Sumbul, Lae Parira, Dairi
Sumbul | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Kantor Kepala Desa Sumbul | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Sumatera Utara | ||||
| Kabupaten | Dairi | ||||
| Kecamatan | Lae Parira | ||||
| Kode pos | 22281 | ||||
| Kode Kemendagri | 12.11.11.2001 | ||||
| Luas | ... km² | ||||
| Jumlah penduduk | 1.874 jiwa | ||||
| Kepadatan | ... jiwa/km² | ||||
| |||||
Sumbul merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, provinsi Sumatera Utara, Indonesia.
Etimologi
[sunting | sunting sumber]Nama “Sumbul” berasal dari bahasa Batak Pakpak, yaitu umbul yang berarti “muncul”. Penamaan ini merujuk pada munculnya beberapa sumber mata air dari bebatuan di sekitar aliran Sungai Lae Simbelen yang melintasi wilayah tersebut. Hingga kini, sumber mata air tersebut masih dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, seperti minum, mandi, dan mencuci.[1]
Sejarah desa
[sunting | sunting sumber]Sebelum terbentuk sebagai desa, wilayah Sumbul terdiri atas beberapa satuan pemerintahan tradisional (kuta) pada masa penjajahan Belanda, yang masing-masing dipimpin oleh seorang pertaki (kepala kampung), yaitu:[1]
- Bantun Kerbo dipimpin oleh Pertaki Raja Pinta Angkat;
- Sumbul dipimpin oleh Pertaki Adang Bako;
- Kaban Julu dipimpin oleh pertaki dari marga Saing/Padang.
Setelah kemerdekaan, wilayah tersebut mengalami perubahan sistem pemerintahan dan dibagi menjadi dua wilayah pemerintahan, yaitu Kampung Dopet Sihombing yang meliputi Kaban Julu dan Juma Petak, serta Kampung Peterus Sihombing yang meliputi Sumbul dan Bantun Kerbo. Sekitar tahun 1965, wilayah-wilayah tersebut kemudian digabungkan dan membentuk satu pemerintahan desa, yaitu Desa Sumbul.[1]
Pemerintahan
[sunting | sunting sumber]Desa Sumbul terdiri dari empat dusun, yaitu:[1]
- Dusun I Sumbul
- Dusun II Bantun Kerbo I
- Dusun III Bantun Kerbo II
- Dusun IV Jumapetak
Demografi
[sunting | sunting sumber]Suku
[sunting | sunting sumber]Mayoritas penduduk Desa Sumbul adalah Suku Batak Toba. Selain itu, terdapat juga etnis Batak Pakpak. Estimasi jumlah etnis Batak Pakpak di Desa Sumbul adalah sekitar 15% dari total populasi desa, yang mayoritasnya merupakan marga Angkat.
Agama
[sunting | sunting sumber]Mayoritas penduduk Desa Sumbul memeluk agama Kristen.
Galeri
[sunting | sunting sumber]-
Dusun II Bantun Kerbo
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ a b c d "Peraturan Desa Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Rencana Kerja Pemerintah Desa: Desa Sumbul Tahun 2023" (PDF). Kepala Desa Sumbul. Diakses tanggal 16 April 2026.
- ^ Data diolah dari Daftar Pemilih Pemilu 2019 Desa Sumbul
- ^ "Visualisasi Data Kependudukan". www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 06 Januari 2025.
