Pemilihan umum Wali Kota Mojokerto 2024
27 November 2024 | ||||||||||||||||||||
| Pemilih terdaftar | 105.313 (DPT ) | |||||||||||||||||||
| Kehadiran pemilih | 79.848 (75,82 %) | |||||||||||||||||||
| Resmi | 100% | |||||||||||||||||||
Kandidat | ||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||
Peta persebaran suara
![]() Peta Jawa Timur yang menyoroti Kota Mojokerto | ||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||
Pemilihan umum Wali Kota Mojokerto 2024 dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Wali Kota Mojokerto dan Wakil Wali Kota Mojokerto periode 2025–2030.[1]
Pemilihan Wali Kota Mojokerto tahun tersebut akan diselenggarakan setelah Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 (Pileg), bersamaan dengan seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.[2]
Mantan Wali kota Ika Puspitasari dapat mencalonkan diri kembali dalam Pemilihan umum Wali Kota Mojokerto 2024.
Syarat ambang batas pencalonan
[sunting | sunting sumber]Perolehan Pemilihan umum legislatif 2024 di Kota Mojokerto terdapat 9 partai politik dengan jumlah 25 kursi di DPRD Kota Mojokerto. Partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto jika memenuhi ambang batas 25% total suara sah atau 20% kursi di DPRD Kota Mojokerto, yakni 5 kursi dari 25 kursi.[3]
Pada 20 Agustus 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan MK No. 70/PUU-XXII/2024 yang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora terhadap UU Pilkada.[4] Putusan ini dituangkan pada PKPU Nomor 8 Tahun 2024. Dalam keputusan tersebut dinyatakan partai atau gabungan partai politik peserta Pemilu dapat mengajukan calon kepala daerah meski tidak memiliki kursi DPRD, dengan ambang batas disesuaikan berdasarkan jumlah pemilih.[5]
DPT di Kota Mojokerto sebanyak 105.313 pemilih.[6] Dengan jumlah tersebut, termasuk kategori kabupaten/kota dengan DPT sampai 250.000 pemilih, sehingga partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 10% untuk dapat mengajukan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto.[7]
Berdasarkan aturan tersebut dan mengikut hasil Pemilu 2024, ada empat partai politik yang dapat mengusung calon sendiri tanpa berkoalisi, yaitu PDI-P (17,14%), PKB (14,40%), NasDem (12,10%), dan PKS (8,32%).
Berikut perolehan suara dan kursi DPRD Kota Mojokerto hasil Pemilu 2024:
| Nomor urut |
Partai politik | Perolehan suara | Kursi DPRD | Perubahan | ||
|---|---|---|---|---|---|---|
| 3 | PDI-P | 15.055 | 17,14% | 5 / 25
|
||
| 1 | PKB | 12.645 | 14,40% | 4 / 25
|
||
| 5 | NasDem | 10.628 | 12,10% | 3 / 25
|
||
| 8 | PKS | 7.304 | 8,32% | 3 / 25
|
||
| 14 | Demokrat | 9.941 | 11,32% | 3 / 25
|
||
| 4 | Golkar | 10.352 | 11,79% | 2 / 25
|
||
| 12 | PAN | 5.737 | 6,53% | 2 / 25
|
||
| 2 | Gerindra | 5.978 | 6,81% | 2 / 25
|
||
| 17 | PPP | 5.685 | 6,48% | 1 / 25
|
||
| 15 | PSI | 1.780 | 2,03% | 0 / 25
|
||
| 16 | Perindo | 1.017 | 1,16% | 0 / 25
|
||
| 24 | Ummat | 831 | 0,95% | 0 / 25
|
||
| 6 | Buruh | 175 | 0,20% | 0 / 25
|
||
| 7 | Gelora | 291 | 0,33% | 0 / 25
|
||
| 9 | PKN | 95 | 0,11% | 0 / 25
|
||
| 10 | Hanura | 169 | 0,19% | 0 / 25
|
||
| 11 | Garuda | 90 | 0,10% | 0 / 25
|
||
| 13 | PBB | 43 | 0,05% | 0 / 25
|
||
| Jumlah | 87.816 | 100,00% | 25 | |||
Calon
[sunting | sunting sumber]
Daftar Pasangan Calon
[sunting | sunting sumber]| Junaedi Malik | Khusnun Amin | Ika Puspitasari | Rachman Sidharta Arisandi |
|---|---|---|---|
| Calon Wali Kota | Calon Wakil Wali Kota | Calon Wali Kota | Calon Wakil Wali Kota |
![]() |
![]() |
![]() | |
| Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto 2019–2024 Ketua DPC PKB Kota Mojokerto |
Ketua KPU Kota Mojokerto 2007–2012 |
Wali Kota Mojokerto 2018–2023 |
Rektor Universitas Islam Majapahit Mojokerto 2015–2024 |
| Partai Pengusung dan Pendukung | Partai Pengusung dan Pendukung | ||
| PKB | PDI-P Demokrat PKS Gerindra PAN PPP NasDem Golkar Buruh PSI PKN Perindo Hanura Ummat Gelora PBB | ||
