Pemilihan umum Gubernur Jawa Timur 2024

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Pemilihan ini dilaksanakan serentak dengan Pemilihan kepala daerah 2024 seluruh Indonesia.
Pemilihan umum Gubernur Jawa Timur 2024
Logo pemilihan umum
Logo pemilihan umum
Maskot pemilihan umum
Maskot pemilihan umum
Sebelum
2029
Jajak pendapat
Pemilih terdaftar31.314.889 (DPT + DPK)
Kehadiran pemilih21.937.202 (70,05%)[1]
Resmi
100%
per 9 Desember 2024, 21:30 WIB
Kandidat
 
Calon Khofifah Indar Parawansa Tri Rismaharini Luluk Nur Hamidah
Partai Gerindra PDI-P PKB
Aliansi KIM Plus
Wakil Emil Dardak Zahrul Azhar Asumta Lukmanul Khakim
Suara rakyat 12.192.165 6.743.095 1.797.332
Persentase 58,81% 32,52% 8,67%
<center>
Hasil suara




</center>
Peta persebaran suara
Peta hasil rekapitulasi KPU Kota/Kabupaten di setiap kecamatan
Gubernur petahana
Adhy Karyono (Penjabat)

Birokrat

Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih

Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak
Gerindra

Daftar pasangan calon berikut foto, logo partai pengusung, serta visi dan misi

Pemilihan Umum Gubernur Jawa Timur 2024 (selanjutnya disebut Pilgub Jawa Timur 2024) dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Gubernur Jawa Timur periode 2025–2030.[2]

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur tahun tersebut diselenggarakan setelah Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 (Pileg), bersamaan dengan seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

Gubernur dan Wakil Gubernur petahana, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dapat kembali mencalonkan diri dalam Pilgub Jatim 2024.

<meta property="mw:PageProp/toc" />

Syarat ambang batas pencalonan

[sunting | sunting sumber]
<link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r29061769" />

Perolehan hasil pemilihan umum legislatif 2024 menunjukkan 10 partai politik mendapatkan kursi di DPRD Provinsi Jawa Timur dengan jumlah 120 kursi untuk periode 2024–2029. Aturan awalnya partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur jika memenuhi ambang batas 25% total suara sah atau 20% kursi di DPRD Provinsi Jawa Timur, 24 kursi dari 120 kursi.

Pada 20 Agustus 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan keputusan MK No. 70/PUU-XXII/2024 yang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora terhadap UU Pilkada.[3] Putusan ini dituangkan pada PKPU Nomor 8 tahun 2024. Pada keputusan tersebut menyatakan partai atau gabungan partai politik peserta Pemilu bisa mengajukan calon kepala daerah meski tidak punya kursi DPRD dengan ambang batas yang diatur sesuai persyaratan. DPT di Provinsi Jawa Timur adalah 31.402.838 pemilih,[4] sehingga menurut aturan tersebut, Provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 12.000.000 (dua belas juta) jiwa, Partai Politik Peserta Pemilu atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 6,5% (enam setengah persen) di provinsi tersebut untuk mengajukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.[5][6] Berdasarkan aturan tersebut dan mengikut hasil Pemilu 2024, ada 6 partai politik yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi, yaitu PKB (19,76%), PDI-P (16,34%), Partai Gerindra (15,70%), Partai Golkar (10,12%), Partai Demokrat (8,19%) dan Partai NasDem (7,96%).

Berikut perolehan suara sah partai politik peserta Pemilu 2024 dan perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur hasil Pemilu 2024.

Nomor urut Partai Perolehan suara Perolehan kursi Perubahan kursi (2019) Ketua
1   PKB 4.517.228 19,76%
27 / 120
Kenaikan 2 Abdul Halim Iskandar
3 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PDI-P 3.735.865 16,34%
21 / 120
Penurunan 6 Said Abdullah
2 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Gerindra 3.589.052 15,70%
21 / 120
Kenaikan 6 Anwar Sadad
4 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Golkar 2.314.685 10,12%
15 / 120
Kenaikan 2 Muhammad Sarmuji
14 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Demokrat 1.872.353 8,19%
11 / 120
Penurunan 3 Emil Dardak
5 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  NasDem 1.820.211 7,96%
10 / 120
Kenaikan 1 Lita Machfud Arifin
12 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PAN 1.319.563 5,77%
5 / 120
Penurunan 1 Ahmad Riski Sadig
8 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PKS 1.307.657 5,72%
5 / 120
Kenaikan 1 Irwan Setiawan
17 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PPP 978.008 4,28%
4 / 120
Penurunan 1 Mundjidah Wahab
15 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PSI 551.051 2,41%
1 / 120
Kenaikan 1 Aan Rochayanto
16 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Perindo 187.894 0,82%
0 / 120
Faida
7 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Gelora 175.927 0,77%
0 / 120
Muhammad Sirot
6 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Buruh 121.779 0,53%
0 / 120
Jazuli
10 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Hanura 99.208 0,43%
0 / 120
Penurunan 1 Yunianto Wahyudi
13 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PBB 90.960 0,40%
0 / 120
Penurunan 1 Ali Huda
24 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Ummat 79.619 0,35%
0 / 120
Alfie Rahman
11 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Garuda 53.133 0,23%
0 / 120
Suryono
9 <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PKN 51.944 0,23%
0 / 120
Kelana Aprilianto
Jumlah 22.866.137 100,00% 120

Ringkasan Pencalonan

[sunting | sunting sumber]

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai partai yang merepresentasikan kaum nahdliyin memiliki potensi dalam mengusung calonnya sendiri untuk maju dalam pemilihan gubernur.[7] PKB juga antitesa terhadap Khofifah Indar Parawansa, di mana pada pemilihan gubernur sebelumnya, partai tidak menominasikan Khofifah meski dia adalah kader PKB.[8] Hal ini mendorong PKB untuk menyusun nama-nama yang akan dicalonkan, salah satunya Marzuqi Mustamar, tokoh yang pernah menjadi pejabat teras Nahdlatul Ulama di Jawa Timur.[9] Ia memberi tanggapan tidak meyakinkan dengan tidak ikut memikirkan peluangnya menjadi kandidat gubernur.[10] Tidak hanya PKB, Partai Amanat Nasional (PAN) diklaim Marzuqi sebagai partai yang turut menawarkan diri untuk diusulkan pencalonannya pada perhelatan politik ini.[11] Di samping itu, PKB menjaring bursa pencalonan gubernur untuk dijadikan sebagai rival dari Khofifah.[12]

