Sungai Cileungsi

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Cileungsi
Sungai Ci Leungsi, Tjileungsi, West Djonggol Rivier
Curug Mariuk, Jonggol merupakan salah satu sumber aliran sungai Cileungsi.
PetaKoordinat: 6°18′16″S 106°58′19″E / 6.30444°S 106.97194°E / -6.30444; 106.97194
Lokasi
NegaraIndonesia
ProvinsiJawa Barat
Ciri-ciri fisik
Hulu sungaiPegunungan Jonggol
 - lokasiKarang Tengah, Babakan Madang, Kab.Bogor
 - koordinat6°38′13″S 106°58′26″E / 6.637°S 106.974°E / -6.637; 106.974
 - elevasi1.500 m (4.900 ft) dpl
Muara sungaiKali Bekasi
 - koordinat6°18′S 106°58′E / 6.30°S 106.97°E / -6.30; 106.97
Panjang39 kilometer (24 mi)
Daerah Aliran Sungai
Sistem sungaisubDAS Cileungsi (DAS Bekasi)
Luas DAS264 km2 (102 sq mi) (sub DAS Cileungsi)
Otoritas DAS/WSBPDAS Citarum-Ciliwung; WS Ciliwung-Cisadane
Informasi lokal
Zona waktuWIB (UTC+7)
GeoNames1649410
KML Peta Batas sub DAS Cileungsi


Sungai Cileungsi atau Ci Leungsi adalah anak dari Kali Bekasi. yang bermuara bersama dengan Sungai Cikeas pada hulu Kali Bekasi di 6°18′14″S 106°58′19″E / 6.304°S 106.972°E / -6.304; 106.972, perbatasan Gunung Putri dengan Kota Bekasi (Jatiasih dan Rawalumbu). Kawasan hulu terjauh berada di kawasan pegunungan di perbatasan wilayah antara Babakan Madang, Mega Mendung dan Sukamakmur.[1]

Ci Leungsi yang juga dikenal dengan sebutan West Djonggol Rivier pada era kolonial memiliki panjang kurang-lebih 39 kilometer.[2]

Hidrologi

[sunting | sunting sumber]

Hulu sungai Ci Leungsi berada di kawasan pegunungan selatan Jonggol, Bogor.[1] Daerah pegunungan memiliki karakteristik unik yang memengaruhi pola aliran air dan siklus hidrologis secara signifikan. Beberapa karakteristik ini meliputi topografi yang curam, hujan lebat, potensi banjir bandang, dan berbagai sumber air penting.[3]

Pencemaran

[sunting | sunting sumber]

Belakangan ini, Sungai Cileungsi dikenal karena kondisi aliran sungai yang sangat tercemar yang diakibatkan oleh aktivitas industri di pinggir sungai wilayah Citeureup–Gunung Putri–Klapanunggal–Cileungsi.[2]

Aliran Cileungsi melintasi kawasan-kawasan industri besar di bagian timur Kabupaten Bogor kerap kali dikeluhkan masyarakat sepanjang hilir aliran Sungai Cileungsi akibat tercemarnya air sungai akibat limbah yang dihasilkan oleh aktivitas industri di sekitar hilir sungai. Pencemaran hilir Sungai Cileungsi sudah berlangsung lebih dari tujuh tahun, pengawasan dan pembinaan yang dilakukan oleh pemerintah selama ini ternyata tidak efektif karena pencemaran yang diduga dari limbah industri selalu terjadi dan berulang.[2]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ a b "Peta Interaktif SIGAP Kementerian LHK - Klasifikasi DAS". Geoportal MenLHK. Diakses tanggal 2025-09-17.
  2. ^ a b c "Sungai Terpanjang di Bogor". metro.sindonews. Diakses tanggal 2023-09-13. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama ":0" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  3. ^ Marks, Danny (24 July 2009). Hydrology in Mountain Regions: Observations, Processes and Dynamics. International Association of Hydrological Sciences. ISBN 1901502899. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]