Stasiun Gondanglegi

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Stasiun Gondanglegi
Gondanglegi
Bangunan stasiun nonaktif Gondanglegi yang kini dihuni oleh warga sekitar
Lokasi
Koordinat8°10′34″S 112°38′26″E / 8.17611°S 112.64056°E / -8.17611; 112.64056
Operator
Letak
Layanan-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
Sejarah
Dibuka1898
Ditutup1978
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Gondanglegi (GDL) adalah stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Gondanglegi Wetan, Gondanglegi, Malang dan termasuk dalam Wilayah Penjagaan Aset VIII Surabaya.

Stasiun ini dibangun bersamaan dengan pembangunan jalur ruas pertama Malang Stoomtram Maatschappij (MS), yaitu Malang Kotalama–Gondanglegi sebagai bagian dari proyek jalur kereta api Malang–Dampit. Hal ini sejalan dengan tujuan MS, yaitu supaya kereta api mudah dijangkau rakyat pedesaan wilayah timur Malang.[3]

Stasiun ini dibuka bersamaan dengan jalur ruas Bululawang–Gondanglegi pada 4 Februari 1898.[4] Pengoperasian angkutan barang di jalur ini didominasi oleh tebu dan gula dari Pabrik Gula Kebonagung dan Pabrik Gula Krebet. Selain itu, sebagian besar penumpang trem merupakan pedagang.[5]

Karena Kepanjen merupakan pusat keramaian kedua di Malang Raya setelah Kota Malang, maka MS mengincar wilayah tersebut. Supaya arus pengangkutan dapat terhubung langsung ke Kepanjen dari arah Dampit tanpa singgah ke Malang Kotalama, maka dibangun suatu jalur kereta api yang selesai pada 10 Juni 1900.[4] Namun, jalur ini dinonaktifkan pada zaman pendudukan Jepang pada tahun 1943.[6][7] Jalur ini tidak dicatat dalam inventaris PT KAI, tetapi dicatat dalam Buku Jarak.

Emplasemen Stasiun Gondanglegi

Di bekas Stasiun Gondanglegi ini masih dapat dijumpai sebuah sisa sinyal mekanik tipe Alkmaar, bekas tangki air, dan juga bangunan fasad stasiun yang masih cukup baik kondisinya. Selain itu, bangunan-bangunan yang diduga sebagai gudang stasiun dan rumah dinas kondisinya masih terlihat jelas. Dan dahulu stasiun Gondanglegi ini mempunyai 5 jalur kereta api. Kereta api tujuan dampit atau tujuan Malang Kotalama akan berpindah lokomotif selayaknya Kereta api Tawang Alun dan Kereta api Ijen Ekspres di Stasiun Bangil. Karena sepur lurus stasiun Gondanglegi mengarah ke jalur Gondanglegi - Kepanjen.


Jalur ini dinonaktifkan pada tahun 1978 sebagai layanan umum karena kalah bersaing dengan mobil pribadi dan angkutan umum. Semua aset di jalur ini kini dikuasai oleh Kereta Api Indonesia.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ^ Widodo, D.I. (2006). Malang tempo doeloe. Malang: Bayumedia.
  4. ^ a b van Dirxland, Baron van der Goes; Martens, C.L.J. (1907). Gedenkboek samengesteld ter gelegenheid van het Vijf en Twintig-Jarig Bestaan der Samarang-Joana Stoomtram Maatschappij. Den Haag: Koninklijke Nederlandse-Boek en Kunsthandel van M.M. Couvee.
  5. ^ "Malang - Merdeka.com | Jalur Tram yang menghubungkan wilayah Malang Raya di masa lalu". Merdeka.com. Diakses tanggal 2018-12-12.
  6. ^ "FOTO CITIZEN: Saksi Bisu Jalur Trem Gondanglegi-Kepanjen". Kompas.com. 2009-04-08. Diakses tanggal 2018-12-13.
  7. ^ Nusantara., Tim Telaga Bakti; Indonesia., Asosiasi Perkeretaapian (1997). Sejarah perkeretaapian Indonesia (Edisi Cet. 1). Bandung: Angkasa. ISBN 9796651688. OCLC 38139980.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Ketawang Malang Kotalama-Gondanglegi–Dampit Sepanjang (Malang)
menuju Dampit
Banjarrejo I
menuju Kepanjen
Kepanjen–Gondanglegi Terminus


Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda
Kontak
© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)