PKB menjadi satu-satunya partai yang memperoleh kursi di DPRD Jawa Timur dapat mengusung kandidatnya sendiri karena telah memenuhi persyaratan minimal 20% kursi DPRD, sedangkan PDI Perjuangan menjadi salah satu partai yang memperoleh kursi di DPRD Jawa Timur yang tidak dapat mengusung kandidatnya sendiri ketika partai-partai Koalisi Indonesia Maju Plus secara bersama-sama mendeklarasikan dukungan kepada bakal pasangan calon dari petahana, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak. Tersisa PKB bersama dengan PDI Perjuangan yang belum menentukan calonnya secara resmi. PDI Perjuangan memunculkan nama Menteri Sosial saat itu, Tri Rismaharini sebagai bakal kandidat gubernur.[13] Ia secara potensial dipasangkan oleh dengan Marzuqi sebagai bakal calon wakil gubernur.[14] Ketika Risma ditetapkan sebagai calon gubernur, partainya, PDI Perjuangan menunggu rekomendasi PKB terhadap calon yang akan diusung. Setelah perubahan syarat ambang batas pencalonan, PKB dan PDI Perjuangan berpisah jalan dengan mengusung kadernya masing-masing. Pada 28 Agustus 2024, PKB akhiri pencalonan Marzuqi karena ketidaksediaannya untuk maju pada ajang pemilihan kepala daerah.[15] Pada akhirnya, PKB memberi rekomendasi pencalonan kepada dua kadernya yang juga mantan anggota DPR RI, Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim.[16] dan PDIP mencalonkan Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pemilihan gubernur Jawa Timur tahun ini diikuti oleh tiga calon gubernur yang semuanya adalah perempuan.

Daftar Pasangan Calon

[sunting | sunting sumber]
Luluk Nur Hamidah Lukmanul Khakim Khofifah Indar Parawansa Emil Elestianto Dardak Tri Rismaharini Zahrul Azhar Asumta
Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur
Anggota DPR-RI
(2019–2024)
Anggota DPR-RI
(2014–2019)
Gubernur Jawa Timur
(2019–2024)
Menteri Sosial RI
(2014–2018)
Wakil Gubernur Jawa Timur
(2019–2024)
Bupati Trenggalek
(2016–2019)
Menteri Sosial RI
(2020–2024)
Wali Kota Surabaya
(2010–2015, 2016–2020)
Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama UNIPDU Jombang
Partai Pengusung Partai Pengusung Partai Pengusung
<link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PKB <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Gerindra <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Golkar <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Demokrat <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  NasDem
<link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PAN <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PKS <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PPP <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PSI <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Perindo
<link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Gelora <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Buruh <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PBB
<link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Garuda <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PKN
<link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PDI-P <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Hanura
Partai Pendukung Partai Pendukung
<link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  PRIMA <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r19202607" />  Ummat
Suara sah pemilu legislatif 2024 Suara sah pemilu legislatif 2024 Suara sah pemilu legislatif 2024
4.517.228 / 22.866.137 (20%)
14.434.217 / 22.866.137 (63%)
3.835.073 / 22.866.137 (17%)
Kursi DPRD Provinsi Jawa Timur Kursi DPRD Provinsi Jawa Timur Kursi DPRD Provinsi Jawa Timur
27 / 120 (23%)
72 / 120 (60%)
21 / 120 (18%)
Visi Visi Visi
<big>"Jawa Timur Sejahtera, Berdaya Saing, Inklusif, Berwawasan Lingkungan, dan Mendunia."</big> <big>"Bersama Jawa Timur Maju yang Adil, Makmur, Unggul, dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045."</big> <big>"Jawa Timur Resik Demi Tercapainya Masyarakat Adil, Makmur, Berkepribadian, dan Berkeadaban."</big>
Misi Misi Misi
  1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang lebih unggul dan pemenuhan kebutuhan sosial dasar.
  2. Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang inklusif dan berkualitas.
  3. Pemerataan pembangunan melalui percepatan infrastruktur desa, pembangunan antar wilayah dan pelestarian lingkungan hidup serta resiliensi terhadap bencana.
  4. Memperkuat tata Kelola pemerintahan daerah yang terbuka, partisipatif, akuntabel, bebas korupsi dalam mewujudkan pelayanan publik inovatif.
  5. Mewujudkan masyarakat yang aman, berakhlaq, inklusif, berkesetaraan gender, dan harmonis.
  1. Jatim Sejahtera: Mempercepat pengentasan kemiskinan di desa dan kota melalui pendekatan lintas sektoral-spasial terpadu dengan memperkuat peran kaum perempuan dalam program pemberdayaan serta memprioritaskan warga miskin di kelompok rentan diantaranya difabel dan lansia melalui program bantuan dan perlindungan sosial berbasis data terpadu.
  2. Jatim Kerja: Memperluas lapangan kerja yang berkualitas melalui peningkatan kewirausahaan baru (start-up), pengembangan ekonomi kreatif, iklim investasi, stabilitas ekonomi serta pengendalian harga kebutuhan pokok, dan penguasaan keterampilan abad 21 (21st Century Skills) yang berdaya saing.
  3. Jatim Cerdas: Memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan pelayanan dan akses pendidikan untuk semua (education for all) yang berkualitas, merata, dan berkeadilan.
  4. Jatim Sehat: Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan kesehatan untuk semua (health for all) yang berkualitas, merata, mudah diakses dan berkeadilan, serta sinergis dengan perwujudan Universal Health Coverage (UHC).
  5. Jatim Akses: Memperkuat konektivitas antar wilayah dan intra aglomerasi dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur lintas sektor serta transportasi yang berkualitas, modern, terpadu, dan berkeadilan.
  6. Jatim Berkah-Amanah: Memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, berdaya guna, dan anti korupsi serta memperkuat kesalehan sosial masyarakat berdasarkan nilai-nilai keagamaan, budi pekerti luhur, dan berjiwa Pancasila.
  7. Jatim Agro: Meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, nelayan dengan tata niaga yang berkeadilan, akses optimal kepada sarana produksi, pembiayaan, daya dukung infrastruktur pertanian untuk memperkuat posisi Jawa Timur sebagai penyangga ketahanan pangan nasional.
  8. Jatim Harmoni: Menjaga terwujudnya masyarakat yang harmonis melalui pengembangan nilai-nilai toleransi, keadilan dalam keberagaman, pengarusutamaan gender, serta memajukan seni budaya dan prestasi olahraga.
  9. Jatim Lestari: Menjaga kelestarian lingkungan hidup demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan selaras dengan daya dukung alam dan lingkungan, serta mendorong pengembangan ekonomi hijau dan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan lintas sektoral.
  1. Reformasi Birokrasi untuk menghadirkan layanan publik yang bersih, cepat, dan solutif dalam menyelesaikan masalah masyarakat melalui tata kelola pemerintah yang berkualitas.
  2. Ekonomi kerakyatan dan inklusif yang dicapai melalui anggaran pro-rakyat dan kebijakan partisipatoris.
  3. Sumber daya manusia yang cerdas, sehat, dan berahlak melalui layanan kesehatan dan pendidikan berkualitas, merata, dan terjangkau.
  4. Infrastruktur berkualitas dan terkoneksi lintas wilayah untuk rakyat yang selaras dengan pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam yang berkelanjutan.
  5. Kesejahteraan sosial yang merata dan berkeadilan serta pemajuan kebudayaan yang menghormati eksistensi budaya lokal, hak-hak minoritas, dan kebutuhan kelompok rentan.

