari uskup Kepulauan Canary Fernando Calvetos, Eugenius IV mengeluarkan bulla "Creator Omnium", mencabut pengakuan apa pun atas hak Kerajaan Portugal untuk menaklukkan pulau-pulau tersebut, dan mencabut hak apa pun untuk mengkristenkan penduduk asli mereka. Eugene juga menentang perbudakan: dia mengucilkan siapa pun yang telah memperbudak orang Kristen yang baru orang Kristen yang bertobat, hukuman tersebut akan tetap berlaku sampai para budak dikembalikan kebebasan dan harta benda mereka.

Awalnya Eugenius berupaya melindungi orang Yahudi, dan cukup aktif melawan antisemitisme yang merajalela di masyarakat—ia mengeluarkan dekrit yang melindungi hak-hak mereka, menentang pembaptisan paksa, dan memungkinkan aktivitas ekonomi yang lebih luas. Namun, pada tahun 1442, ia mengeluarkan bulla Dudum ad nostram audientiam, yang kemudian digunakan sebagai dasar hukum untuk pembentukan ghetto Yahudi di Eropa. Pada tahun 1443, Eugenius memutuskan untuk mengambil posisi netral dalam sengketa teritorial antara Kastil dan Portugal serta mengenai hak-hak yang diklaim di sepanjang pantai Afrika.