Swiped (film 2025)
| Swiped | |
|---|---|
Poster penayangan | |
| Sutradara | Rachel Lee Goldenberg |
| Produser |
|
| Ditulis oleh |
|
| Pemeran |
|
| Penata musik | Chanda Dancy |
| Sinematografer | Doug Emmett |
| Editor | Julia Wong |
Perusahaan produksi | 20th Century Studios Ethea Entertainment |
| Distributor | Hulu |
Tanggal rilis | |
| Durasi | 110 menit[1] |
| Negara | Amerika Serikat |
| Bahasa | Inggris |
Swiped adalah film drama biografi Amerika Serikat tahun 2025 yang disutradarai oleh Rachel Lee Goldenberg, berdasarkan skenario yang ditulis Lee bersama dengan Bill Parker dan Kim Caramele. Berbasis pada kisah Whitney Wolfe Herd, pendiri dan CEO Bumble, film ini dibintangi oleh Lily James sebagai Herd, bersama dengan Dan Stevens, Myha'la dan Jackson White, dengan alur cerita seputar perjalanan karier Whitney setelah lulus dari universitas.
Film ini tayang perdana di bagian Gala Presentations Festival Film Internasional Toronto 2025 pada 9 September 2025,[1] dan dirilis di Amerika Serikat melalui Hulu serta secara internasional melalui Disney+ pada 19 September 2025.[2][3][4][5][4][6]
Plot
[sunting | sunting sumber]Whitney Wolfe Herd, seorang wanita muda asal Salt Lake City yang baru saja lulus dari Southern Methodist University adalah wanita yang sangat energik dan pernah membuat perusahaan nirlaba yang menjual tas jinjing bambu untuk membantu daerah yang terdampak tumpahan minyak BP. Di sebuah pertemuan teknologi, dia mencoba untuk bertemu dengan para praktisi dan wirausahawan teknologi untuk membangun koneksi, tetapi gagal dan dianggap remeh, sampai pada saat pulang dia bertemu dengan Sean Rad yang merupakan salah satu pendiri perusahaan startup teknologi yang berfokus menciptakan aplikasi daring. Sean menawarinya untuk datang ke perusahaannya (Hatch Labs) kapan saja, di mana Whitney langsung mendatanginya keesokan harinya.
Sean mengajak Whitney bertemu dengan calon investor untuk mendanai Cardify, sebuah aplikasi yang tengah dikembangkan perusahaannya. Whitney berhasil meyakinkan calon investor yang semula ragu, sehingga hal tersebut membuat Sean terkesan dan merekrutnya menjadi direktur marketing perusahaannya. Dalam rapat perusahaan, para karyawan terlihat lebih bersemangat saat membahas aplikasi baru yang merupakan aplikasi kencan daring daripada aplikasi utama perusahaan, Cardify. Sean merasa nama Matchbox kurang menjual, dan Whitney mengusulkan nama Tinder sebagai nama baru yang disetujui oleh Sean. Whitney mulai melakukan penelitian dengan menggunakan aplikasi Tinder dan berkencan dengan sejumlah pria. Suatu hari, salah satu co-founder perusahaan, Justin muncul. Ketertarikan antara keduanya membuat Whitney dan Justin mulai dekat dan menjalin hubungan. JB kemudian mengenalkan fitur swipe pada aplikasi Tinder. Whitney mulai bereksperimen dengan melakukan implementasi aplikasi Tinder di SMU, kampus tempat dia kuliah sebelumnya. Dia mencoba menerapkannya di ikatan-ikatan persaudaraan kampus, di mana para mahasiswa cukup antusias untuk menggunakan Tinder. Kinerja Whitney membuat Sean mengangkatnya sebagai salah satu co-founder perusahaan. Aplikasi Tinder semakin populer dan jumlah penggunanya meningkat dengan pesat sehingga berhasil menjadi Best New Startup di tahun 2013. Pada saat jumlah pengguna mulai banyak, beberapa karyawan wanita perusahaan mulai menemukan adanya perilaku buruk para pengguna pria di aplikasi yang mengirimkan gambar dick pada pengguna wanita. Whitney menyampaikan hal tersebut saat rapat, tetapi para co-founder pria tidak menganggap hal tersebut masalah besar.