Jajak pendapat

[sunting | sunting sumber]
Sumber survei Tanggal Jumlah sampel Batas kesalahan Khofifah Risma Luluk
Setelah Pencalonan
Poltracking[17] 4–10 September 2024 1200 2,9% 57,3% 22,7% 2,2%
Sebelum Pencalonan
Litbang Kompas[18] 20–25 Juni 2024 500 4,38% 26,8% 13,6%

Penghitungan dan hasil

[sunting | sunting sumber]

Hasil rekapitulasi

[sunting | sunting sumber]
Hasil rekapitulasi penghitungan suara di setiap kecamatan
<caption></caption>
CalonPasanganPartaiSuara%
Khofifah Indar ParawansaEmil Elestianto DardakGerindra12.192.16558.81
Tri RismahariniZahrul Azhar AsumtaPDI-P6.743.09532.52
Luluk Nur HamidahLukmanul KhakimPKB1.797.3328.67
Jumlah20.732.592100.00
Suara sah20.732.59294.51
Suara tidak sah/kosong1.204.6105.49
Jumlah suara21.937.202100.00
Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi31.314.88970.05
Sumber: Keputusan KPU Provinsi Jawa Timur Nomor 63 Tahun 2024
Persebaran suara pasangan calon di setiap kecamatan berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara.
  • Pasangan calon Luluk–Lukman
    Pasangan calon Luluk–Lukman
  • Pasangan calon Khofifah–Emil
    Pasangan calon Khofifah–Emil
  • Pasangan calon Risma–Gus Hans
    Pasangan calon Risma–Gus Hans

