Rahasia Rasa
| Rahasia Rasa | |
|---|---|
| Sutradara | Hanung Bramantyo |
| Produser |
|
| Skenario |
|
| Pemeran | |
| Penata musik |
|
| Sinematografer | Yahuda Aribowo |
| Editor | Ryan Purwoko |
Perusahaan produksi | Anak Muda Jago |
| Distributor | Dapur Film |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 121 menit |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Indonesia |
Rahasia Rasa adalah sebuah film Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film tersebut terinspirasi dari buku resep makanan warisan Soekarno berjudul Mustikarasa. Film tersebut menampilkan Jerome Kurnia, Nadya Arina, Ciccio Manassero, dan Slamet Rahardjo.[1]
Sinopsis
[sunting | sunting sumber]Film tersebut mengikuti kisah seorang chef muda berbakat bernama Ressa (Jerome Kurnia). Ia memiliki kelebihan khusus dalam merasakan dan mengenali setiap bahan dalam masakan. Berkat ketajaman indra perasanya itu, Ressa mampu membedakan berbagai jenis rempah dengan akurat. Keahliannya ini juga yang membuatnya dipercayai menjabat sebagai chef di sebuah restoran ternama di Indonesia.
Namun, suatu hari kehidupannya tiba-tiba berubah ketika ia mengalami kecelakaan. Insiden itu membuat otaknya cedera dan kemampuan indra perasanya juga ikut menghilang. Tanpa kepekaan rasanya, Chef Ressa juga tidak bisa lagi merasakan cita rasa dalam setiap masakan yang ia coba. Hal ini kemudian membuatnya putus asa, karena bagi seorang chef, indra perasa adalah segalanya.
Dalam usahanya untuk sembuh, Ressa pun memutuskan mencari seorang gadis bernama Tika (Nadya Arina). Tika adalah teman lamanya yang dia percaya dapat membantu memulihkan kepekaan indranya. Tika pun bersedia membantu Ressa. Dengan bantuan buku resep warisan milik neneknya, Mustikarasa, Ressa mulai mengenal kembali rempah dan bumbu asli nusantara. Namun, di tengah usahanya tersebut, chef muda itu mulai menyimpan rasa kepada Tika. Ressa pun dibuat bingung. Ia dilema untuk memilih kembali melanjutkan kariernya sebagai chef atau tinggal dan hidup bersama Tika.
Pemeran
[sunting | sunting sumber]- Jerome Kurnia sebagai Roso Suroso/Ressa Eugino
- Nadya Arina sebagai Mustika/Tika
- Slamet Rahardjo Sebagai Subroto Sastro/Atmo
- Yati Surachman Sebagai Mbah Wongso/Sunarti
- Landung Simatupang sebagai Darsono Tua
- Valerie Thomas sebagai Dinda Sastro
- Ciccio Manassero sebagai Alex
- Ully Triani sebagai Catherine
- Aksara Dena sebagai Tarjo
- Ephy Pae sebagai Gareng
- Siti Fauziah sebagai Gembluk
- Gotheng Iku Ahkin sebagai Lik Darmo
- Nagra Pakusadewo sebagai Darsono Muda
- Enzo Rici sebagai Subroto Muda/Atmo
- Ronggo Vercaemer sebagai Ketut Arsa
- Rafael Rindang Arga sebagai Binsar
- Kevin Abani sebagai Ismet
- Molly Tree sebagai Mbah Wongso/Sunarti Muda
- Daood Saleem sebagai Ressa Kecil/Roso
- Olive Nugroho sebagai Tika Kecil
- Raditya Evandra sebagai Tarjo Kecil
- Malvin Yoel sebagai Darmo ABG
- Richard Hilgers sebagai Carlos
- Dinar Roos sebagai Eva/Evi
- Aditya Cahya sebagai Dokter Bambang
- Fredy Amin sebagai Dr. Sanusi Anwar
Penghargaan dan nominasi
[sunting | sunting sumber]| Tahun | Penghargaan | Kategori | Penerima | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 2025 | Festival Film Bandung 2025 | Penata Musik Terpuji Film Indonesia | Mondo Gascaro (bersama Nic Edwin) | Nominasi | |
| Penata Artistik Terpuji Film Indonesia | Andhang Aprihardhanto |
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ Anggel, Rada Dhe (21 Februari 2025). "Sinopsis Film Rahasia Rasa, Terinspirasi Dari Buku Resep Presiden Soekarno". Detik.com. Sulawesi Selatan. Diakses tanggal 5 Agustus 2025.