Whitney yang merasa Justin sering mencuri idenya dan mempunyai pandangan yang jauh berbeda dengannya membuatnya ingin mengakhiri hubungan. Pada saat Whitney menyampaikan keinginannya tersebut, Justin menuduhnya sebagai wanita yang rela tidur dengan atasan demi karier dan menyalahkannya sebagai penyebab yang mengakibatkan semua pacarnya menjadi toxic. Justin mulai sering mengirimkan pesan kasar pada Whitney sehingga memengaruhi kerjanya, sehingga membuat Whitney menyampaikannya pada Sean. Sean menasehati Justin, tetapi itu malah memperparah sikap Justin kepada Whitney. Pada saat Tinder berhasil mencapai 1 juta pengguna, Sean mengadakan pesta perayaan. Di pesta tersebut, Andrey Andreev, pendiri aplikasi kencan terbesar di dunia, Badoo, menawari Whitney posisi sebagai CMO di perusahaannya. Whitney menolaknya karena merasa bahwa Tinder adalah jiwanya. Namun sikap Justin yang terus menekannya serta membuat karyawan-karyawan pria lain memandang Whitney sebagai pelacur murahan membuat Whitney tidak tahan lagi. Pada saat dia menyampaikannya ke Sean, Sean menganggap Whitney mengajukan pengunduran dirinya dan berhenti dari perusahaan.
Setelah keluar dari perusahaan, Whitney tidak bisa mengungkapkan apapun kepada publik karena Non Disclouser Agreement sehingga mengalami depresi parah akibat komentar-komentar netizen di sosial media. Teman terdekatnya Tisha juga menganggapnya sebagai orang yang terlalu egois. Di saat titik terendahnya, Whitney mulai merancang konsep mengenai aplikasi kebaikan dan menghubungi Andrey. Andrey mengajaknya bertemu dan saat Whitney mempunyai ide untuk aplikasi kencan yang lebih ramah pada wanita, Andrey langsung menyetujui dan mengangkatnya menjadi founder sekaligus CEO perusahaan barunya. Whitney kemudian meminta maaf pada Tisha dan merekrutnya untuk bergabung ke perusahaannya. Tisha juga mengajak Beth yang sudah merasa tidak nyaman dengan pekerjaannya. Mereka bertiga menciptakan aplikasi kencan daring bernama Bumble. Di sedang melepas penat di sebuah bar, Whitney berkenalan dengan seorang pria bernama Michael yang tidak keberatan dengan masa lalunya dan mereka mulai menjalin hubungan. Dalam beberapa tahun, Bumble berhasil mempunyai puluhan jutaan pengguna dan tetap bertahan dari serangkaian tuntutan hukum dari Tinder. Suatu hari, Marta Medina, seorang wartawan Forbes, menyampaikan pada Whitney mengenai investigasi terhadap dugaan adanya praktik seks, narkoba, misogini dan korupsi yang dilakukan Andrey. Pada saat acara talk show yang digelar, Whitney menyampaikan bahwa dia mengecam segala bentuk kekerasan di lingkungan kerja yang terjadi di Badoo.
Pada tahun 2019, Andrey melepaskan saham kepemilikannya pada perusahaannya dan dibeli oleh Blackstone Investment Group. Suatu hari, Matthew Slate dari Blackstone menawarkan Whitney sebagai CEO dari Magic Lab, Badoo dan Bumble, menjadikannya wanita termuda yang memimpin perusahaan publik. Whitney juga memperjuangkan pengesahan RUU Texas 2789 yang menetapkan bahwa pengiriman gambar eksplisit tanpa diminta merupakan tindak pidana yang dapat dikenai hukuman.
Pemeran
[sunting | sunting sumber]- Lily James sebagai Whitney Wolfe Herd, salah satu pendiri Tinder dan pendiri Bumble
- Dan Stevens sebagai Andrey Andreev, pendiri aplikasi kencan dan jejaring sosial Badoo
- Myha'la sebagai Tisha
- Jackson White sebagai Justin Mateen, salah satu pendiri Tinder
- Ben Schnetzer sebagai Sean Rad, salah satu pendiri Tinder
- Pierson Fodé sebagai Michael Herd
- Ian Colletti sebagai JB, salah satu pendiri Tinder
- Mary Neely sebagai Beth
- Ana Yi Puig sebagai Stephanie
- Aidan Laprete sebagai Adam
- Pedro Correa sebagai Diego
- Coral Peña sebagai Marta
- Joely Fisher sebagai Sima
- Dan Bakkedahl sebagai Ed
- Ciara Bravo sebagai Carly
- Clea DuVall sebagai Charlotte
- Dermot Mulroney sebagai Slate
- Lennon Parham sebagai Pemandu Wisata
Produksi
[sunting | sunting sumber]Pada Maret 2024, diumumkan bahwa sebuah film drama biografi yang diadaptasi dari kehidupan Whitney Wolfe Herd, pendiri dan mantan CEO Bumble, sedang dalam tahap pengembangan di 20th Century Studios. Rachel Lee Goldenberg telah ditunjuk untuk menyutradarai dan ikut menulis naskah film, dengan Lily James dipilih sebagai Herd.[7] Pada April, Myha'la dan Jackson White bergabung dalam jajaran pemeran dengan peran yang belum diungkapkan.[8][9] Pada Mei, Dan Stevens dan Ben Schnetzer bergabung dalam jajaran pemeran.[10][11] Pada Juni, Pierson Fodé, Ian Colletti, Mary Neely, Ana Yi Puig, Aidan Laprete, Pedro Correa, dan Coral Peña bergabung dalam daftar pemeran.[12][13] Pengambilan gambar utama dimulai pada 15 Mei 2024 di Los Angeles, selesai pada 9 Juli.[8][14] Doug Emmett bertindak sebagai sinematografer, dan Julia Wong yang menyunting film ini.[15]
Penayangan
[sunting | sunting sumber]Swiped ditayangkan di Amerika Serikat melalui Hulu oleh 20th Century Studios pada 19 September 2025.[16][17]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ a b "Swiped". Festival Film Internasional Toronto (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal August 12, 2025.