Hasil suara per Kabupaten/Kota

[sunting | sunting sumber]
Kabupaten/Kota Jumlah suara Pengguna hak pilih Golput Pemilih terdaftar
Luluk
Lukman
Khofifah
Emil
Risma
Gus Hans
Suara % Suara % Suara %
Sah Tidak Sah Jumlah % Jumlah % DPT DPK Jumlah
Pacitan 23.880 8,22% 208.372 71,75% 58.158 20,03% 290.410 12.083 302.493 64,43% 166.999 35,57% 469.321 171 469.492
Ponorogo 58.657 10,77% 346.065 63,57% 139.670 25,66% 544.392 31.280 575.672 75,46% 187.202 24,54% 762.415 459 762.874
Trenggalek 15.958 4,50% 198.753 56,01% 140.121 39,49% 354.832 15.541 370.373 62,57% 221.539 37,43% 591.840 72 591.912
Tulungagung 53.718 9,26% 327.853 56,50% 198.721 34,25% 580.292 36.654 616.946 71,17% 249.891 28,83% 866.030 807 866.837
Blitar 63.363 10,11% 315.269 50,30% 248.178 39,59% 626.810 43.615 670.425 69,53% 293.794 30,47% 963.511 708 964.219
Kediri 64.123 7,53% 499.765 58,66% 288.035 33,81% 851.923 53.528 905.451 72,11% 350.217 27,89% 1.254.964 704 1.255.668
Malang 123.889 10,45% 715.176 60,31% 346.803 29,24% 1.185.868 51.969 1.237.837 60,03% 824.041 39,97% 2.060.576 1.302 2.061.878
Lumajang 50.636 8,35% 386.016 63,68% 169.501 27,96% 606.153 38.439 644.592 76,70% 195.845 23,30% 838.595 1.842 840.437
Jember 87.510 8,14% 723.833 67,34% 263.533 24,52% 1.074.876 36.781 1.111.657 56,81% 845.009 43,19% 1.955.219 1.447 1.956.666
Banyuwangi 84.161 10,93% 456.856 59,32% 229.140 29,75% 770.157 31.164 801.321 59,35% 548.849 40,65% 1.348.925 1.245 1.350.170
Bondowoso 68.631 15,97% 294.701 68,58% 66.374 15,45% 429.706 19.553 449.259 74,52% 153.582 25,48% 601.133 1.708 602.841
Situbondo 81.310 21,38% 235.274 61,85% 63.793 16,77% 380.377 21.350 401.727 79,00% 106.792 21,00% 507.507 1.012 508.519
Probolinggo 49.297 8,24% 448.221 74,90% 100.872 16,86% 598.390 29.413 627.803 71,93% 244.993 28,07% 872.218 578 872.796
Pasuruan 79.743 9,55% 500.938 60,01% 254.074 30,44% 834.755 72.499 907.254 75,08% 301.092 24,92% 1.206.754 1.592 1.208.346
Sidoarjo 78.400 7,97% 455.406 46,31% 449.507 45,71% 983.313 64.647 1.047.960 70,68% 434.773 29,32% 1.479.539 3.194 1.482.733
Mojokerto 49.199 7,33% 421.934 62,87% 199.943 29,79% 671.076 45.608 716.684 84,67% 129.737 15,33% 845.655 766 846.421
Jombang 52.920 7,92% 332.342 49,72% 283.224 42,37% 668.486 55.742 724.228 71,44% 289.459 28,56% 1.012.800 887 1.013.687
Nganjuk 54.376 8,83% 338.120 54,88% 223.565 36,29% 616.061 42.211 658.272 77,10% 195.483 22,90% 852.679 1.076 853.755
Madiun 37.315 8,90% 257.801 61,51% 123.982 29,58% 419.098 28.585 447.683 78,72% 121.008 21,28% 568.252 439 568.691
Magetan 40.064 10,15% 230.564 58,44% 123.900 31,40% 394.528 21.786 416.314 78,36% 114.976 21,64% 530.630 660 531.290
Ngawi 28.555 6,48% 267.142 60,64% 144.823 32,88% 440.520 25.009 465.529 66,98% 229.499 33,02% 694.934 94 695.028
Bojonegoro 44.889 6,00% 543.131 72,64% 159.643 21,35% 747.663 58.296 805.959 78,46% 221.301 21,54% 1.026.363 897 1.027.260
Tuban 35.439 6,05% 386.812 66,08% 163.095 27,86% 585.346 69.324 654.670 69,39% 288.731 30,61% 942.865 536 943.401
Lamongan 61.807 8,70% 418.121 58,85% 230.546 32,45% 710.474 52.290 762.764 73,61% 273.487 26,39% 1.035.507 744 1.036.251
Gresik 47.259 7,74% 301.722 49,44% 261.319 42,82% 610.300 40.322 650.622 66,90% 321.911 33,10% 971.740 793 972.533
Bangkalan 70.059 13,32% 313.975 59,71% 141.832 26,97% 525.866 20.334 546.200 71,38% 219.037 28,62% 764.886 351 765.237
Sampang 54.206 8,75% 469.124 75,69% 96.486 15,57% 619.816 26.126 645.942 87,30% 93.946 12,70% 737.832 2.056 739.888
Pamekasan 31.604 5,66% 424.476 76,00% 102.424 18,34% 558.504 25.572 584.076 87,57% 82.923 12,43% 666.048 951 666.999
Sumenep 97.003 16,16% 425.040 70,82% 78.115 13,02% 600.158 42.959 643.117 74,76% 217.174 25,24% 859.185 1.106 860.291
Kota Kediri 8.747 5,11% 91.371 53,37% 71.072 41,52% 171.190 8.396 179.586 80,45% 43.652 19,55% 222.265 973 223.238
Kota Blitar 4.974 5,37% 45.130 48,71% 42.550 45,92% 92.654 4.302 96.956 80,47% 23.528 19,53% 120.181 303 120.484
Kota Malang 32.157 7,80% 205.529 49,87% 174.417 42,32% 412.103 18.226 430.329 65,02% 231.523 34,98% 660.744 1.108 661.852
Kota Probolinggo 4.271 3,22% 76.722 57,77% 51.820 39,02% 132.813 8.471 141.284 78,51% 38.676 21,49% 179.416 544 179.960
Kota Pasuruan 8.089 8,35% 53.069 54,78% 35.727 36,88% 96.885 7.202 104.087 67,66% 49.744 32,34% 153.678 153 153.831
Kota Mojokerto 3.572 4,68% 35.646 46,72% 37.072 48,59% 76.290 4.404 80.694 76,54% 24.731 23,46% 105.313 112 105.425
Kota Madiun 3.525 3,03% 62.705 53,99% 49.921 42,98% 116.151 5.085 121.236 78,14% 33.919 21,86% 154.712 443 155.155
Kota Surabaya 34.079 2,78% 308.293 25,17% 882.414 72,05% 1.224.786 28.875 1.253.661 56,18% 977.765 43,82% 2.229.244 2.182 2.231.426
Kota Batu 9.947 7,68% 70.898 54,72% 48.725 37,61% 129.570 6.969 136.539 81,57% 30.859 18,43% 166.942 456 167.398
Total 1.797.322 8,67% 12.192.165 58,81% 6.743.095 32,52% 20.732.592 1.204.610 21.937.202 70,05% 9.377.687 29,95% 31.280.418 34.471 31.314.889
<small>Sumber: Keputusan KPU Provinsi Jawa Timur Nomor 63 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Tahun 2024</small>

Pasangan calon nomor urut 3, Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta mengajukan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi yang diterima pada Rabu, 11 Desember 2024 setelah penetapan hasil pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2024. Mahkamah Konstitusi menolak gugatan tersebut pada 4 Februari 2025 berdasarkan Putusan MKRI Nomor 265/PHPU.GUB-XXIII/2025.[19]

Penetapan pasangan calon terpilih

[sunting | sunting sumber]

Pasangan calon nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih oleh KPU Provinsi Jawa Timur pada tanggal 6 Februari 2025 berdasarkan Keputusan KPU Provinsi Jawa Timur Nomor 5 Tahun 2025.