| Suara sah Pemilu legislatif 2024 | Suara sah Pemilu legislatif 2024 | ||
12.645 / 87.816 (14%)
|
75.171 / 87.816 (86%)
| ||
| Kursi DPRD Kota Mojokerto | Kursi DPRD Kota Mojokerto | ||
4 / 25 (16%)
|
21 / 25 (84%)
| ||
Hasil resmi
[sunting | sunting sumber]| Calon | Suara | % | |
|---|---|---|---|
| Junaedi Malik - Khusnun Amin | 34.913 | 46.55 | |
| Ika Puspitasari - Rachman Sidharta Arisandi | 40.091 | 53.45 | |
| Jumlah | 75.004 | 100.00 | |
| Suara sah | 75.004 | 93.93 | |
| Suara tidak sah/kosong | 4.844 | 6.07 | |
| Jumlah suara | 79.848 | 100.00 | |
| Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi | 105.313 | 75.82 | |
| Sumber: Keputusan KPU Kota Mojokerto No. 291 Tahun 2024 | |||
Suara berdasarkan kecamatan
[sunting | sunting sumber]| Kecamatan | Suara sah | Suara tidak sah | Pengguna hak pilih | Golput | Pemilih Terdaftar | |||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Paslon 1 | Paslon 2 | |||||||||||||||
| Suara | % | Suara | % | Jumlah | % | Jumlah | % | Jumlah | % | Jumlah | % | DPT | DPTb | DPK | Jumlah | |
| Prajuritkulon | 10.584 | 46,50% | 12.177 | 53,50% | 22.761 | 94,13% | 1.419 | 5,87% | 24.180 | 77,00% | 7.224 | 23,00% | 31.263 | 103 | 38 | 31.404 |
| Magersari | 15.641 | 49,60% | 15.895 | 50,40% | 31.536 | 93,35% | 2.245 | 6,65% | 33.781 | 75,04% | 11.237 | 24,96% | 44.852 | 131 | 35 | 45.018 |
| Kranggan | 8.688 | 41,96% | 12.019 | 58,04% | 20.707 | 94,61% | 1.180 | 5,39% | 21.887 | 74,48% | 7.498 | 25,52% | 29.198 | 148 | 39 | 29.385 |
| Jumlah | 34.913 | 46,55% | 40.091 | 53,45% | 75.004 | 93,93% | 4.844 | 6,07% | 79.848 | 75,47% | 25.959 | 24,53% | 105.313 | 382 | 112 | 105.807 |
| Sumber: Rekapitulasi hasil Pemilihan umum Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto 2024 (KPU Kota Mojokerto) | ||||||||||||||||
Penetapan pasangan calon terpilih
[sunting | sunting sumber]Pasangan calon nomor urut 2 (Ika Puspitasari - Rachman Sidharta Arisandi) ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto Terpilih oleh KPU Kota Mojokerto pada tanggal 9 Januari 2025 berdasarkan Keputusan KPU Kota Mojokerto No. 3 Tahun 2025.[8]
Pelantikan pasangan calon terpilih
[sunting | sunting sumber]Ika Puspitasari dan Rachman Sidharta Arisandi resmi dilantik sebagai Wali Kota Mojokerto dan Wakil Wali Kota Mojokerto periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Istana Negara pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersamaan dengan 37 pasangan kepala daerah lain di Jawa Timur dan total 480 pasangan kepala daerah di seluruh Indonesia.[9][10]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ Catat! Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November. CNBCIndonesia.com. Diakses 1 Juni 2022
- ^ Isnur, Putri (14 Februari 2024). "Jadwal dan Tahapan Pilkada 2024". indonesiabaik.id. Diakses tanggal 2025-10-25.
- ^ "Anggota DPRD Kota Mojokerto Terpilih Segera Dilantik". Antara News Jatim. Diakses tanggal 2025-10-21.
- ^ "5 Putusan MK: Parpol Tanpa Kursi Bisa Usung Calon hingga Syarat Usia". detiknews. Diakses tanggal 2024-09-17.
- ^ Putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024
- ^ "Jumlah DPT Pilkada 2024 Kota Mojokerto Ditetapkan Sebesar 105.313 Pemilih". Antara News Jatim. Diakses tanggal 2025-10-21.
- ^ "PKPU Pilkada Merujuk Putusan MK Disetujui DPR, Ini Poin-poinnya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2024-09-17.
- ^ Nugroho, Yulianto Adi (9 Januari 2025). "Ning Ita-Cak Sandi Resmi Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto Terpilih". Radar Mojokerto. Diakses tanggal 2025-10-21.
- ^ Pratiwi, Inten Esti (2025-02-20). "Daftar Kepala Daerah Jawa Timur yang Dilantik Prabowo Hari Ini". Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2025-02-20. Diakses tanggal 2025-10-25.
- ^ Danandaya, Aria Putra (18 Februari 2025). "Daftar Lengkap 481 Kepala Daerah yang Bakal Dilantik 20 Februari, Ini Nama-namanya". SindoNews. Diakses tanggal 2025-10-25.