- ^ D'Alessandro, Anthony (July 21, 2025). "TIFF Galas & Presentations: World Premieres 'Good Fortune', 'Nuremberg', Sydney Sweeney Pic 'Christy', Angelina Jolie 'Couture'; North American Debuts Guillermo del Toro's 'Frankenstein', Dwayne Johnson 'Smashing Machine'". Deadline (dalam bahasa American English). Diakses tanggal July 21, 2025.
- ^ Grobar, Matt (June 11, 2024). "Lily James' Bumble Movie Confirmed For Hulu Launch As 20th Unveils First Look Photo". Deadline Hollywood. Diakses tanggal June 11, 2024.
- ^ a b Mendoza, Leia (August 11, 2025). "'Swiped' Trailer: Lily James Plays Bumble CEO Who Takes on Tinder in Dating App Biopic". Variety. Diakses tanggal August 11, 2025.
- ^ Jim Donnelly (August 11, 2025). "Watch 'Swiped' Friday, September 19 on Hulu". ABC. Diakses tanggal August 13, 2025.
- ^ Jim Donnelly (August 11, 2025). "Watch 'Swiped' Friday, September 19 on Hulu". ABC. Diakses tanggal August 13, 2025.
- ^ Kroll, Justin; Grobar, Matt (March 25, 2024). "Lily James To Star In Film Inspired By Story Of Bumble Founder Whitney Wolfe Herd For 20th Century Studios & Ethea Entertainment". Deadline Hollywood. Diakses tanggal March 25, 2024.
- ^ a b Wiseman, Andreas (April 18, 2024). "'Industry' Star Myha'la Joins Lily James In 20th Century's Bumble & Tinder Movie; Filming Due To Begin Next Month". Deadline Hollywood. Diakses tanggal April 18, 2024.
- ^ Grobar, Matt (April 25, 2024). "Jackson White To Star Opposite Lily James In 20th Pic Inspired By Bumble's Whitney Wolfe Herd". Deadline Hollywood. Diakses tanggal April 25, 2024.
- ^ Kroll, Justin (May 2, 2024). "Dan Stevens Joins Lily James In 20th Century Pic Inspired By Bumble's Whitney Wolfe Herd". Deadline Hollywood. Diakses tanggal May 2, 2024.
- ^ Stephan, Katcy (May 2, 2024). "Ben Schnetzer Joins Lily James Film Inspired by Bumble Founder Whitney Wolfe Herd (Exclusive)". Variety. Diakses tanggal May 13, 2024.
- ^ Grobar, Matt (June 3, 2024). "Pierson Fodé Latest To Join Lily James In 20th Bumble Film". Deadline Hollywood.
- ^ Grobar, Matt (June 11, 2024). "Lily James' Bumble Movie Confirmed For Hulu Launch As 20th Unveils First Look Photo". Deadline Hollywood. Diakses tanggal June 11, 2024.
- ^ Vardhan, Harsh (May 12, 2024). "Lily James' Hulu Film Swiped Starts Filming in Los Angeles This Month". The CinemaHolic. Diakses tanggal May 13, 2024.
- ^ Mendoza, Leia (August 11, 2025). "'Swiped' Trailer: Lily James Plays Bumble CEO Who Takes on Tinder in Dating App Biopic". Variety. Diakses tanggal August 11, 2025.
- ^ Grobar, Matt (June 11, 2024). "Lily James' Bumble Movie Confirmed For Hulu Launch As 20th Unveils First Look Photo". Deadline Hollywood. Diakses tanggal June 11, 2024.
- ^ Mendoza, Leia (August 11, 2025). "'Swiped' Trailer: Lily James Plays Bumble CEO Who Takes on Tinder in Dating App Biopic". Variety. Diakses tanggal August 11, 2025.