Pelantikan pasangan calon terpilih

[sunting | sunting sumber]

Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2025–2030 di Istana Negara pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, bersamaan dengan 480 pasangan kepala daerah lainnya termasuk 36 kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur.[20]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ <cite class="citation web cs1">"Berita Acara dan Sertifikat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Dari Setiap Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024" (PDF). Komisi Pemilihan Umum. Diakses tanggal 2024-12-11.</cite>
  2. ^ Catat! Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November. CNBCIndonesia.com. Diakses 1 Juni 2022
  3. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite id="CITEREFFadhil" class="citation web cs1">Fadhil, Haris. "5 Putusan MK: Parpol Tanpa Kursi Bisa Usung Calon hingga Syarat Usia". detiknews. Diakses tanggal 2024-09-17.</cite>
  4. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite class="citation web cs1">"KPU ; Sebanyak 31.402.838 Warga Jatim Masuk DPT Pemilu 2024". Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. Diakses tanggal 2024-12-25.</cite>
  5. ^ Putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024
  6. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite class="citation web cs1">"PKPU Pilkada Merujuk Putusan MK Disetujui DPR, Ini Poin-poinnya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2024-09-17.</cite>
  7. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite id="CITEREFWakik2024" class="citation web cs1">Wakik, Ahmad Kiflan, ed. (2024-03-18). "Kultur NU jadi Kunci Kemenangan PKB Jawa Timur". rmol.id. Diakses tanggal 2024-11-10.</cite>
  8. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite id="CITEREFRahayu2024" class="citation web cs1">Rahayu, Kurnia Yunita (2024-07-19). "Anggap Elektabilitas Khofifah Rapuh, PKB Yakin Ukir Sejarah di Pilgub Jatim 2024". kompas.id. Jakarta. Diakses tanggal 2024-11-10.</cite>
  9. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite class="citation web cs1">"Empat Parpol Dukung Khofifah di Pilgub Jatim, PKB Condong ke Marzuki". cnnindonesia.com. Jakarta. 2024-05-19. Diakses tanggal 2024-11-10.</cite>
  10. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite id="CITEREFMuliawati2024" class="citation web cs1">Muliawati, Anggi (2024-07-24). "Respons Marzuki Mustamar Namanya Masuk Bursa Cagub Jatim dari PKB". detik.com. Jakarta. Diakses tanggal 2024-11-10.</cite>
  11. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite class="citation web cs1">"Marzuki Mustamar Mengaku Didekati PAN dan PKB untuk Pilkada Jawa Timur". kompas.com. Jakarta. 2024-08-02. Diakses tanggal 2024-11-10.</cite>
  12. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite id="CITEREFDidik2024" class="citation web cs1">Didik, Kusbiantoro, ed. (2024-07-22). "PKB masih mencari rumusan untuk Pilkada Jatim". antaranews.com. Jakarta. Diakses tanggal 2024-11-10.</cite>
  13. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite id="CITEREFAzmi2024" class="citation web cs1">Azmi, Faiq (2024-07-15). "Said Abdullah Bocorkan Peluang PDIP Calonkan Risma di Pilgub Jatim 2024". detik.com. Jakarta. Diakses tanggal 2024-11-10.</cite>
  14. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite class="citation web cs1">"KH Marzuki Mustamar Dipastikan Maju di Pilgub Jatim, PKB Lirik Risma Buat Cawagub". kompas.tv. Jakarta. 2024-06-24. Diakses tanggal 2024-11-10.</cite>
  15. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite id="CITEREFDeni2024" class="citation web cs1">Deni, Reza (2024-08-28). "PKB Batal Usung KH Marzuki Mustamar di Pilgub Jatim: Beliau Belum Berkenan". tribunnews.com. Jakarta. Diakses tanggal 2024-11-10.</cite>
  16. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite class="citation web cs1">"PKB Usung Luluk Hamidah-Lukmanul Hakim di Pilkada Jatim". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2024-08-31.</cite>
  17. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite id="CITEREFLiputan6.com2024" class="citation web cs1">Liputan6.com (2024-09-19). "Survei Pilgub Jatim: Elektabilitas Khofifah-Emil 57,3%, Risma-Gus Hans 22,7%, Luluk-Lukman 2,2%". liputan6.com. Diakses tanggal 2024-09-20.</cite> Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  18. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite id="CITEREFMaulana" class="citation web cs1">Maulana, Gibran. "Survei Litbang Kompas Pilgub Jatim: Khofifah 26,8%, Risma 13,6%". detiknews. Diakses tanggal 2024-09-14.</cite>
  19. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite class="citation web cs1 cs1-prop-foreign-lang-source">"Info Penanganan Pemilihan Umum 2024 | MKRI". www.mkri.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-12-13.</cite>
  20. ^ <link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27235221" /><cite class="citation web cs1">"Daftar Lengkap 481 Kepala Daerah yang Bakal Dilantik 20 Februari, Ini Nama-namanya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2025-03-07.</cite>

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
<link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r29061780" />
Sumatra
Aceh
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Aceh Barat</dd> <dd>Aceh Barat Daya</dd> <dd>Aceh Besar</dd> <dd>Aceh Jaya</dd> <dd>Aceh Selatan</dd> <dd>Aceh Singkil</dd> <dd>Aceh Tamiang</dd> <dd>Aceh Tengah</dd> <dd>Aceh Tenggara</dd> <dd>Aceh Timur</dd> <dd>Aceh Utara</dd> <dd>Bener Meriah</dd> <dd>Bireuen</dd> <dd>Gayo Lues</dd> <dd>Nagan Raya</dd> <dd>Pidie</dd> <dd>Pidie Jaya</dd> <dd>Simeulue</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Banda Aceh</dd> <dd>Langsa</dd> <dd>Lhokseumawe</dd> <dd>Sabang</dd> <dd>Subulussalam</dd></dl>
Sumatera Utara
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Asahan</dd> <dd>Batu Bara</dd> <dd>Dairi</dd> <dd>Deli Serdang</dd> <dd>Humbang Hasundutan</dd> <dd>Karo</dd> <dd>Labuhanbatu</dd> <dd>Labuhanbatu Selatan</dd> <dd>Labuhanbatu Utara</dd> <dd>Langkat</dd> <dd>Mandailing Natal</dd> <dd>Nias</dd> <dd>Nias Barat</dd> <dd>Nias Selatan</dd> <dd>Nias Utara</dd> <dd>Padang Lawas</dd> <dd>Padang Lawas Utara</dd> <dd>Pakpak Bharat</dd> <dd>Samosir</dd> <dd>Serdang Bedagai</dd> <dd>Simalungun</dd> <dd>Tapanuli Selatan</dd> <dd>Tapanuli Tengah</dd> <dd>Tapanuli Utara</dd> <dd>Toba</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Binjai</dd> <dd>Gunungsitoli</dd> <dd>Medan</dd> <dd>Padang Sidempuan</dd> <dd>Pematangsiantar</dd> <dd>Sibolga</dd> <dd>Tanjungbalai</dd> <dd>Tebing Tinggi</dd></dl>
Sumatera Barat
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Agam</dd> <dd>Dharmasraya</dd> <dd>Kepulauan Mentawai</dd> <dd>Lima Puluh Kota</dd> <dd>Padang Pariaman</dd> <dd>Pasaman</dd> <dd>Pasaman Barat</dd> <dd>Pesisir Selatan</dd> <dd>Sijunjung</dd> <dd>Solok</dd> <dd>Solok Selatan</dd> <dd>Tanah Datar</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Bukittinggi</dd> <dd>Padang</dd> <dd>Padang Panjang</dd> <dd>Pariaman</dd> <dd>Payakumbuh</dd> <dd>Sawahlunto</dd> <dd>Solok</dd></dl>
Riau
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Bengkalis</dd> <dd>Indragiri Hilir</dd> <dd>Indragiri Hulu</dd> <dd>Kampar</dd> <dd>Kepulauan Meranti</dd> <dd>Kuantan Singingi</dd> <dd>Pelalawan</dd> <dd>Rokan Hilir</dd> <dd>Rokan Hulu</dd> <dd>Siak</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Dumai</dd> <dd>Pekanbaru</dd></dl>
Jambi
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Batanghari</dd> <dd>Bungo</dd> <dd>Kerinci</dd> <dd>Merangin</dd> <dd>Muaro Jambi</dd> <dd>Sarolangun</dd> <dd>Tanjung Jabung Barat</dd> <dd>Tanjung Jabung Timur</dd> <dd>Tebo</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Jambi</dd> <dd>Sungai Penuh</dd></dl>
Sumatera Selatan
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Banyuasin</dd> <dd>Empat Lawang</dd> <dd>Lahat</dd> <dd>Muara Enim</dd> <dd>Musi Banyuasin</dd> <dd>Musi Rawas</dd> <dd>Musi Rawas Utara</dd> <dd>Ogan Ilir</dd> <dd>Ogan Komering Ilir</dd> <dd>Ogan Komering Ulu</dd> <dd>Ogan Komering Ulu Selatan</dd> <dd>Ogan Komering Ulu Timur</dd> <dd>Penukal Abab Lematang Ilir</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Lubuklinggau</dd> <dd>Pagar Alam</dd> <dd>Palembang</dd> <dd>Prabumulih</dd></dl>
Bengkulu
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Bengkulu Selatan</dd> <dd>Bengkulu Tengah</dd> <dd>Bengkulu Utara</dd> <dd>Kaur</dd> <dd>Kepahiang</dd> <dd>Lebong</dd> <dd>Mukomuko</dd> <dd>Rejang Lebong</dd> <dd>Seluma</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Bengkulu</dd></dl>
Lampung
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Lampung Barat</dd> <dd>Lampung Selatan</dd> <dd>Lampung Tengah</dd> <dd>Lampung Timur</dd> <dd>Lampung Utara</dd> <dd>Mesuji</dd> <dd>Pesawaran</dd> <dd>Pesisir Barat</dd> <dd>Pringsewu</dd> <dd>Tanggamus</dd> <dd>Tulang Bawang</dd> <dd>Tulang Bawang Barat</dd> <dd>Way Kanan</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Bandar Lampung</dd> <dd>Metro</dd></dl>
Kepulauan Bangka Belitung
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Bangka</dd> <dd>Bangka Barat</dd> <dd>Bangka Selatan</dd> <dd>Bangka Tengah</dd> <dd>Belitung</dd> <dd>Belitung Timur</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Pangkalpinang</dd></dl>
Kepulauan Riau
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Bintan</dd> <dd>Karimun</dd> <dd>Kepulauan Anambas</dd> <dd>Lingga</dd> <dd>Natuna</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Batam</dd> <dd>Tanjungpinang</dd></dl>
Jawa
Jakarta
<dl><dd>Gubernur</dd></dl>
Jawa Barat
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Bandung</dd> <dd>Bandung Barat</dd> <dd>Bekasi</dd> <dd>Bogor</dd> <dd>Ciamis</dd> <dd>Cianjur</dd> <dd>Cirebon</dd> <dd>Garut</dd> <dd>Indramayu</dd> <dd>Karawang</dd> <dd>Kuningan</dd> <dd>Majalengka</dd> <dd>Pangandaran</dd> <dd>Purwakarta</dd> <dd>Subang</dd> <dd>Sukabumi</dd> <dd>Sumedang</dd> <dd>Tasikmalaya</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Bandung</dd> <dd>Banjar</dd> <dd>Bekasi</dd> <dd>Bogor</dd> <dd>Cimahi</dd> <dd>Cirebon</dd> <dd>Depok</dd> <dd>Sukabumi</dd> <dd>Tasikmalaya</dd></dl>
Jawa Tengah
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Banjarnegara</dd> <dd>Banyumas</dd> <dd>Batang</dd> <dd>Blora</dd> <dd>Boyolali</dd> <dd>Brebes</dd> <dd>Cilacap</dd> <dd>Demak</dd> <dd>Grobogan</dd> <dd>Jepara</dd> <dd>Karanganyar</dd> <dd>Kebumen</dd> <dd>Kendal</dd> <dd>Klaten</dd> <dd>Kudus</dd> <dd>Magelang</dd> <dd>Pati</dd> <dd>Pekalongan</dd> <dd>Pemalang</dd> <dd>Purbalingga</dd> <dd>Purworejo</dd> <dd>Rembang</dd> <dd>Semarang</dd> <dd>Sragen</dd> <dd>Sukoharjo</dd> <dd>Tegal</dd> <dd>Temanggung</dd> <dd>Wonogiri</dd> <dd>Wonosobo</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Magelang</dd> <dd>Pekalongan</dd> <dd>Salatiga</dd> <dd>Semarang</dd> <dd>Surakarta</dd> <dd>Tegal</dd></dl>
Daerah Istimewa Yogyakarta
<dl><dt>Bupati</dt> <dd>Bantul</dd> <dd>Gunungkidul</dd> <dd>Kulon Progo</dd> <dd>Sleman</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Yogyakarta</dd></dl>
Jawa Timur
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Bangkalan</dd> <dd>Banyuwangi</dd> <dd>Blitar</dd> <dd>Bojonegoro</dd> <dd>Bondowoso</dd> <dd>Gresik</dd> <dd>Jember</dd> <dd>Jombang</dd> <dd>Kediri</dd> <dd>Lamongan</dd> <dd>Lumajang</dd> <dd>Madiun</dd> <dd>Magetan</dd> <dd>Malang</dd> <dd>Mojokerto</dd> <dd>Nganjuk</dd> <dd>Ngawi</dd> <dd>Pacitan</dd> <dd>Pamekasan</dd> <dd>Pasuruan</dd> <dd>Ponorogo</dd> <dd>Probolinggo</dd> <dd>Sampang</dd> <dd>Sidoarjo</dd> <dd>Situbondo</dd> <dd>Sumenep</dd> <dd>Trenggalek</dd> <dd>Tuban</dd> <dd>Tulungagung</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Batu</dd> <dd>Blitar</dd> <dd>Kediri</dd> <dd>Madiun</dd> <dd>Malang</dd> <dd>Mojokerto</dd> <dd>Pasuruan</dd> <dd>Probolinggo</dd> <dd>Surabaya</dd></dl>
Banten
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Lebak</dd> <dd>Pandeglang</dd> <dd>Serang</dd> <dd>Tangerang</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Cilegon</dd> <dd>Serang</dd> <dd>Tangerang</dd> <dd>Tangerang Selatan</dd></dl>
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Badung</dd> <dd>Bangli</dd> <dd>Buleleng</dd> <dd>Gianyar</dd> <dd>Jembrana</dd> <dd>Karangasem</dd> <dd>Klungkung</dd> <dd>Tabanan</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Denpasar</dd></dl>
Nusa Tenggara
Barat
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Bima</dd> <dd>Dompu</dd> <dd>Lombok Barat</dd> <dd>Lombok Tengah</dd> <dd>Lombok Timur</dd> <dd>Lombok Utara</dd> <dd>Sumbawa</dd> <dd>Sumbawa Barat</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Bima</dd> <dd>Mataram</dd></dl>
Nusa Tenggara
Timur
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Alor</dd> <dd>Belu</dd> <dd>Ende</dd> <dd>Flores Timur</dd> <dd>Kupang</dd> <dd>Lembata</dd> <dd>Malaka</dd> <dd>Manggarai</dd> <dd>Manggarai Barat</dd> <dd>Manggarai Timur</dd> <dd>Nagekeo</dd> <dd>Ngada</dd> <dd>Rote Ndao</dd> <dd>Sabu Raijua</dd> <dd>Sikka</dd> <dd>Sumba Barat</dd> <dd>Sumba Barat Daya</dd> <dd>Sumba Tengah</dd> <dd>Sumba Timur</dd> <dd>Timor Tengah Selatan</dd> <dd>Timor Tengah Utara</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Kupang</dd></dl>
Kalimantan
Kalimantan Barat
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Bengkayang</dd> <dd>Kapuas Hulu</dd> <dd>Kayong Utara</dd> <dd>Ketapang</dd> <dd>Kubu Raya</dd> <dd>Landak</dd> <dd>Melawi</dd> <dd>Mempawah</dd> <dd>Sambas</dd> <dd>Sanggau</dd> <dd>Sekadau</dd> <dd>Sintang</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Pontianak</dd> <dd>Singkawang</dd></dl>
Kalimantan Tengah
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Barito Selatan</dd> <dd>Barito Timur</dd> <dd>Barito Utara</dd> <dd>Gunung Mas</dd> <dd>Kapuas</dd> <dd>Katingan</dd> <dd>Kotawaringin Barat</dd> <dd>Kotawaringin Timur</dd> <dd>Lamandau</dd> <dd>Murung Raya</dd> <dd>Pulang Pisau</dd> <dd>Seruyan</dd> <dd>Sukamara</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Palangka Raya</dd></dl>
Kalimantan Selatan
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Balangan</dd> <dd>Banjar</dd> <dd>Barito Kuala</dd> <dd>Hulu Sungai Selatan</dd> <dd>Hulu Sungai Tengah</dd> <dd>Hulu Sungai Utara</dd> <dd>Kotabaru</dd> <dd>Tabalong</dd> <dd>Tanah Bumbu</dd> <dd>Tanah Laut</dd> <dd>Tapin</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Banjarbaru</dd> <dd>Banjarmasin</dd></dl>
Kalimantan Timur
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Berau</dd> <dd>Kutai Barat</dd> <dd>Kutai Kartanegara</dd> <dd>Kutai Timur</dd> <dd>Mahakam Ulu</dd> <dd>Paser</dd> <dd>Penajam Paser Utara</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Balikpapan</dd> <dd>Bontang</dd> <dd>Samarinda</dd></dl>
Kalimantan Utara
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Bulungan</dd> <dd>Malinau</dd> <dd>Nunukan</dd> <dd>Tana Tidung</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Tarakan</dd></dl>
Sulawesi
Sulawesi Utara
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Bolaang Mongondow</dd> <dd>Bolaang Mongondow Selatan</dd> <dd>Bolaang Mongondow Timur</dd> <dd>Bolaang Mongondow Utara</dd> <dd>Kepulauan Sangihe</dd> <dd>Kepulauan Siau Tagulandang Biaro</dd> <dd>Kepulauan Talaud</dd> <dd>Minahasa</dd> <dd>Minahasa Selatan</dd> <dd>Minahasa Tenggara</dd> <dd>Minahasa Utara</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Bitung</dd> <dd>Kotamobagu</dd> <dd>Manado</dd> <dd>Tomohon</dd></dl>
Sulawesi Tengah
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Banggai</dd> <dd>Banggai Kepulauan</dd> <dd>Banggai Laut</dd> <dd>Buol</dd> <dd>Donggala</dd> <dd>Morowali</dd> <dd>Morowali Utara</dd> <dd>Parigi Moutong</dd> <dd>Poso</dd> <dd>Sigi</dd> <dd>Tojo Una-Una</dd> <dd>Tolitoli</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Palu</dd></dl>
Sulawesi Selatan
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Bantaeng</dd> <dd>Barru</dd> <dd>Bone</dd> <dd>Bulukumba</dd> <dd>Enrekang</dd> <dd>Gowa</dd> <dd>Jeneponto</dd> <dd>Kepulauan Selayar</dd> <dd>Luwu</dd> <dd>Luwu Timur</dd> <dd>Luwu Utara</dd> <dd>Maros</dd> <dd>Pangkajene dan Kepulauan</dd> <dd>Pinrang</dd> <dd>Sidenreng Rappang</dd> <dd>Sinjai</dd> <dd>Soppeng</dd> <dd>Takalar</dd> <dd>Tana Toraja</dd> <dd>Toraja Utara</dd> <dd>Wajo</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Makassar</dd> <dd>Palopo</dd> <dd>Parepare</dd></dl>
Sulawesi Tenggara
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Bombana</dd> <dd>Buton</dd> <dd>Buton Selatan</dd> <dd>Buton Tengah</dd> <dd>Buton Utara</dd> <dd>Kolaka</dd> <dd>Kolaka Timur</dd> <dd>Kolaka Utara</dd> <dd>Konawe</dd> <dd>Konawe Kepulauan</dd> <dd>Konawe Selatan</dd> <dd>Konawe Utara</dd> <dd>Muna</dd> <dd>Muna Barat</dd> <dd>Wakatobi</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Baubau</dd> <dd>Kendari</dd></dl>
Gorontalo
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Boalemo</dd> <dd>Bone Bolango</dd> <dd>Gorontalo</dd> <dd>Gorontalo Utara</dd> <dd>Pohuwato</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Gorontalo</dd></dl>
Sulawesi Barat
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Majene</dd> <dd>Mamasa</dd> <dd>Mamuju</dd> <dd>Mamuju Tengah</dd> <dd>Pasangkayu</dd> <dd>Polewali Mandar</dd></dl>
Kepulauan Maluku dan Pulau Papua
Maluku
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Buru</dd> <dd>Buru Selatan</dd> <dd>Kepulauan Aru</dd> <dd>Kepulauan Tanimbar</dd> <dd>Maluku Barat Daya</dd> <dd>Maluku Tengah</dd> <dd>Maluku Tenggara</dd> <dd>Seram Bagian Barat</dd> <dd>Seram Bagian Timur</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Ambon</dd> <dd>Tual</dd></dl>
Maluku Utara
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Halmahera Barat</dd> <dd>Halmahera Selatan</dd> <dd>Halmahera Tengah</dd> <dd>Halmahera Timur</dd> <dd>Halmahera Utara</dd> <dd>Kepulauan Sula</dd> <dd>Pulau Morotai</dd> <dd>Pulau Taliabu</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Ternate</dd> <dd>Tidore Kepulauan</dd></dl>
Papua
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Biak Numfor</dd> <dd>Jayapura</dd> <dd>Keerom</dd> <dd>Kepulauan Yapen</dd> <dd>Mamberamo Raya</dd> <dd>Sarmi</dd> <dd>Supiori</dd> <dd>Waropen</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Jayapura</dd></dl>
Papua Barat
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Fakfak</dd> <dd>Kaimana</dd> <dd>Manokwari</dd> <dd>Manokwari Selatan</dd> <dd>Pegunungan Arfak</dd> <dd>Teluk Bintuni</dd> <dd>Teluk Wondama</dd></dl>
Papua Pegunungan
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Jayawijaya</dd> <dd>Lanny Jaya</dd> <dd>Mamberamo Tengah</dd> <dd>Nduga</dd> <dd>Pegunungan Bintang</dd> <dd>Tolikara</dd> <dd>Yahukimo</dd> <dd>Yalimo</dd></dl>
Papua Selatan
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Asmat</dd> <dd>Boven Digoel</dd> <dd>Mappi</dd> <dd>Merauke</dd></dl>
Papua Tengah
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Deiyai</dd> <dd>Dogiyai</dd> <dd>Intan Jaya</dd> <dd>Mimika</dd> <dd>Nabire</dd> <dd>Paniai</dd> <dd>Puncak</dd> <dd>Puncak Jaya</dd></dl>
Papua Barat Daya
<dl><dd>Gubernur</dd></dl> <dl><dt>Bupati</dt> <dd>Maybrat</dd> <dd>Raja Ampat</dd> <dd>Sorong</dd> <dd>Sorong Selatan</dd> <dd>Tambrauw</dd> <dt>Wali Kota</dt> <dd>Sorong</dd></dl>
<link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r29061780" /><link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27864599" />
<link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r29061780" /><link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27865522" />
Daftar pemilihan umum Gubernur di Indonesia 2024
Sumatra
Garuda Pancasila
Jawa
Nusa Tenggara
Kalimantan
Sulawesi
Maluku
Papua
Ikon rintisan

Artikel bertopik pemilihan umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

<link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r29061780" /><link rel="mw-deduplicated-inline-style" href="mw-data:TemplateStyles:r27865522" />
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda

Kontak

© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)
Beranda
Layanan